Holla, Takaiters!

Indonesia memiliki satu potensi yang belum sepenuhnya digali secara maksimal. Seperti yang diketahui, ada begitu banyak minuman tradisional khas Nusantara yang asyik untuk dicoba. Tidak hanya rasanya yang nikmat, minuman tradisional juga memiliki khasiat untuk menyehatkan badan. Kamu dapat merasakan manfaat tersebut saat minum jamu tradisional.

Dalam perkembangannya, ada banyak pabrik jamu yang bermunculan di Indonesia. Pabrik-pabrik tersebut mulai berbenah diri dengan sistem pengolahan dan pemasaran yang lebih modern.

Salah satu pabrik jamu yang terkenal seantero Indonesia adalah PT Sido Muncul. Produk andalan yang tersohor itu bernama jamu Tolak Angin. Hmm, pastinya kamu sudah pernah mencoba dan merasakan khasiat jamu tersebut, bukan?

Pada 11 November 2017 lalu, PT Sido Muncul berusia 66 tahun. Meskipun tergolong berusia “tua”, namun pencapaian yang dihasilkan semakin hebat. Jamu Tolak Angin banyak dikenal di mancanegara, seperti Amerika, Singapura, Malaysia, bahkan Arab.

Kira-kira apa ya rahasianya? Kita intip bersama, yuk!

Resep yang Tidak Pernah Berubah dari Tahun ke Tahun

Pendiri PT Sido Muncul Irwan Hidayat menegaskan bahwa jamu Tolak Angin berasal dari resep rahasia keluarga selama 30 tahun. Ramuan cespleng tersebut tercipta dari tangan dingin sang nenek yang terkenal dalam meramu obat.

Hebatnya lagi, sang nenek tidak memiliki pengetahuan khusus dalam dunia herbal. Namun, insting dan tangan yang kreatif telah mengantarnya membuat produk andalan yang kini dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Inovasi dari Iklan dan Packaging

Harus diakui bahwa packaging jamu Tolak Angin memang keren, bahkan menjadi pelopor dibandingkan para kompetitornya. Saat produsen jamu lain membuat produknya dalam bentuk pil, Tolak Angin telah meramu bahan-bahan menjadi jamu cair yang melegenda.

Dalam mengokohkan branding name, Tolak Angin membuat jargon cerdas dengan mengatakan bahwa “Orang pintar minum Tolak Angin”. Sejumlah pesohor yang memiliki citra baik dipasang sebagai ambassador produk, seperti akademisi Rhenald Kasali, Tantri KOTAK, dan sejumlah artis tenar lainnya.

Pengalaman Sebagai Guru Terbaik.

Ternyata pendiri PT Sido Muncul tidak memiliki latar belakang di dunia medis sama sekali,lho. Yang ada, owner utamanya sering sakit saat masa muda. Pengalaman “pahit” tersebut membuat Irwan Hidayat lebih memahami seluk-beluk jenis jamu yang dapat menyembuhkan berbagai penyakitnya.

Simak percakapan singkatnya dalam www.elzha09.c0m sebagai berikut :

“Saya pernah sakit Irritable Bowel Syndrome. Saya minum kunyit. Demam Berdarah (DB)  yang pertama saya 1 minggu di rumah sakit. Kali ke dua kena DB lagi, saya minum daun pepaya.” 

Rupanya pengalaman tersebut menuntun sang owner untuk mempercayai khasiat tanaman dan jamu tradisional Indonesia. Keyakinan tersebut menuntunnya untuk menghasilkan satu merk jamu tradisional yang tidak hanya tersohor di dalam negeri, bahkan terkenal hingga ke luar negeri.

Nah  Takaiters, semoga kamu dapat terinspirasi oleh artikel ini. Selamat berinovasi dengan tetap menyertakan akar Nusantara dalam segala pekerjaan dan jerih payah. Sukses selalu!