Halo, Takaiters!

Move on sebuah kata yang mudah diucapkan untuk mengajak orang lain, namun sulit diterapkan pada diri sendiri. Saat diri sendiri mengalami kondisi keterpurukan terkadang susah menerima nasihat dari orang lain. “Hanya gua yang tahu rasanya, tuh, di sini”. Semakin lama dibiarkan, semakin sulit untuk bangkit dan bergerak. Sehingga akan muncul kondisi baru seperti galau, bingung, bengong, banyak melamun, depresi, dan putus asa.

Kemauan untuk move on sangat tergantung tingkat kesiapan mental dan kedewasaan cara berpikir seseorang. Nah, salah satu cara agar kamu bisa move on dari kondisi keterpurukan kamu adalah dengan melakukan self-talk.

Self-talk adalah seni berdialog dengan inner-voice diri kamu sendiri ketika kamu menghadapi situasi apapun. Kamu bisa melafalkan self talk baik dalam hati maupun dengan suara lantang dan hal tersebut akan menjadi sugesti untuk diri kamu sendiri. Self-talk membantu diri sendiri menjadi lebih sadar dalam berpikir, merasa, dan bertindak.

Berikut 4 tips self-talk yang mampu mem-provokasi hati dan pikiran kamu untuk segera move on dari masalah yang kamu hadapi. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan pertanyaan ini dengan jujur.

1. Tanyakan pada Dirimu Sendiri Apa yang Kamu Inginkan dalam Hidup

Foto: pexels.com

Apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup? Buatlah skala 1 -10. Skala 1 berarti tidak ada motivasi move on  sampai dengan skala 10 berarti kamu memiliki keinginan kuat untuk berubah.  Periksalah saat ini kamu berasa di skala yang ke berapa dan targetkan kamu ingin ingin mencapai skala yang mana. Jangan lupa juga targetkan waktu untuk mencapai tingkatan skala tersebut.

2. Renungkan Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan jika Mencapai Skala Target Move ON

Foto: pexels.com

Renungkan apa manfaatnya jika kamu bisa mencapai target move-on di atas? Tanyakan pada diri sendiri siapa saja orang yang kamu cintai akan menerima manfaat jika berhasil move on. Buatlah daftar dan tuliskan siapa saja yang akan menerima manfaat, mulai dari diri sendiri, pasangan hidup, keluarga, teman, kekasih, dan lingkungan di sekitarmu.

Betapa banyak manfaatnya jika kamu mampu mencapai skala 7. Kamu akan mencapai kondisi jiwa, hati dan pikiran yang lebih baik dari saat ini.

3. Pikirkan Langkah atau Tindakan Apa yang Harus Kamu lakukan  agar berhasil Move on

Foto: pexels.com

Setelah kamu merenungkan manfaatnya lalu pikirkan bagaimana langkah-langkah atau tindakan apa yang harus kamu lakukan untuk mencapai target move-on. Susunlah tabel rencana pribadi sesuai prioritas yang bisa segera dilaksanakan segera, berdasarkan rencana tindakan, waktu akan memulai, dukungan yang dibutuhkan, dan sebagainya.

4. Jagalah Komitmen

Tips move on
Foto: pexels.com

Komitmen sangat diperlukan untuk perubahan. Tanyakan pada diri kamu sendiri bagaimana kamu menjaga komitmen agar tetap konsisten dan disiplin melakukan tindakan-tindakan tersebut? Tuliskan janji pribadi sebagai komitmen dengan tekad besar, “Detik ini Aku akan mulai melaksanakan semua rencana move on dengan penuh tanggungjawab!”

Takaiters, keempat pertanyaan di atas harus dijawab dengan jujur dan catatlah setiap jawaban yang keluar dari pikiran kamu sendiri. Inilah yang dinamakan self-talk, kamu menjadi penasehat diri kamu sendiri tanpa ada intervensi dari orang lain.

Kemampuan melakukan provokasi pada diri sendiri sangat tergantung kepada motivasi untuk bangkit dan bergerak dari posisi saat ini ke kondisi yang diinginkan. Do it now! Ingatlah prinsip hidup bahwa keberadaan kita di dunia harus bermanfaat bagi orang lain bukan menjadi beban orang-orang disekitar kita.

Semoga bermanfaat.