Review

Pirates Of The Carribean : Salazar’s Revenge, Perpaduan Genre yang Keren Abis!

Foto : empireonline.com

Setelah lima tahun menunggu, akhirnya penggemar ‘Pirates Of the Carribean’ bersorak dengan kemunculan seri terbaru dari film fantasi ini yang berjudul Salazar’s Revenge. Film yang di negara asalnya berjudul Pirates of the carribean : Dead Mean Tell No Tales ini terlihat lebih segar dengan kemunculan dua pemain baru yang sangat muda belia, yaitu Brenton Thwaites sebagai Henry Turner dan Kaya Scodelario sebagai Carina Smith.

Film terbaru serial Pirates Of the Carribean  ini kembali mempertemukan Johny Depp dengan Geoffrey Rush dan beberapa pemain lama lainnya. Yang cukup menggembirakan kembalinya Orlando Bloom dan Keira Knightley setelah di seri keempat sempat absen. Meskipun dengan porsi adegan yang tidak begitu lama namun dapat mengobati rasa rindu penggemar akan dua sosok yang populer di seri sebelumnya.

Seperti biasanya film Pirates Of The Carribean menyuguhkan sebuah cerita yang menegangkan, menggelitik dan penuh kejutan. Cerita di awali dari henry kecil yang mencari ayahnya will turner dan ingin membebaskannya dari kutukan kapal Flying Dutcman. Will turner tak mempercayai semua penadapat Hendry yang menyebutkan bahwa dia tahu jalan keluar dari kutukan itu.

Pirates Of The Carribean Salazar’s Revenge

Foto : windows.net

Hingga 9 tahun kemudian Henry menjadi salah satu prajurit di kapal perang Inggris yang sedang berlayar menuju Ghost Triangle. Mengetahui kapalnya akan menuju daerah itu Hendry segera memberitahu akan bahaya dari segitiga itu kepada atasannya. Namun tak digubris dan akhirnya terjadilah pembunuhan masal oleh Kapten Salazar dan kru, hingga menyisakan Hendry seorang.

Hendry tahu bahwa untuk menyelamatkan ayahnya yang terikat di kapal Flying Dutcman, dia harus menemukan sebuah senjata milik dewa laut Posseidon yaitu sebuah Trisula. Dalam perjalanannya mencari Trisula, Hendry bertemu dengan Carina Smith yang memiliki niat yang sama mencari Trisula untuk memecahkan teka-teki pada buku yang dibacanya dan bisa bertemu dengan ayahnya.

Hingga kemudian mereka berdua bersatu dengan bajak laut tersohor yaitu Jack Sparrow. Jack Sparrow sendiri memiliki kepentingan yang sama, karena untuk melawan Kapten Salazar yang ingin balas dendam kepadanya hanya bisa dikalahkan dengan trisula itu.

Pirates Of The Carribean Salazar’s Revenge

Foto : entertainment.ie

Seperti biasanya film ini memadukan 3 genre sekaligus, yaitu Action_Comedy_Fantasi yang diramu dengan sangat apik. Sepanjang jalannya cerita perasaan anda akan diaduk-aduk oleh adegan menegangkan yang diperankan oleh Kapten Salazar dan kru dalam upaya mencari musuhnya. Anda juga akan dihibur oleh kelakuan Kapten Jack sparrow dan kru yang sangat konyol. Sisi ini yang paling “khas” dari setiap seri POTC.

Sisi lain dari film ini, ada sedikit romansa antara dua anak muda Henry dan Carina yang pada akhirnya saling jatuh cinta mengingatkan kita pada sosok Will Turner dan Elizabeth Swan pada seri  Pirates Of the Carribean ke 2 dan ke 3. Cerita diakhiri dengan sebuah adegan visual effect yang luar biasa, bisa jadi adegan ini terinspirasi dari kisah mukjizat Nabi Musa yaitu membelah lautan.

Kejutan lainnya yang membuat cerita semakin kompleks adalah kenyataan bahwa Carina Smith adalah putri dari hector barbossa. Dan yang masih misteri adalah Kapten Barbossa selamat atau mati setelah menyelamatkan putrinya dari kejaran Kapten Salazar dan jatuh begitu saja ke dasar lautan? Patut ditunggu di seri selanjutnya.

Pirates Of The Carribean Salazar’s Revenge

Foto : thesun.co.uk

Ada beberapa tokoh baru yang sangat berpengaruh pada daya tarik film ini. Selain sosok duet dua pemain muda tadi, ada juga sosok penting yang menjadi daya magnet film ini yaitu tokoh hantu Kapten Salazar yang tampil menyeramkan, diperankan oleh Javier Bardem sebagai musuh dari Jack Sparrow. Kemudian ada penyihir baru, sekutunya Kapten  Barbosa bernama Shansa dengan ciri khas rambut plontos.

Dari segi properti, ada yang baru dari deretan nama-nama kapal yang terkenal sebelumnya, yaitu The Dying Gull kapal lusuh milik Jack Sparrow dan kru. Selain itu ada sebuah Artefak yang menjadi incaran semua orang yaitu Trisula Posseidon yang dapat memecahkan segala kutukan di laut. Juga yang cukup menarik ada sebuah buku yang disebut sebagai hasil pemikiran ilmuwan di bidang astronomi bertahtakan serpihan bintang berkelip merah. Buku ini menjadi pegangan dan pengetahuan Carina, si astronom muda yang cerdas namun dianggap aneh oleh pemerintah Inggris.

Secara keseluruhan seri Salazar’s Revenge ini, sangat menghibur. Akankah ini menjadi pelayaran terakhir Captain Jack Sparrow?​ Jangan lupa tonton ‘Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge’ yang mulai tayang hari ini di bioskop-bioskop seluruh Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top