raja melewar negeri sembilan
History

Raja Melewar, Urang Awak yang Menjadi Raja Pertama Negeri Sembilan Malaysia

Foto : Editor Takaitu

Halo Takaiters!

Kita tentu sudah paham ya tentang hubungan persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia. Masyarakat kedua negara ini memang berasal dari rumpun yang sama. Oleh karena itu, nggak heran kalau banyak sekali kemiripan yang bisa kita temukan, baik itu budaya, adat istiadat, seni dan lain sebagainya.

Faktanya, secara historis kita memang memiliki hubungan yang sangat dekat. bahkan wilayah kekuasaan beberapa kerajaan besar seperti Majapahit dan Sriwijaya juga mencakup kedua negara ini.

Tahu nggak Takaiters, ternyata hubungan dekat ini nggak berhenti meski kerajaan-kerajaan itu telah tumbang. Nah, salah satu orang Indonesia yang menjadi tokoh penting di Malaysia adalah Raja Melewar. Raja yang lahir di Pagaruyung ini adalah urang awak asli yang diutus untuk memerintah di Negeri Sembilan, yang sekarang masuk wilayah Malaysia.

Keberadaan orang Minangkabau di Negeri Sembilan memang telah diketahui sejak sekitar abad ke-15. Pada masa itu, mereka berada di bawah perlindungan kerajaan Malaka, kemudian Johor. Setelah kedua kerajaan itu melemah, masyarakat Minangkabau yang ada di sana meminta perlindungan dari kerajaan Pagaruyung.

Hal ini bertujuan untuk melawan serangan dari orang-orang Bugis yang hendak menguasai daerah itu. Permintaan ini disetujui oleh raja Pagaruyung saat itu, yakni Sultan Abdul Jalil, dengan mengirimkan Raja Melewar yang akhirnya memerintah sejak tahun 1773-1795. Setelah Raja Melewar wafat, beliau digantikan oleh Tuanku Raja Hitam.

Pilihan Editor

Dalam perjalanan sejarahnya, hubungan antara kerajaan Pagaruyung dan Negeri Sembilan mengalami pasang surut, terutama karena pengaruh perubahan peta politik di masa penjajahan. Namun demikian, hal ini hanya berlaku dalam urusan administratif semata. Hubungan budaya dan adat istiadat masih kental hingga hari ini, bahkan setelah Negeri Sembilan memutuskan untuk bergabung dalam Federasi Malaysia.

Salah satu bukti kentalnya pengaruh adat istiadat Minangkabau di Negeri Sembilan adalah adanya tarian daerah, musik tradisional, rumah adat, penggunaan hubungan kekerabatan dari garis ibu, hingga jenis-jenis makanan tradisional yang sangat mirip dengan Minangkabau. Bahkan, di kalangan urang awak jamak dikenal istilah badunsanak untuk menyebut hubungan antara Padang dan Negeri Sembilan.

Saat ini, Negeri Sembilan, yang juga dikenal dengan nama Negeri Sembilan Darul Khusus, adalah salah satu negara bagian dari Federasi Malaysia yang terletak di Semenanjung Malaya.

Ok Takaiters, itulah segelintir cerita dari Raja Melewar yang pernah menjadi penguasa di Negeri Sembilan. Hal ini tentu membuat orang Indonesia bangga terutama orang minang itu sendiri. #MinangBangga

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top