Hai, Takaiters!

Kamu pasti tahu tembok Berlin di Jerman kan? Saksi bisu sejarah kelam, perang dingin Berlin Barat dan Berlin Timur. Kini tembok tersebut menjadi tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pada 13 Agustus 1961, Pemerintahan komunis Jerman Timur di bawah pimpinan Walter Ulbricht membangun Tembok Berlin sepanjang 155 kilometer. Dengan dibangunnya Tembok Berlin, warga Berlin Timur sangat sulit masuk ke Berlin Barat. Untuk bisa masuk, harus melewati pemeriksaan ketat dilakukan melalui Checkpoint Charlie.

Dengan penjagaan yang ketat melalui 300 menara pengawas dengan senjata otomatis, 30 bunker, tidak memungkinan untuk bisa lolos. Disamping itu, warga yang melewati pagar pembatas akan terdeteksi karena dipasang sinyal.

Namun, hal ini tidak membuat takut warga Berlin Timur melarikan diri ke Berlin Barat. Berbagai cara dilakukan warga Berlin Timur melarikan diri yaitu memanjat tembok, melalui selokan, atau menggunakan balon udara panas.

Ada yang bisa lolos menikmati kebebasannya di Berlin Barat. Namun banyak pula yang tidak berhasil menerobos tembok dan penjagaan yang ketat aparat militer Berlin Timur dan akhirnya tewas. Tragis sekali, ya, Takaiters!

Pada 9 November 1989, warga Berlin Timur berusaha menerobos pos-pos penjagaan, akhirnya penjaga membuka pagar pembatas. Warga Jerman Barat dan Timur berusaha merusak Tembok Berlin.

Nah, peristiwa inilah yang menandai runtuhnya Tembok Berlin. Akhirnya warga bisa masuk ke wilayah Barat dan Timur karena tembok pemisah sudah hancur. Tak ada lagi pemisah antara Berlin Barat dan Berlin Timur. Berlin pun kini menjadi ibu kota Jerman.

Saat ini ,Tembok Berlin menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi turis di kota Berlin maupun mancanegara.

Apa yang menarik di objek wisata ini? Kamu bisa melihat sejarah kelam Jerman masa lalu. Karena tidak semua tembok diruntuhkan, masih ada sisa-sisa. Walaupun ada tembok yang sudah rata dengan tanah. Namun dasar tembok masih terlihat jelas, ini yang bisa menjadi saksi kelam masa lalu di Jerman.

Dari sisa-sisa tiang besi Tembok Berlin di Jerman, kamu akan bisa melihat bentuk tembok dahulu. Keadaan ini yang bisa menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Melalui celah-celah tembok, kamu bisa membayangkan bagaimana korban yang tewas saat melarikan diri melewati Tembok Berlin. Mereka harus melewati barikade kawat berduri yang dipasang agar warga tidak menerobos tembok itu.

Untuk mengenang korban yang tewas karena berusaha menerobos Tembok Berlin, disediakan kotak-kotak yang digunakan untuk meletakan karangan bunga. Kalau kamu tertarik dengan sejarah tentang Jeman dan Nazi bisa dilihat di pusat dokumentasi.

Satu lagi yang menarik yaitu Galeri Sisi Timur atau East Side Gallery terletak di tepi Sungai Spree. Tempat ini merupakan sisa-sisa reruntuhan sepanjang 1,3 kilometer. Pada tahun 1990, tembok dihiasi 105 mural oleh ratusan artis dari penjuru dunia.

Yang menjadi ikon wisata kota Berlin ini adalah mural buatan Dmitri Vrubel yakni adegan ciuman antara Sekretaris Jenderal Partai Sosialis Jerman Timur, Erich Honecker dan Sekjen Partai Komunis Uni Soviet, Leonid Brezhnev. Kamu bisa ber-swafoto dengan latar belakang di tempat ini.

Nah, Takaiters tertarik untuk melihat dan mempelajari perjalanan berdirinya Tembok Berlin sampai keadaan seperti saat ini? Atau ber-swafoto di tempat itu? Ayo kunjungi!