Hai Takaiters? Pasti banyak orang yang ingin bekerja di Microsoft termasuk kamu kan? Nah, anehnya pemuda asal Nigeria bernama Chris Kwekowe ini malahan menolak kerja disana. Penolakan tersebut membuat founder Microsoft, Bill Gates, terkesan. Kwekowe menolak tawaran posisi sebagai seorang software engineer di perusahaan teknologi raksasa itu.

Seperti dilansir dari Newsweek, kejadian ini bermula ketika pemuda Nigeria yang berusia 23 tahun ini menjalani proses wawancara bersama beberapa pelaku startup muda di Afrika.

Kwekowe tidak meminta saran bisnis atau pekerjaan kepada Bill Gates, tapi ia menolak bekerja di Microsoft. Penolakan ini justru tidak membuat Bill Gates marah dan malahan membuat Bill Gates terkesan.

Setelah acara wawancara selesai, para direktur disana tercengang dengan keberanian Kwekowe menolak bekerja di Microsoft di depan Bill Gates. Penolakan Kwekowe untuk bekerja di Microsoft tentu mempunyai alasan tersendiri baginya. Salah satu alasanya itu adalah karena saat ini ia tengah mengembangkan sebuah platform untuk membantu pemuda-pemudi Nigeria mencari pekerjaan.

Pilihan Editor

Platform itu bernama Slatecube. Platform ini dibuat oleh Kwekowe bersama saudaranya, Emerald, pada tahun 2014 silam. Platfotm ini didanai dari jerih payah mereka sebagai web design dan menjadi konsultan software bagi perusahaan. Pemuda ini sungguh mempunyai tujuan mulia untuk membuat Slatecube. Kwekowe ingin membantu perusahaan dari ketidakpastian pasar tenaga kerja di negaranya sendiri.

Berkat Slatecube ini, Kwekowe berhasil memenangkan penghargaan Anzhisha Prize 2015, dimana sebuah penghargaan untuk pengusaha muda di benua Afrika. Selain itu, ia juga mendapatkan cek sebesar US$25 ribu atau Rp336,94 juta.

Kini, Kwekowe berada di Amerika Serikat sedang mendekati para investor dan perusahaan potensial untuk bekerja sama dengan Slatecube. Google dan Microsoft pun termasuk dalam incaran Kwekowe.