rohana kudus
Sosok

Mengenal Rohana Kudus, Pahlawan Dan Jurnalis Perempuan Pertama Asal Minang

Foto : Rohana Kudus

Indonesia mengenal R.A. Kartini sebagai pahlawan emansipasi perempuan yang terkenal seantero Nusantara. Jika masyarakat Jawa Tengah berbangga memiliki Kartini, maka Minang pun patut mengapresiasi jasa seorang perempuan multitalenta yang banyak mengubah tanah Minang. Rohana Kudus namanya.

Rohana Kudus adalah seorang penggiat pendidikan di Minang. Beliau lahir dan dibesarkan di Koto Gadang, Sumatera Barat pada tanggal 20 Desember 1884. Seberapa besar kontribusi Rohana Kudus terhadap ranah Minang? Prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata lho, guys. Rohana Kudus tercatat sebagai seorang guru, pendiri sekolah khusus perempuan, penulis, wirausaha, dan juga pemimpin redaksi pada berbagai surat kabar perempuan.

Dalam perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan pada masanya. Rohana memang memiliki sejumlah kemampuan mumpuni. Aneka keterampilan tersebut membuatnya terlihat menonjol sebagai perempuan Minang di masa penjajahan. Inilah beberapa bukti kehebatan beliau :

Menjadi pemilik dan pemimpin surat kabar pertama khusus perempuan pada usia di bawah 30 tahun

Kecintaan Rohana pada dunia tulis-menulis membawanya terjun ke dunia jurnalistik. Keinginannya dalam memajukan kaum perempuan dituangkan dalam segala macam tulisan yang mendukung pemberdayaan kaum perempuan Minang. Rohana sukses membidani lahirnya surat kabar “Sunting Melayu”, yang menjadi surat kabar pertama khusus perempuan di Indonesia.

PILIHAN EDITOR

Kala itu, Rohana memberdayakan seluruh kaum perempuan sebagai  pemimpin redaksi, redaktur, dan penulis surat kabar yang lahir tanggal 10 Juli 1912 tersebut. Rohana pun mulai dikenal pada sebuah surat kabar terkemuka dan dikatakan sebagai Perintis Pendidikan Perempuan Pertama di Sumatera Barat. Ia menggapai semua impiannya tersebut di usia relatif muda, yaitu 27 tahun.

Walau tidak mengenyam pendidikan formal, rohana fasih menguasai 3 bahasa

Kala itu, perempuan di Minang tidak boleh bersekolah. Rohana pun tidak sempat mencicipi nikmatnya bersekolah, namun ia sangat suka membaca. Sejak kecil, Rohana sangat senang membaca buku-buku bacaan milik sang ayah. Pada perkembangannya, beliau fasih menguasai 3 macam bahasa, yaitu bahasa Arab, Latin, dan Arab Melayu. Bahkan bahasa Belanda pun sukses dilalapnya secara lisan maupun tertulis. Wow! Luar biasa, kan?

Menjadi agen perempuan pertama di bukittinggi yang sukses memasarkan mesin jahit singer

Jangan salah, guys.. Mesin jahit merk Singer sangat terkenal kala itu, dan otoritas menjadi agen mesin ternama tersebut hanya diberikan kepada kaum Tionghoa saja. Rohana sukses membuat terobosan dengan menjadi perempuan pertama asli Minang yang sukses menjadi agen mesin jahit Singer.

Bibi dari penyair Chairil Anwar dan kakak tiri dari perdana menteri Soetan Sjahrir ini memasarkan mesin merk Singer tersebut untuk memajukan kesejahteraan kaum muda di Bukittinggi, agar mereka memiliki keterampilan menjahit, menyulam, serta merenda demi menyambung hidup.

Rohana menghembuskan napas terakhir pada tanggal 17 Agustus 1972. Walaupun telah tiada, namun namanya tetap harum di tanah Minang. Memang Sumatera Barat patut berbangga memiliki seorang perempuan cerdas dan tulus seperti Rohana Kudus.

Semoga akan semakin banyak perempuan muda asal Minang yang memberikan kontribusi nyata bagi tanah air tercinta.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top