Hola, Takaiters!

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia termasuk salah satu sejarah yang tak boleh kamu lupakan. Dan hari ini, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2018, kita pun kembali merayakan HUT RI yang ke-73. Lomba-lomba 17-an tak pernah ketinggalan ikut hadir memeriahkan. Upacara bendera diadakan di mana-mana. Pengibaran Sang Saka Merah Putih bahkan terjadi mulai dari puncak gunung hingga kedalaman laut. Semuanya begitu bermakna, menjadikan kamu bangga sebagai bagian dari bangsa ini.

Tapi, seberapa banyak pengetahuan kamu tentang sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, Guys? Bagaimana dan seperti apa perjalanan bangsa ini menuju kemerdekaan? Siapa saja tokoh-tokoh penting yang berperan dalam kemerdekaan negeri kita tercinta? Daripada hanya sekadar menebak dan tak kunjung ingat, simak beberapa fakta sejarah kemerdekaan Republik Indonesia ini!

Bom atom yang dijatuhkan tepat di jantung kota Hiroshima menjadi salah satu latar belakang terjadinya proklamasi kemerdekaan RI

Foto: travel.tribunnews.com

Tepat pada tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Jepang. Bom atom itu membumihanguskan kota Hiroshima sehingga membuat turunnya moral semangat Jepang di mata dunia.

Sehari kemudian, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) berganti nama menjadi PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Hal ini dilakukan untuk lebih menegaskan keinginan bangsa kita mencapai kemerdekaan.

Tak berselang lama, tepatnya pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua pun dijatuhkan di atas Nagasaki. Peristiwa ini menyebabkan Jepang benar-benar menyerah kepada Amerika Serikat serta sekutunya. Momen ini pun tak disia-siakan oleh bangsa kita untuk memproklamasikan kemerdekaan Republik ini.

Peristiwa Rengasdengklok bertujuan melindungi Soekarno dan Hatta dari pengaruh Jepang

Kemerdekaan Indonesia
Foto: galeribukujakarta.com

Pada tanggal 16 Agustus 1945, para pemuda pejuang dan seorang anggota PETA bernama Shodanco Singgih  memutuskan membawa Hatta, Soekarno, Fatmawati, dan Guntur yang saat itu masih berusia 9 bulan ke Rengasdengklok. Hal ini dilakukan setelah pemuda pejuang mengadakan diskusi bersama Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka. Tujuannya tak lain hanyalah demi melindungi Soekarno dan Hatta dari pengaruh Jepang saat itu.

Para pemuda pejuang ini dengan gigih berusaha meyakinkan Soekarno dan Hatta bahwa mereka siap mengorbankan apa pun melawan Jepang demi kemerdekaan bangsa ini, Guys. Kejadian ini kemudian kita kenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.

Detik-Detik Menjelang Pembacaan Naskah Proklamasi

Foto: freewaremini.com

Teks porklamasi yang saat ini telah kamu hapal di luar kepala rupanya disusun di rumah Laksamana Tadashi Maeda pada pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Rumah yang terletak di Jl. Imam Bonjol No.1 itu berkumpul Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebarjo. Ada juga Sukarni yang mengusulkan Soekarno sebagai orang yang akan menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa kita. Teks proklamasi itu pun akhirnya diketik langsung oleh Sayuti Melik dan kemudian dibacakan di Jakarta.

Proklamasi dilaksanakan di rumah seorang muslim bernama Syekh Faraj bin Marta

Cara menumbuhkan nasionalisme
Foto: donysetyawan.com

Tahukah kamu, sebuah fakta sejarah membuktikan bahwa rumah yang dipakai sebagai tempat terjadinya proklamasi kemerdekaan Indonesia, yang disebut sebagai rumah dari Soekarno rupanya merupakan wakaf seorang muslim keturunan Arab bernama Syekh Faraj bin Marta. Rumah tersebut terletak di Jl. Pegangsaan Timur nomor 56. Di sanalah sejarah kemerdekaan bangsa kita diukir dengan indahnya, Guys.

Mengenang Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Fakta Sang Saka Merah Putih
Foto: jogja.tribunnews.com

Tepat pukul 10 pagi, teks proklamasi pun dibacakan oleh Soekarno, disambung dengan pidato singkat, dan pengibaran bendera yang sebelumnya telah dijahit oleh ibu Fatmawati. Setelah bendera berkibar, semua orang yang hadir pada saat itu pun menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dan kini, 73 tahun sudah bangsa kita merdeka, Guys. Selanjutnya, tugas kitalah yang harus pandai-pandai mengisi kemerdekaan dengan hal positif sehingga bisa membawa nama harum bangsa ini di mana pun lagkah kaki menjejak.

Selamat HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia, Guys! Warnai hari ini dengan semangat membara tak kalah dengan semangat para pejuang saat hendak merebut kemerdekaan negeri kita dari para penjajah! Jadilah kuat dan teruslah lakukan hal positif yang dapat mengharumkan nama bangsa!