Halo, Takaiters!

Bagi kamu yang mengaku penggemar berat Novel “Harry Potter”,  pastinya akan paham dengan istilah “Berdarah Campuran”. Istilah ini mengacu pada anak-anak hasil pernikahan dari kaum penyihir dan non-penyihir.

Nah, ternyata Indonesia pun memiliki tokoh hebat berdarah campuran. Patut dicatat, terdapat 3 insan keturunan Minang-Jawa yang berhasil mengukuhkan karya mereka di pentas internasional.

Penasaran dengan kehebatan dan prestasi yang telah mereka torehkan? Mari melihat profil para tokoh hebat ini satu demi satu,

Christine Hakim

Foto: indowarta.com

Meskipun berbeda generasi, rasanya kamu juga mengenal sosok aktris serba bisa ini. Christine Hakim menjadi aktris legendaris sepanjang masa yang menyabet aneka gelar penghargaan bergengsi di tingkat nasional maupun internasional. Perempuan yang masih produktif di dunia perfilman ini berdarah Minang, Aceh, Jawa, Banten, dan Lebanon.

Di kancah internasional, Christine Hakim menjadi sosok aktris Indonesia pertama yang menjadi juri Festival Film Cannes. Beliau juga menjadi artis pertama Indonesia yang bermain bersama Julia Roberts dalam film “Eat, Love, and Pray”. Seolah belum cukup, pemenang langganan Piala Citra ini aktif di dunia sosial menjadi duta UNESCO bagi Indonesia. Hmm, keren, bukan?

Pilihan Editor

Iwan Tirta

Foto: gaya.tempo.co

Ternyata maestro batik nomor 1 di Indonesia ini berasal dari Minang, Guys. Iwan Tirta lahir dari pasangan berdarah Minang dan Sunda. Awalnya, Iwan Tirta mengambil disiplin ilmu hukum di Universitas Indonesia, dan melanjutkan pendidikan magister hukum di Yale University, Amerika Serikat, dan kemudian di London School of Economics.

Ketertarikannya kepada batik muncul disaat Iwan menerima dana hibah dari John D. Rockefeller the Third untuk mempelajari tarian keraton Kasunanan Surakarta. Sejak itu hingga akhir hayatnya, Iwan mengembangkan batik khas Indonesia, mulai dari pendidikan batik, penelitian hingga promosi ke mancanegara. Iwan juga mengembangkan filsafat batik Indonesia.

Di tangan Iwan Tirta, sejumlah pemimpin negara terlihat gagah dalam busana batik karyanya pada forum APEC tahun 1994. Bahkan sejumlah busana batik rancangannya kerap menjadi oleh-oleh wajib yang diberikan Presiden kepada para kepala negara.

Giring Nidji

Foto: palembang.tribunnews.com

Giring Ganesha adalah seorang tokoh musik pop Indonesia yang patut diperhitungkan. Musisi berambut keriting ini ternyata mewarisi darah Minang dan Jawa. Salah satu lagu Nidji yang paling terkenal adalah “Laskar Pelangi”, yang mengobarkan semangat optimisme kaum muda dalam menatap hari depan.

Selain terkenal di kancah musik nasional, rupanya Giring dan grup band Nidji telah menorehkan prestasi di dunia perfilman Hollywood. Lagu “Heaven” terpilih menjadi salah satu lagu yang menjadi OST film laris “Heroes“.

Serial Heroes adalah drama televisi populer Amerika di NBC pada tahun 2006 hingga 2010. Nidji bertugas membawakan lagu  Heaven untuk Heroes season kedua, lalu season berikutnya Nidji menyumbang lagu Shadow. Album soundtrack tersebut hanya dijual di kawasan Asia saja.

Nah, itulah 3 tokoh berdarah campuran Minang di Nusantara yang sangat menginspirasi. Semoga kelak makin banyak tokoh Indonesia yang dikenal oleh dunia internasional.