Halo, Takaiters!

Siapa yang punya banyak koleksi mantan? Kini saatnya kamu hempaskan mantan ditempat yang tepat karena mantan adalah kenangan untuk dimuseumkan.

Saat sebuah hubungan percintaan berakhir, yang tersisa hanyalah kenangan. Tentu ada barang-barang yang akan mengingatkanmu kepada mantan dan bahkan mungkin membuatmu susah move on meskipun telah memiliki hubungan baru. Apalagi jika kamu dan mantan lebih banyak memiliki kenangan indah dibandingkan kenangan pahit.

Sebuah museum yang diberi nama Museum of Broken Relationship memberikan solusi bagi orang-orang yang masih belum bisa melupakan mantan. Kamu bisa menyumbangkan barang-barang peninggalan mantanmu beserta cerita yang terkait dengan barang tersebut ke museum ini. Nantinya barang-barang donatur akan dipamerkan di sini beserta cerita kenangannya.

Museum of Broken Relationship di Kroasia

foto: www.instagram.com/brokenships

Museum of Broken Relationship hanya ada dua di dunia, yaitu di Zagreb, Kroasia dan Los Angeles, Amerika. Awalnya museum ini didirikan oleh dua seniman Kroasia asal kota Zagreb, Olinka Vištica, seorang produser film dan Dražen Grubišić, seorang pemahat patung. Keduanya adalah sepasang kekasih yang kemudian menjadi mantan setelah hubungan mereka yang telah dirajut selama empat tahun harus berakhir pada akhir tahun 2003.

Tak lama setelah putus, keduanya tetap menjalin hubungan baik dan sempat bercanda untuk memuseumkan barang-barang kenangan mereka.

Tiga tahun setelah putus, Grubišić menghubungi Vištica untuk merealisasikan candaan mereka tiga tahun silam. Keduanya pun saling bekerja sama dan meminta teman-teman mereka untuk menyumbangkan barang peninggalan mantannya.

Tahun 2006 mereka membuka pameran pertama mereka di Glyptotheque Zagreb. Tahun-tahun berikutnya mereka membuka pameran di berbagai negara seperti Jerman, Turki, Inggris, Filipina, Bosnia Herzegovina, Afrika Selatan, dan masih banyak lagi.

Tahun 2010 Museum of Broken Relationship pertama di dunia resmi dibuka di kota Zagreb, Kroasia. Sejak tahun 2016, Museum of Broken Relationship yang kedua dibuka di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Takaiters, yuk intip beberapa koleksi Museum of Broken Relationship!

1. Kapak yang Digunakan untuk Merusak Barang-Barang Mantan

foto: halfbakedvoices.blogspot.de

Sebuah kapak sumbangan dari seorang wanita di Berlin, Jerman. Kapak ini ia gunakan untuk merusak perabotan di apartemen kekasihnya setelah sang kekasih kedapatan selingkuh dengan wanita lain.

2. Mantan Selalu Mendengkur

foto: www.instagram.com/Dariadust

Mendengkur memang bisa menjadi hal yang sangat mengganggu. Namun, ketika pasangan sudah menjadi mantan, ternyata dengkuran sang mantan bisa menjadi hal yang dirindukan.

3. Cinta yang Dipisahkan oleh Maut

foto: www.instagram.com/Beltwaybryan

4. Gaun Pengantin

foto: www.instagram.com/leitovna

5. Kunci Pembuka Botol

foto: www.npr.org

Kunci pembuka botol, sumbangan dari seorang wanita yang ditinggal kekasihnya untuk selama-lamanya karena terserang AIDS.

Pilihan Editor


6. Roti Jahe

foto: www.amusingplanet.com

Seorang lelaki asal Liverpool memberikan kue jahe khas perayaan Oktoberfest kepada seorang wanita diplomat Amerika di London bernama Stephanie. Mereka telah memiliki kecocokan satu sama lain dan sering menghabiskan waktu bersama. Menyadari bahwa dirinya telah memiliki dua anak dan seorang tunangan yang dia cintai, Paul akhirnya memutuskan untuk benar-benar berhenti berhubungan dengan Stephanie. Melalui kue jahe itu ia meminta Stephanie untuk tidak menghubunginya lagi dan Stephanie pun melakukannya demi kebahagiaan Paul.

7. Kamera

foto: www.twitter.com/ardenrose

8. Koleksi Airmata

www.fashion-stylist.net

Seorang lelaki yang mengumpulkan airmatanya saat harus menerima kenyataan bahwa hubungan yang selama empat tahun ia dan kekasihnya jalani harus kandas di tengah jalan. Kala itu ia sangat terpukul dan menangisi perpisahan itu. Airmatanya yang ia kumpulkan rencananya akan dikirim ke mantan kekasihnya. Tetapi rencana itu tidak juga terwujud sampai akhirnya ia menyumbangkan kumpulan airmatanya ke Museum of Broken Relationship.

9. Perhatian yang tidak cukup juga bisa menyebabkan putusnya hubungan

foto: www.instagram.com/brokenshipla

10. Gaun Pengantin di Dalam Toples Kaca

foto: www.instagram.com/brokenshipla

11. Botol Parfum

foto: www.instagram.com/brokenshipla

Sepasang suami istri yang telah menjalani pernikahan selama 22 tahun terpaksa berpisah karena sang suami wafat akibat kanker. Istrinya mengumpulkan botol-botol parfum milik suaminya sebagai kenang-kenangan terakhir untuk tetap mengingat suaminya.

12. 103 Catatan Cinta

foto: www.instagram.com/brokenshipla

Kertas-kertas berisi catatan cinta ini ditulis oleh seorang gadis di kota Warsaw, Polandia. Ia mulai menulis catatan itu sejak ulang tahun kekasihnya yang ke 27 tahun dan akan dijadikan kado ulangtahunnya yang ke 28. Di catatan ke 103, sang kekasih tiba-tiba memutuskan hubungan mereka. Gadis itupun berhenti menulis catatan cintanya di kertas yang ke 103.

13. Ungkapan Perasaan untuk Mantan

foto: www.instagram.com/hellorambi

Selain mengoleksi barang-barang peninggalan mantan, museum ini juga menyediakan tempat bagi pengunjung untuk mencurahkan perasaan kepada sang mantan. Ada juga toko souvenir yang menyediakan aneka pernak pernik khas hubungan yang sudah berakhir.

14. Souvenir

foto: www.instagram.com/brokenshipla

Museum yang buka mulai pukul 09.00 AM sampai pukul 21.00 PM ini mematok harga tiket masuk mulai dari Rp90.000,00. Tempat ini juga memiliki sebuah kafe outdoor dan indoor. Pengunjung bisa bersantai disini sejenak jika lelah  dan baper melihat-lihat koleksi museum.

Bagi kamu yang tidak tinggal di kedua negara tersebut dan ingin melihat-lihat koleksi museum, tidak perlu khawatir karena museum ini selalu membuka pameran di berbagai negara di dunia. Dan bagi kamu yang ingin membuang barang-barang peninggalan mantan, museum ini siap menampungnya. Semua informasi tentang pameran, barang sumbangan dan belanja souvenir online bisa kamu dapatkan melalui website brokenships.com.

Takaiters, apa kamu berniat menyumbangkan barang-barang peninggalan mantanmu beserta ceritanya ke museum ini?