Hai, Takaiters!

Sebagian besar masyarakat kita masih beranggapan jika beragam teknologi yang ada di Indonesia itu kalah canggih dan kalah modern jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Bahkan mungkin ada yang sampai menilai negatif dan memandang sebelah mata akan kemampuan yang dimiliki oleh anak bangsa.

Padahal, nih, Guys, banyak fakta di lapangan yang membuktikan bahwa orang-orang Indonesia juga memiliki kemampuan yang tidak dapat diremehkan jika dibandingkan dengan penemu lain dari luar negeri. Mereka ini tidak hanya terbukti cerdas, namun juga mampu menemukan hal baru  yang dapat mengubah dunia.

Penasaran siapa sajakah mereka? Yuk, simak uraian berikut.

Warsito P. Taruno, Penemu Mesin Pembunuh Kanker

Foto: sindoweekly.com

Warsito P. Taruno adalah seorang lelaki kelahiran Ploso Lor, Karanganyar, Solo, 15 Mei 1967, yang merupakan penemu alat pembasmi sel kanker ECCT (Electro-Capacitive Cancer Therapy). Alat anti kanker milik Warsito ini telah sering dipesan oleh negara Jepang karena terbukti efektif memerangi kanker lebih baik dari negara lain.

Namun, tahukah Guys jika beliau ini sebenarnya bukanlah seorang dokter? Meski begitu, beliau adalah seorang yang cerdas dan merupakan penemu yang berbakat, terbukti dia juga tercatat sebagai pemilik sejumlah paten di bidang kimia dan fisika di tanah air.

Dr. Prof. Khoirul Anwar, Penemu Teknologi Broadband

Foto: garudacitizen.com

Dr. Prof. Khoirul Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur pada tahun 1978. Beliau adalah seorang ilmuwan Indonesia yang menjadi pemilik hak paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

Untuk kamu ketahui, teknologi broadband inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya mobile 4G LTE. Nah, karena kemampuan yang dimiliki Khoirul Anwar inilah, Guys, beliau dipercaya menjadi salah satu peneliti terbaik di Jepang.

Randall Hartolaksono, Penemu Bahan Anti Api dan Panas dari Singkong

Foto: media.ukmmarket.co.id

Randall Hartolaksono adalah arek Suroboyo kelahiran 16 Maret 1956. Pria lulusan univesity of London ini berhasil menciptakan bahan anti api dan anti panas dari bahan kulit singkong.

Kulit singkong? Iya! Kulit singkong, Guys! Hebat ya. Ide yang awalnya sempat dianggap gila tersebut, justru kemudian banyak digunakan oleh perusahaan otomotif dunia seperti, Ford, Petronas, dan sebagainya.

Pilihan Editor


Muhammad Nurhuda, Penemu Kompor Ramah Lingkungan

Foto: maxmanroe.com

Seperti diketahui, saat ini mayoritas sumber energi yang dimanfaatkan berasal dari sumber yang tidak terbarukan seperti dari minyak bumi, batu bara serta gas alam, yang memiliki batas waktu hingga akhirnya habis. Kenyataan ini mendorong Muhammad Nurhuda, seorang dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, untuk menciptakan kompor ramah lingkungan.

Nah, ide itu datang pada saat beliau berkunjung di salah satu kabupaten di Jawa Timur. Di sana beliau melihat tumpukan sampah dari sebuah pasar tradisional, yang membuatnya berpikir mengapa sampah itu tidak dimanfaatkan sebagai bahan bakar?

Ide itupun kemudian beliau realisasikan dengan menciptakan sebuah kompor biomassa dimana emisi gas dari kompor yang diciptakan itu berada dibawah ambang batas yang ditetapkan Badan kesehatan Dunia. Kompor buatan Nurhada tersebut pun akhirnya banyak disukai negara lain seperti, India, Meksiko, Peru, Timor Leste, Kamboja, Norwegia, dan Afrika.

Yogi Ahmad Erlangga, Doktor Matematika Terapan Termuda

Foto: kaskus.co.id

Yogi Ahmad Erlangga lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 8 Oktober 1974. Beliau ini  merupakan seorang doktor matematika terapan termuda yang ada di dunia, karena telah berhasil meraih gelar doktor pada usia 31 tahun di Universitas Teknologi Delft, Belanda.

Selain itu, beliau juga adalah seorang ilmuwan yang berhasil memecahkan Persamaan Helmholtz menggunakan metode matematika numerik dan mendapatkan Penghargaan Bakrie Award X pada 2012. Persamaan Helmholtz ini sangat penting karena dapat digunakan untuk mengintepretasi ukuran-ukuran akustik dalam survei cadangan minyak, Guys. Nah, karena kemampuannya inilah beliau pun akhirnya banyak dilirik oleh perusahaan minyak dunia, termasuk Sheel.

Jadi, bagaimana, Guys? Masih nggak percaya jika anak-anak bangsa Indonesia juga memiliki kemampuan seperti banyak nama dari luar negeri? Semoga menginspirasi, ya.