Hai, Takaiters!

Sudah bulan Agustus, ya. Sepanjang jalan sudah mulai semarak dengan aneka hiasan, ya, Guys! Tentu saja dengan dominasi warna merah dan putih. Keseruan seluruh warga kampung juga sudah mulai dengan mengadakan berbagai macam perlombaan. Aneka acara menyambut HUT RI ke 73 sudah digelar di berbagai tempat dan diikuti oleh semua kalangan, termasuk kalian juga ‘kan, Guys?

Semarak aneka acara seremonial seharusnya tidak membuat kita malah terlupa akan esensi peringatan HUT RI, ya, Guys! Ini adalah saat yang paling tepat buat kita me-recharge kembali rasa nasionalisme kita, rasa cinta kita pada NKRI ini.

Yuk, Guys, kita renungi kembali lima hal ini untuk buncahkan lagi rasa cinta kita pada Indonesia.

1. Peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945

Foto: donysetyawan.com

Ini adalah momentum Bangsa Indonesia mengdeklarasikan diri sebagai bangsa yang merdeka. Bangsa yang mempunyai kedaulatan sendiri atas rakyatnya. Bangsa yang tidak lagi ingin berada di bawah bayang-bayang bangsa yang lain. Saatnya bagi Indonesia “move on“, menentukan nasib dan masa depannya sendiri.

Guys, itu moment luar biasa banget, ya. Setelah 3,5 abad lebih dalam penjajahan, rakyat dalam penderitaan yang teramat panjang. Setelah begitu banyak darah tertumpah dan sekian ribu nyawa melayang dalam perjuangan di seluruh Nusantara. Hanya dengan jiwa pantang menyerah dan keyakinan akan janji Kemenangan dari Allah, maka hari itu Indonesia lahir sebagai bangsa yang merdeka.

Wow, betapa berharganya bangsa ini, ya, Guys! Sayang ‘kan kalau kemerdekaan yang diraih dengan susah payah kita biarkan begitu saja. Saatnya kita yang meneruskan menjaga NKRI, ya.

Pilihan Editor


2. Peristiwa Renggasdengklok

Foto: infoana.com

Bicara tentang Proklamasi, tidak bisa dinafikkan peran para pemuda sebagai pendorong terlaksananya deklarasi kemerdekaan Bangsa Indonesia, lho, Guys!

Masih ingatkan, bagaimana para pemuda “menculik” para tokoh dan mendesak untuk segera dilaksanakannya proklamasi? Mereka berani menyampaikan pandangan dan pendapat, tentang kesempatan baik untuk segera memerdekakan diri.

Semangat para pemuda inilah yang menjadikan para generasi tua juga semakin mantap mempercepat deklarasi kemerdekaan Indonesia.

Keren, ya, Guys! Kita sebagai pemuda zaman now, juga gak boleh kalah gesit sama mereka, ya.

3. Sang Saka Merah Putih

Foto: waspada.co.id

Guys, Merah Putih bukan hanya sekedar penanda bahwa kita bangsa Indonesia, lho. Tapi ada makna luar biasa di balik warna dua itu. Merah artinya berani. Putih artinya suci. Inilah energi luar biasa penggerak perjuangan panjang tak terpatahkan. Keberanian karena berada dalam kesucian. Berani karena bangsa Indonesia memperjuangkan hal yang suci, hal yang benar, yaitu kemerdekaan.

Weiisss … apalagi melakukan suatu karya nyata untuk menjaga kemerdekaan Indonesia, kita mah kudu berani, ya, Guys! Kan kita dalam kebenaran. Betul ‘kan?

4. Lagu Indonesia Raya

Cara menumbuhkan nasionalisme
Foto: ainamulyana.blogspot.com

Coba, deh, kita dengarkan dengan merenungi syair lagu kebangsaan kita ini. Hmmm, dalem, ya, Guys! Ada harapan, ada cita-cita, dan apa yang harus kita lakukan untuk Indonesia tercinta ini.
Pertama kali dinyanyikan di Kongres Pemuda tgl 28 Oktober 1928, lagu ini menjadi tanda lahirnya pergerakan nasionalisme yaitu bersatunya seluruh Nusantara menjadi Indonesia.
Dan setelah pembacaan Proklamasi 17 Agustus 1945, lagu ini menjadi penanda juga bahwa Indonesia telah menjadi bangsa yang merdeka.

Guys, luar biasa sekali, ya, nilai-nilai nasionalisme yang terkandung di balik peristiwa Hari Kemerdekaan kita ini. Yuk, pupuk terus rasa nasionalisme kita, Guys! Dan mari berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia ini dengan berbagai prestasi dan karya nyata yang positif, sesuai potensimu.

Salam Cinta Indonesia,
Merdeka!