Masih berpikir kalau bayi baru mulai mengerti bahasa setelah menginjak umur satu tahun? Eits, tidak lagi.

Dikutip dari situs Independent, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Profesor Elika Bergelson, pemahaman terhadap bahasa ternyata berkembang sangat cepat di dalam diri sang bayi. Bergelson merupakan Profesor di Duke University, yang merupakan penulis utama dari penelitian ini.

Untuk menguji kemampuan bayi, peneliti memasang perangkat pendeteksi mata pada bayi. Perangkat itu memonitor bayi saat bayi tersebut melihat beberapa gambar di layar, sementara ada orang dewasa yang berbicara padanya.

Ternyata, saat orang dewasa bilang “apel”, mata bayi cenderung menatap ke gambar apel. Tak hanya itu, bayi juga bisa mendeteksi gambar yang lebih nyambung. Contohnya, bayi diberikan dua gambar: tangan dan kotak susu. Ketika orang dewasa bilang “kaki”, bayi cenderung melihat ke gambar yang lebih nyambung, yaitu tangan.

Pilihan Editor

Penelitian ini memang tidak menyimpulkan bahwa bayi mengerti penuh bahasa orang dewasa. Akan tetapi, ada indikasi bahwa bayi mulai mengerti beberapa kata, dan kemiripan dari kata yang satu dan yang lain.

Bergelson juga menaruh alat perekam pada bayi untuk memonitor interaksi sang bayi dengan orang dewasa. Ternyata, semakin sering orang dewasa berbicara dengan sang bayi, semakin baik pula pemahaman sang bayi.

Berdasarkan penelitian ini, pesan buat orang tua sudah jelas. Seperti kata Profesor Bergelson: “Semakin banyak Anda berbicara dengan anak, semakin baik. Mereka mendengarkan dan belajar dari apa yang Anda katakan, walaupun kelihatannya tidak seperti itu.”