Holla, Takaiters!

Demam piala dunia Rusia 2018 kini sedang melanda pecinta sepakbola dunia. Perayaan pesta akbar empat tahunan ini selalu menjadi momentum yang ditunggu oleh seluruh dunia. Kehebohan, kegembiraan, dan sekaligus kesedihan selalu mewarnai bergulirnya pertandingan demi pertandingan. Hal-hal baru pun selalu muncul menambah megahnya ajang sepakbola bergengsi internasional itu.

Ada hal baru yang menjadi perhatian di piala dunia Rusia 2018. Sebuah teknologi yang tak pernah ada di ajang piala dunia sebelumnya, yaitu Video Assistant Referee (VAR). VAR untuk pertama kalinya digunakan di ajang piala dunia, setelah sebelumnya telah diuji coba dalam berbagai pertandingan, baik persahabatan maupun profesional.

Foto: theindependent.sg

VAR sendiri adalah asisten wasit sepakbola yang bertugas meninjau keputusan wasit ‘kepala’ dengan melihat rekaman video instan. International Football Association Board (IFAB) sebagai badan pengatur Law of the Game, menyetujui penggunaan wasit video pada pertemuan bulan Juni tahun 2016. Setelah itu, berbagai uji coba dilakukan hingga kemudian dipakai di Piala Dunia Rusia 2018 ini.

Ada empat jenis keputusan wasit kepala yang dapat dilakukan peninjauan ulang, yang pertama adalah goal dan adanya pelanggaran dalam proses terjadinya. Yang kedua adalah keputusan pemberian tendangan pinalti, ketiga keputusan pemberian kartu merah, dan terakhir kesalahan identitas saat pemberian kartu kuning dan merah.

Pilihan Editor



video assistant referee VAR
Foto: ronaldo.com

Sejauh ini, penggunaan VAR lumayan efektif di Piala Dunia Rusia 2018. Beberapa insiden handball terlihat lebih nyata dengan pengulangan video. Pelanggaran-pelanggaran yang tak terlihat oleh wasit pun dapat tertangkap oleh VAR ini. Intinya dengan adanya VAR, kesalahan wasit dalam mengambil keputusan dapat diminalisir.

Namun ada ketidakefektifannya juga, menurut penulis dengan seringnya permintaan pengulangan video, membuat wasit harus menghentikan pertandingan. Jelas berpengaruh pada waktu dan juga performa pemain.

video assistant referee VAR
Foto: theindependent.sg

Bukan tanpa alasan, nyatanya mantan pelatih Real Madrid, Zinedene Zidane pun pernah berkomentar bahwa teknologi itu membingungkan. Bahkan, gelandang Real madrid berkebangsaan Kroasia, Luka Modric, mengaku tak menyukai sistem ini.

Ya, sesuatu yang baru memang selalu menuai pro-kontra. Kita tunggu saja, seberapa efektifkah teknologi VAR ini dalam membantu wasit di lapangan? Apakah akan terus digunakan atau malah ditiadakan di piala dunia selanjutnya? Mari kita tunggu evaluasinya usia berakhirnya piala dunia Rusia 2018.