Tari Saman merupakan tarian tradisional Suku Gayo yang berasal dari Aceh, Tari Saman biasanya ditampilkan oleh masyarakat Suku Gayo saat merayakan peristiwa-peristiwa penting dan besar dalam adat Suku Gayo.

Berdasarkan rujukan dari beberapa sumber buku, awalnya Tari Saman diciptakan oleh seorang ulama bernama Syekh Saman pada abad ke-14 masehi, karena itulah mengapa tarian tradisional khas Suku Gayo tersebut diberi nama Tari Saman hingga saat ini.

Konon pada zaman dahulu kala, tarian ini hanya merupakan permainan rakyat biasa yang dikenal dengan nama Pok Ane, dan ditambahkan iring-iringan syair yang berisikan pujian-pujian yang ditunjukkan kepada Sang Pecipta, serta dikombinasikan pula dengan gerakan tepuk -tepuk para penarinya.

Kala itu Tari Saman merupakan salah satu media dakwah yang menyebarkan agama Islam disana. Kenapa dijadikan media dakwah kala itu? itu dikarenakan tarian ini mencerminkan nilai-nilai keagamaan seperti sopan santun, pendidikan, kebersamaan, kepahlawanan dan kekompakan.

Dalam sejarahnya, Tari Saman dulunya hanya ditampilkan saat ada peristiwa-peristiwa adat saja, tetapi saat ini dengan semakin berkembangnya zaman, Tari Saman biasanya ditampilkan untuk acara-acara bersifat resmi seperti pembukaan festival, menyambut undangan para tamu negara, pesta pernikahan, dan acara-acara lainnya.

Tari Saman dipandu oleh pemimpin yang layaknya seorang Syekh, para penari dan pemandu tersebut harus kompak dan bekerja sama satu dengan yang lain, agar dapat menciptakan dan menghasilkan gerakan yang baik dan harmonis.

Nah, bagi kamu yang belum tau tentang asal usul sejarah Tari Saman, ada baiknya kamu semua simak info berikut ini.

Sejarah Tari Saman yang kaya akan petuah dan dakwah Islam

sejarah tari saman di aceh
Foto : 1.bp.blogspot.com

Pada zaman dahulu, Tari Saman dijadikan salah satu media dakwah untuk penyampaian pesan (dakwah). Ini dikarenakan dalam tarian Saman terdapat banyak unsur-unsur nilai-nilai keagamaan.

Sebelum tarian dimulai, biasanya para pemuka adat yang mewakili masyarakt setempat memberikan nasehat-nasehat yang sangat berguna bagi para pemain dan penonton. Bukan hanya itu saja, syair-syair yang ditampilkan dalam tarian Saman juga berisikan pesan-pesan dakwah.

Pilihan Editor

Tari Saman sendiri memiliki 5 macam nyanyian 

sejarah tari saman
Foto : 4.bp.blogspot.com
  • Rengum merupakan tiruan bunyi, setelah berakhir akan langsung disambung secara bersamaan kalimat yang terdapat didalamnya, yang berupa pujian kepada orang dan bisa kepada suatu benda.
  • Dering merupakan rengum yang segera diikuiti oleh semua penari.
  • Redet merupakan sebuah lagu singkat ataupun seperti suara pendek yang dinyanyikan oleh penari saat di tengah-tengah tarian.
  • Syek merupakan lagu dinyanyikan oleh penari dengan suara tinggi yang melengking, bagian ini merupakan tanda pergantian gerakan.
  • Saur merupakan lagu yang diulang bersama seluruh penari.

Sejarah Tari Saman yang memiliki 2 unsur utama gerakan

sejarah tari saman dan gerakannya
Foto : acehimage.com

Dalam sejarah gerakan Tari Saman terdapat dua unsur gerakan yang menjadi dasar gerakan tarian Saman yakni tepuk dada dan tepuk tangan. Hal ini diduga saat melakukan dakwahnya, Syekh Saman sebelumnya pernah mempelajari tarian Melayu Kuno. Untuk memudahkan dakwahnya, Syekh Saman menghadirkan gerakan disertai syair-syair dakwah.

Dalam kehidupan kita saat ini, tarian Saman bisa terbilang sangat unik. Ini dikarenakan tarian Saman hanya menampilkan gerakan yang sangat sederhana yakni tepuk tangan dan tepuk dada. Dan juga terdapat gerakan-gerakan seperti gerak guncang, gerak kirep, surang-saring dan lingang. Semua gerakan tarian Saman ini menggunakan bahasa Gayo.

Sejarah penari tari Saman

sejarah penari tari saman
Foto : kompasiana.com

Menurut literatur sejarah Tari Saman, biasanya tarian ini dimainkan oleh para penari laki-laki yang bisa berjumlah hingga puluhan. Tetapi hal yang uniknya adalah penari tersebut harus berjumlah ganjil. Kini tarian Saman bukan hanya milik kaum lelaki saja tetapi para kaum wanita pun juga ikut memainkannya.

Banyak pendapat yang mengatakan, tarian Saman biasanya ditampilkan setidaknya oleh 10 orang dengan rincian 2 orang sebagai pemandu( Syekh), dan 8 orang sebagai penari. Tetapi kini tarian Saman akan kian semarak, jika tarian Saman dimainkan oleh banyak orang.

Sejarah kostum penari Saman

sejarah tari saman
Foto : inspiratorfreak.com

Kostum para penari Saman juga memiliki keunikan tersendiri, pada kostum penari Saman terdapat tiga bagian, yaitu bagian kepala, badan, dan tangan.

  • Bagian kepala : teleng bulung atau tengkuluk kain kotak hitam besar empat persegi, disulam dengan menggunakan benang seperti baju dan suntimng kepies.
  • Bagian badan : baju pokok atau baju kerawang, celana dan kain sarung.
  • Bagian tangan : topeng gelang satu tangan yang berwarna, warna tersebut diyakini memiliki nilai-nilai tertentu seperti identitas , serta menunjukkan rasa kebersamaan dan kekompakan para penari Tari Saman tersebut.

Setelah membaca artikel ini, kamu sudah tahu kan? Mengenai sejarah Tari Saman khas Suku Gayo yang dulunya dijadikan salah satu media dakwah dalam penyebaran agama islam di Aceh.

Hingga saat ini, Tarian Saman masih merupakan salah satu kebudayaan dan bukti sejarah penyebaran agama Islam di Aceh dan Indonesia. Jadi kita sebagai anak bangsa harus bangga dan turut melestarikan tarian tradisional satu ini.