Hola, Takaiters!

Tahukah kamu jika sejarah pertama pembuatan roti itu berasal dari Mesopotamia dan Mesir? Orang-orang Mesir kuno pertama kali membuat roti dari gandum yang dilumatkan kemudian ditambah air dan dipanaskan. Sejak saat itulah sejarah roti dimulai.

Seiring dengan perkembangan zaman, roti tak hanya dibuat dari tepung dan air. Orang-orang mulai menambahkan ragi, telur serta susu untuk mendapatkan tekstur serta rasa roti yang berbeda.

Hingga saat ini, roti menjadi salah satu makanan pokok negera-negara barat, lho, Guys. Sedangkan bagi kita, roti juga tak kalah pentingnya dengan nasi. Sarapan dengan setangkup roti dan segelas susu sudah menjadi budaya. Para penjual roti pun hilir mudik pagi hingga malam. Tak bisa ditampik lagi, roti pun menjadi salah satu kebutuhan pokok yang semakin banyak digemari.

Sayangnya, membuat roti itu tidak semudah menghabiskannya, ya, Guys. Tidak semua orang pandai membuat roti. Bahkan sebagian lagi menganggap jika membuat roti merupakan keahlian pastry chef saja. Benarkah demikian?

Pada dasarnya, roti empuk itu bisa dibuat oleh siapa saja, lho. Termasuk oleh kamu yang jarang menyentuh dapur. Nah, supaya roti pertama buatanmu empuk dan sukses, catat, nih, 7 poin penting dalam proses pembuatan roti yang jarang diketahui, dijamin roti buatanmu akan seempuk roti ala bakery!

Selain mencari resep anti gagal, kamu juga perlu menimbang bahan-bahan dengan tepat, ya!

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Ternyata ada resep-resep tertentu yang bisa disebut anti gagal dan cocok banget dicoba oleh pemula seperti kamu, lho. Kamu bisa mencari resep-resep mudah membuat roti khusus pemula dan telah dicoba oleh banyak orang. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan resep itu layak dicoba atau tidak.

Selain itu, menimbang bahan dengan tepat itu sangat penting, lho, Guys. Jika terigu terlalu banyak dan tidak sesuai takaran, bisa jadi roti buatanmu bantat dan sekeras batu. Duh, jangan sampai, ya!

Pastikan ragi yang kamu pakai masih aktif, ya!

proses pembuatan roti
Foto: archanaskitchen.com

Gimana caranya supaya tahu kalau ragi yang kita pakai masih aktif? Kamu bisa mencampurkan 1 sendok makan gula bersama 1 sendok teh ragi ke dalam 100 ml air hangat kuku. Ingat, air tidak boleh terlalu panas ataupun terlalu dingin. Jika air terlalu panas, ragi yang kamu pakai bisa mati. Begitu juga sebaliknya, kalau air terlalu dingin, ragi sulit aktif.

Setelah campuran ragi dan gula kamu aduk rata, tunggu sekitar 5 menit, ya, Guys. Jika campuran itu berbusa, maka selamat, ragi kamu masih aktif dan bisa kamu pakai untuk membuat roti. Jika tidak, sebaiknya kamu ganti dengan ragi baru, ya?

Jumlah kuning telur memengaruhi empuk tidaknya roti buatan kamu, lho

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Semakinย  banyak kuning telur yang kamu gunakan, semakin empuk roti buatanmu. Cara ini bisa kamu pakai sebagai pengganti bread improver yang semakin banyak digunakan oleh produsen roti. Selain lebih sehat, roti buatanmu juga bakal empuk banget tidak kalah dengan roti yang memakai pelembut roti.

Pilihan Editor



Pastikan kamu tidak menambahkan terigu meski adonan pertama kamu lembek

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Bagi yang baru pertama kali membuat roti, pasti bingung kenapa adonan kamu lembek banget? Kenapa lama banget menunggu kalis? Mungkin ide bagus menambahkan terigu ke dalamnya supaya adonan kamu bagus.

Sayangnya, anggapan itu salah besar. Adonan roti sebelum kalis memang cenderung lembek, ya, Guys. Jangan khawatir, jika kamu sudah memastikan air sesuai dengan takaran, maka cukup teruskan mengulen rotimu hingga benar-beanr kalis. Percaya, deh, Guys, menambahkan terigu hanya membuat roti kamu bantet. Jangan sampai, ya!

Meski pegal, ulen adonan rotimu hingga kalis, ya, Guys!

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Mengulen roti merupakan salah satu proses yang cukup melelahkan dan membuat lengan kekar. Tapi, kalau roti tidak kamu ulen hingga kalis, bisa-bisa nanti roti buatan kamu keras dan bantat, lho.

Tidak harus pakai mixer roti yang super mahal itu, hand mixer di rumahmu juga bisa dimanfaatkan. Ingat, kalis itu ditandai dengan adonan yang sedikit mengilap, tidak lengket, dan mudah dibentangkan hingga tipis tanpa mudah sobek. Jika sudah seperti itu, kamu bisa menyimpannya hingga mengembang dua kali lipat.

Jangan over proofing, roti buatanmu bisa gagal, Guys!

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Ketika membuat roti, proses proofing biasanya dilakukan dua kali. Meski sudah ada metode killer soft bread dengan sekali proofing, kamu tetap harus hati-hati, nih. Jangan sampai kamu tinggal ke salon dan akhirnya roti buatan kamu gagal total. Jadi, penting banget mengetahui berapa batasan waktu proofing roti kamu, ya!

Kenali oven masing-masing, ya!

proses pembuatan roti
Foto: pexels.com

Masa harus kenalan dengan oven? Aneh banget!ย  Tapi, poin ini cukup menentukan, lho. Kamu harus tahu, berapa lama kamu bisa memanggang rotimu sampai matang, tanpa gosong, tanpa mentah di dalam. Untuk itu, kamu harus banyak mencobanya supaya kamu tahu berapa waktu yang cukup untuk memanggang roti buatanmu.

Itulah 7 poin penting dalam proses pembuatan roti yang harus kamu catat terutama bagi pemula. Membuat roti sendiri itu enak banget, lho. Kamu nggak akan pernah tahu nikmatnya mencium aroma butter ketika roti buatanmu baru keluar dari oven. Bisa-bisa kamu ketagihan. Yuk, buat roti sendiri, selain hemat, roti buatanmu juga lebih sehat karena bebas pengawet dan obat-obatan! Happy baking, ya, Guys!