Hola, Takaiters!

Siapa yang tidak kenal dengan nyamuk, serangga kecil dari golongan diptera yang dapat menyebabkan penyakit. Selain itu, nyamuk juga suka membuat kulit kamu bentol bahkan menyebabkan alergi sekaligus meninggalkan bekas di kulit akibat hisapannya. Selain fakta di atas ternyata masih ada fakta unik lainnya tentang nyamuk. Simak yuk, Guys.

1. Jumlah Nyamuk di Dunia

Foto: ecolab.com

Ada 3.500 lebih jenis nyamuk yang tersebar di dunia, berdasarkan data dari badan pengendalian nyamuk di Amerika. Di Indonesia sendiri terdapat 357 jenis dari yang tersebar di dunia.

2. Makanan Nyamuk

Foto: insectcop.net

Makanan utama nyamuk baik jantan dan betina adalah buah dan nektar pada tanaman. Ternyata kandungan gula pada buah atau nektar berfungsi sebagai energi untuk kelangsungan hidup nyamuk.

3. Menghisap Darah

Foto: shutterstock.com

Seringkali kita bilang, kulit gatal karena digigit nyamuk, faktanya nyamuk tidak punya gigi, Guys! Jadi tidak menggigit. Yang benar nyamuk menghisap darah dengan proboscis atau belalai yang runcing untuk bisa menembus kulit mangsanya.

Hanya nyamuk betina yang menghisap darah mangsanya, karena nyamuk betina membutuhkan protein yang terkandung pada darah untuk perkembangan telurnya. Sedangkan nyamuk jantan hanya memakan buah dan nektar saja.

4. Telur Nyamuk

Foto: animalia-life.club

Nyamuk betina bertelur sebanyak 300 telur dalam satu siklus. Wow, banyak banget, ya, Guys! Setelah 3 siklus hidup berlangsung nyamuk betina akan mati.

5. Siklus Hidup

Foto: pixabay.com

Nyamuk menghabiskan sepuluh hari pertama hidupnya di air. Mulai dari telur-larva-pupa. Setelah menetas akan menjadi nyamuk dewasa dan siap melanjutkan siklus kembali. Telur-telur tersebut diletakan oleh nyamuk betina diatas permukaan air yang tergenang. Oleh karena itu, jangan biarkan ada air tergenang supaya tidak banyak nyamuk di rumahmu.

6. Reaksi Alergi oleh Nyamuk

Foto: tribunews.com

 

 

 

 

 

 

 

 

Bentol atau kemerahan pada kulit merupakan reaksi alergi dari saliva (kelenjar air liur) dari nyamuk yang di tusukan ke kulit mangsanya sebagai anti koagulan, dan lewat cara itu juga nyamuk menularkan virus yang bisa menyebabkan kematian.

7. Cara Nyamuk Menemukan Mangsa

Foto: pixabay.com

Nyamuk menemukan mangsa lewat sinyal berupa CO2 yang keluar dari hembusan nafas, kelenjar keringat, dan suhu panas yang keluar dari tubuh. Maka dari itu jika kita berkeringat nyamuk akan dengan mudah menemukan kita dan menempel untuk menghisap darah. Berdasarkan penelitian nyamuk mampu menghisap darah 3 kali lipat dari berat tubuhnya. Wow, amazing! Selain manusia ternyata nyamuk juga menghisap darah hewan-hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan hewan lainnya seperti burung, monyet dan katak.

8. Nyamuk sebagai Penyebar Penyakit

Foto: pixabay.com

Nyamuk dianggap sebagai serangga kecil yang berbahaya. Walau kecil tetapi bisa menyebarkan penyakit yang menyebabkan kematian yaitu: Zika Virus, Malaria, West Nile Virus, Deman Berdarah, Yellow Fever, dan Chikungunya. Wah, ngeri, ya, Takaiters!

Nah, itu dia fakta unik tentang nyamuk, walaupun kecil ternyata nyamuk dapat meyebarkan virus yang menyebabkan risiko kematian. Apalagi ini sudah masuk musim penghujan. Biasanya nih, Guys, musim hujan akan membuat nyamuk berkembang biak dengan cepat, selain karena suhu udara sejuk dan banyaknya genangan air, hal itu yang membuat nyamuk-nyamuk mudah berkembang biak. So, selalu waspada dengan mahkluk kecil bernama nyamuk, ya, Guys!