Halo, Takaiters!

Singkawang merupakan kota terbesar kedua yang berada di  Provinsi Kalimantan Barat, setelah ibukotanya Pontianak. Dikenal dengan julukan Kota Seribu Kelenteng, karena litterary, sekitar 700 kelenteng tersebar di kota ini, Guys. Selaras dengan 70 persen penduduknya berasal dari etnis Tionghoa yang mayoritas memeluk agama Budha.

Bahkan di Indonesia, Singkawang merupakan kota dengan populasi etnis Tionghoa terbanyak. Wajar saja bila kota ini dikenal dengan perayaan Imlek dan Cap Go Meh terbesar se-Asia Tenggara, ya, Guys.

Imlek diperingati sebagai pergantian tahun kalender China, biasanya dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi keluarga besar dan dirayakan dengan perjamuan makan. Ada tradisi yang ditunggu-tunggu pada saat Imlek, yaitu pembagian angpao atau amplop berisi uang.

Tradisi Pembagian Angpao

Foto; 123rf.com

Tradisi membagikan angpao hanya berdasarkan status pernikahan saja, tanpa memandang usia serta kondisi ekonomi, jika  belum menikah maka kamu berhak menerima angpao dari kerabat yang telah menikah. Jadi, berapapun usia kamu, Guys, kalau belum menikah dipastikan kebanjiran rezeki. Berkah buat para single fighter nih.

Di tempat asalnya, negeri tirai bambu China, Imlek dirayakan selama lima belas hari berturut-turut. Hari terakhir perayaan Imlek disebut Cap Go Meh, biasanya lebih semarak dirayakan dibanding Imlek sendiri.

Perayaan Cap Go Meh

Foto: indohoy.com

Kementrian Pariwisata memasukan perayaan Cap Go Meh di Singkawang dalam daftar 100 Wonderful Event Indonesia. Pastinya bukan tanpa alasan ya, Guys, karena ada tradisi unik yang hanya dilakukan disini. Prosesi pengusiran bala dan roh jahat yang disebut sebagai Parade Tatung.

Dipercaya sebagai manusia yang dirasuki roh dewa, Tatung unjuk gigi  dengan memamerkan ilmu kekebalannya. Mulai dari aksi kesurupan, duduk di atas paku atau pedang, bahkan menusuk anggota tubuh dengan benda tajam sampai berdarah-darah. Hebatnya lagi, jumlah Tatung yang berpartisipasi tidak hanya satu atau dua, tetapi mencapai ratusan. Mengerikan tetapi fenomenal, ya, Guys.

Pilihan Editor

Selain perayaan yang unik dan semarak, ternyata kota ini menyimpan pesona alam yang layak untuk dicumbui dan dinikmati keindahannya. Berikut destinasi wisata yang wajib kamu jelajahi selama merayakan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang. Check it out!

Vihara Tri Darma Bumi Raya

Foto: Indonesia-heritage.net

Berdiri sejak tahun 1878, vihara ini diyakini sebagai tempat ibadah umat Tri Darma tertua di Singkawang. Di dalamnya terdapat patung Dewa Bumi Raya (Tua Peh Kong) yang dibawa langsung dari daratan Tiongkok. Pada saat Imlek dan Cap Go Meh, tempat ini ramai dikunjungi ribuan umat Tri Darma untuk beribadah memohon keselamatan dan perlindungan dari roh-roh jahat.

Pantai Pasir Panjang

Foto : tripadvisor.co.id

Terletak di Kecamatan Tujuh Belas, tempat ini berupa pantai berpasir putih yang membentang sepanjang 3 kilometer. Panorama alam yang memikat juga menjadi keunggulan dari pantai andalan kota Singkawang ini. Tampak di kejauhan penampakan Pulau Lemukutan, Pulau Kabung, dan Pulau Randayan yang hijau dan asri, memagari luasnya lautan yang terbentang.

Danau Biru

Foto: alamindonesia68.blogspot.com

Tak jauh dari pusat kota, tepatnya di daerah Wonosari Roban, terdapat sebuah danau yang dikenal dengan sebutan Danau Biru. Sesuai dengan namanya, Guys, air di danau ini berwarna biru dan jernih.

Kolaborasi antara danau yang tenang dan indah dengan hamparan padang rumput, padang pasir, serta bukit berbatu menyuguhkan panorama yang sulit ditandingi tempat mana pun di belahan bumi ini.

Sinka Island Park

Foto : kaskus.co.id

Sinka Island Park merupakan tempat wisata paket lengkap yang dikelola dengan apik.  Ada pantai, kebun binatang, juga kolam renang yang bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. Uniknya lagi, Pulau Simping salah satu pulau terkecil di dunia berada di tempat ini, Guys.

Selain itu, banyak alternatif permainan air ditawarkan, mulai dari sepeda air, jetski, sampai banana boat siap memacu adrenalin pecandu olahraga ekstrim. Tak sampai disitu, sebuah jembatan kayu yang eksotis tersedia untuk melatari yang gemar berfoto selfie. Mantap!

Bukit Rindu Alam

Foto: kompasiana.com

Kamu pasti mengakui, Guys, panorama yang tercitra dari atas ketinggian selalu tampak memukau dan menawan, kan? Apalagi panorama tersaji berupa barisan pegunungan yang tampak menyatu dikelilingi pantai putih membatasi luas lautan.

Dari atas Bukit Rindu Alam, pemandangan spektakuler itu terpampang nyata. Inilah yang menjadi alasan mengapa tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Entah mengapa akan membuat kamu kembali karena merindunya. Amazingly  gorgeous.

Tak diragukan lagi, bumi pertiwi ini kaya akan pesona alam juga keberagaman budayanya. Kita patut berbangga, Guys, tak hanya kearifan lokal suku-suku asli yang dilestarikan, tetapi perpaduan budaya bangsa lain pun turut diakui. Hebatnya lagi, plurarisme dihormati bahkan menjadi kekuatan pariwisata andalan di negeri ini.

Mau merayakan Imlek dan Cap Go Meh di sudut Singkawang yang mana, Guys? Selamat berpetualang!