Halo, Takaiters!

Tahukah kamu guys, mengapa negara kita dan Malaysia dikatakan serumpun? Ternyata selain  jarak yang membentang di antara kita dengan mereka yang begitu dekat, Indonesia dan Malaysia sama-sama mempunyai kebudayaan yang sangat mirip satu sama lain. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Sebab utamanya adalah karena beberapa suku bangsa Indonesia yang tinggal di wilayah Malaysia. Selama di sana, suku bangsa ini tetap menjalankan adat kebiasaan dan budayanya masing-masing.

Kebudayaan yang terbawa ke tanah rantau ini, lama kelamaan kemudian mempengaruhi corak budaya tempat tinggal mereka, yaitu Malaysia. Suku bangsa Indonesia mana saja sih itu?

Suku Bugis, sang teman baik Malaysia di masa lalu

Suku Bugis (Foto: sitizindainunramadhani.wordpress.com)

Sejarah telah mencatat jika dahulu Kesultanan Malaka pernah membantu kesulitan Kesultanan Johor. Kemudian sejak kerjasama itu, hubungan antara suku Bugis terjalin erat dengan Malaysia. Mereka saling mengunjungi satu sama lain, sehingga kemudian terjadi perkawinan antar etnis.

Tentu kalian tahu Najib Razak kan? Ya, sang perdana menteri negeri Jiran itu merupakan orang Malaysia keturunan Bugis, lho.

Pilihan Editor



Suku Jawa yang telah ada sejak dulu

Foto: wacana.co

Kedekatan antara Malaysia dan suku Jawa terjadi juga karena ada kaitan sejarah di antara mereka. Saat itu, Pati Unus yang merupakan adik dari Sultan Demak sering membantu kerajaan Melayu untuk mengalahkan Portugis.

Nah sejak saat itu, hubungan kedua belah pihak terjalin semakin erat melalui jalur perdagangan, bahkan ada beberapa yang hijrah dan kemudian menetap tinggal di sana. Itulah mengapa beberapa kesenian saangat mirip diantara mereka, misalnya kuda Lumping dari Jawa dan kuda Kepang dari Malysia.

Hubungan erat suku Minangkabau dan Malaysia

Foto: vivo.co.id

Faktor utama kedekatan suku ini adalah karena tempat tinggal yang bersebelahan. Hubungan baik diantara mereka ini telah terjalin saat Minang daan Malysia merupakan satu kesatuan dari negeri Sembilan, yang merupakan kerajaan Minang zaman dahulu. Bahkan, tahu nggak, Guys? jika sampai saat ini gelar khas asal raja Minang pun masih dipakai di Malaysia.

Selain itu, adat Perpatih yang merupakan adat asli Minangkabau, juga dilakukan oleh orang Malaysia. Salah satu keturunan Minang yang tersohor di Malaysia adalah Tuanku Abdul Rahman.

Etnis Aceh yang masih banyak di Malaysia

Foto: indonesia.go.id

Suku Aceh ini mirip dengan Minang, kedekatan wilayah telah menjadi faktor utama terjalin peresapan budaya diantara keduanya. Jadi, jangan heran, ya, jika kita temui banyak orang yang berbahasa Aceh di Malaysia, bahkan kuliner keduanya juga masih sangat berhubungan. Salah satu contohnya adalah teh tarik yang ada di Aceh maupun Malaysia.

Wah, menarik, ya? Semoga informasi ini bermanfaat ya, Guys!