Hollaa Takaiters,

Lagi-lagi fenomena aneh terjadi lagi di dunia. Sebuah fenomena aneh dan mengejutkan itu datang dari salah satu gurun terbesar di dunia, yaitu Gurun Sahara. Tak bisa dibayangkan ketika salju turun di padang pasir Sahara. Padahal sehari-hari panas gurun ini bisa mencapai 52 derajat celcius lho. Kamu termasuk orang yang beruntung bisa melihat fenomena langka ini. Yuk simak ceritanya!

Kejadian langka ini kembali terjadi setelah sebelumnya juga turun sekitar 37 tahun yang lalu

Salju turun di sahara
Salju turun di sahara (Foto : .bp.blogspot.com)

Kejadian langka salju ini turun di wilayah gurun sahara. Kejadian langka ini kembali terjadi setelah sebelumnya juga turun sekitar 37 tahun yang lalu. Foto yang di dapat sangat luar biasa. Pasir merah yang ada pada gurun pasir di wilayah kecil yang bernama Ain Sefra, tepatnya di Negara Al-Jazair ini. Dimana gurun tersebut telah tertutupi salju, dengan suhu di daerah tersebut sekitar 30 derajat celcius.

PILIHAN EDITOR

Seorang Fotografer berhasil menangkap momen langka tersebut

Salju turun di sahara
Momen langka salju di Gurun Sahara (Foto : hai-online.com)

Sungguh mengherankan karena salju tersebut lebih banyak ketimbang salju di Inggris pada tahun ini. Seorang fotografer pemula yang bernama Karim Bouchetata berhasil menangkap momen langka tersebut. Sungguh mengherankan padahal daerah tersebut dianggap sebagai terpanas di dunia, namun musim dingin terjadi di disana.

Fenomena serupa sempat terjadi sebelumnya pada tahun Februari 1979

Salju turun di sahara
Salju di atas pasir Gurun Sahara (Foto : hai-online.com)

Daerah Ain Sefra dikenal dengan sebutan “Pintu Gerbang Menuju Padang Pasir”. Kejadian terakhir sempat terjadi sebelumnya pada tahun Februari 1979, pada saat itu badai salju menghantam daerah tersebut selama setengah jam. Namun kejadian itu berbeda dengan sekarang, salju ini berlangsung cuman sehari sebelum mencair. Karim berkata “semua orang terkejut karena salju turun di tengah gurun, ini merupakan kejadian langka. Ini terlihat menakjubkan karena salju ini menutupi pasir, dan terlihat sangat bagus ketika di foto. Salju ini hanya berlangsung sehari saja dan kemudian mencair” begitu ungkap fotografer pemula tersebut.