Hollaa Takaiters,

Kamu tau nggak salah satu dokumen yang kerap kali diajukan untuk syarat beasiswa? Yaptt,,betul sekali, Motivation Letter.  Motivation Letter adalah dokumen penting yang digunakan sebagai persyaratan apabila kamu ingin mendaftar program beasiswa atau mendaftar program studi. Motivation Letter juga dikenal dengan nama lain, misalnya Statement of Purpose/Letter of Intent.

Berdasarkan motivation letter tersebut, tim penyeleksi kandidat dapat melihat bagaimana cara kamu berpikir, apa tujuanmu mendaftar program beasiswa tersebut, dan potensi apa saja yang kamu miliki. Mempunyai Motivation letter baik maka akan meningkatkan peluangmu untuk diterima sebagai penerima beasiswa. Bingung gimana caranya membuat motivation letter yang baik? Berikut beberapa tips dari Takaitu.com

Pertama kamu harus menyiapkan diri

Tips yang pertama adalah kamu harus memperkenalkan dirimu dengan baik. Kamu perlu menjelaskan karakter kamu, kekuatan dan kelemahanmu melalui Motivation Letter tersebut.

Ceritakan latar belakang pendidikanmu

Latar belakang pendidikan menjadi komponen yang penting untuk kamu ceritakan mengingat sebagian besar beasiswa menjadikan latar belakang akademik sebagai salah satu persyaratan pendaftaran. Ceritakan pendidikan yang pernah kamu tempuh dan training lainnya yang pernah kamu ikuti.

Tulis pengalaman dan prestasi kamu dengan singkat dan jelas

Uraikan semua pengalamanmu dengan singkat dan jelas lewat Motivation Letter tersebut. Pengalaman yang kamu uraikan bisa berupa program yang pernah kamu ikuti, kursus, training, beasiswa yang pernah kamu dapatkan, pengalaman magang/kerja, maupun pengalaman penelitian. Kamu juga perlu menjelaskan prestasi yang pernah kamu capai dengan jelas.

Tulis kompetensi dan skill kamu

Uraikan juga mengenai kompetensi dan skill yang ada pada dirimu. Ini akan menjadi pertimbangan bagi tim penyeleksi untuk mengetahui nilai plus kamu dibandingkan dengan kandidat lainnya.

Tulis Alasanmu melanjutkan studi

Tulis alasan mengapa kamu ingin melanjutkan studi melalui program beasiswa tersebut dan alasan pemilihan bidang studi. Berikan alasan yang jelas dan tepat mengapa kamu melanjutkan studi dengan jalur beasiswa dan alasan pemilihan bidang studi. Hindari alasan yang tidak jelas dan tidak kuat. Untuk tips ini, kamu bisa menjelaskan dan menyinggung mengenai minat dan tujuanmu mengikuti program beasiswa itu, memilih universitas tersebut, memilih bidang studi tersebut, dan alasan mengapa kamu ingin studi di negara tersebut.

Mata kuliah apa saja yang menguntungkan buatmu

Kamu juga bisa menjelaskan secara singkat mata kuliah yang kamu pertimbangkan yang dapat menunjang masa depanmu setelah tamat nanti.

Apa yang kamu lakukan setelah studi

Hal ini sangat penting karena tim penyeleksi akan melihat potensi kamu di masa yang akan datang. Mereka juga akan melihat rencanamu dan kontribusimu setelah lulus. Untuk membantu kamu menguraikan hal ini, kamu perlu mengetahui tujuan diadakannya beasiswa tersebut. Sebagian program beasiswa memang mengharapkan penerima beasiswa setelah lulus untuk berkontribusi di negara masing-masing. Nah, kamu perlu tahu dulu tujuan beasiswa tersebut untuk membantu kamu menyusun rencana setelah studi.

Gunakan tata bahasa yang baik

Gunakan tata bahasa yang baik dan santun dalam penulisan Motivation Letter tersebut. Jangan terlihat terlalu sombong atau meninggikan diri, tetapi juga jangan terlihat terlalu merendahkan diri atau pesimis. Pastikan kamu menggunakan bahasa yang enak dibaca.

Perhatikan struktur penulisan

Jabarkan tiap bagian secara terstruktur sehingga memudahkan tim penyeleksi untuk mengetahui hal dan alur yang ingin kamu sampaikan.

Buatlah satu motivation letter untuk satu universitas

Jika kamu berniat untuk mengajukan aplikasi ke beberapa universitas, membuat satu Motivation Letter dan mengirimkannya ke beberapa universitas bukanlah cara yang tepat. Maka dari itu, takaitu sarankan untuk membuat satu Motivation Letter untuk satu universitas.

Sekian tips dari Takaitu. Semoga bisa bermanfaat buat pembaca, dan jangan lupa tinggalkan jejak yah..