Halo, Takaiters!

Gunkanjima adalah nama lain dari Pulau Hashima. Pulau terpencil di Jepang yang berhantu ini terletak lima belas kilometer dari Kota Nagasaki. Termasuk ke dalam 505 pulau yang tidak berpenghuni di prefektur Nagasaki.

Gunkanjima sendiri mempunyai arti Pulau Kapal Perang. Hal ini disebabkan karena siluet Pulau ini dari kejauhan mirip seperti kapal perang. Mempunyai lebar 160 meter dan panjang 480 meter serta garis pantai tak lebih dari 1.2 kilometer. Dengan ukuran yang tidak seberapa luas, pulau ini pernah menjadi pulau terpadat di muka bumi, lo, Guys.

Foto: jalan-jalankejepang.com

Tercatat pada tahun 1959, kepadatan penduduk di Gunkanjima mencapai puncaknya. Kepadatannya menjadi 10 kali lipat dari Kota Tokyo pada waktu itu, yaitu 835 jiwa per hektar atau 216.264 orang per mil persegi.

Dengan padatnya penduduk yang mendiami pulau ini, berbagai fasilitas yang menunjang kegiatan masyarakat pun dibangun secara lengkap. Fasilitas tersebut antara lain blog apartemen, rumah sakit, sekolah, pasar, dan pemandian umum. Keseluruhan fasilitas tersebut dihubungkan dengan koridor, halaman, dan tangga yang cukup lebar.

Foto: merahputih.com

Pulau Gunkanjima dibeli oleh Mitsubishi Corporation pada tahun 1890 dengan tujuan untuk wilayah pertambangan batu bara. Pada tahun 1916 blok apartemen pertama dibangun untuk tempat tinggal para pekerja serta tempat berlindung dari angin topan.

Tercatat dalam sejarah, tempat ini hanya didiami selama kurun waktu 87 tahun (1887-1974). Seiring menurunnya aktivitas pertambangan batu bara tahun 1960. Tren dunia yang mulai menggunakan minyak bumi sebagai sumber energi, membuat Mitsubishi Corporation menghentikan kegiatannya serta memulangkan seluruh pekerjanya ke kampung halaman masing-masing.

Foto: balianime.forumid.net

Mulai tahun 1974 sampai 2009 Pemerintah Jepang menutup pulau ini beserta segala fasilitas yang tersedia. Baru tahun 2009, kawasan pertambangan ini dibuka kembali sebagai daerah tujuan wisata.

Setelah ditinggalkan penduduknya, banyak cerita-cerita seram yang beredar di antara nelayan Jepang. Salah satunya adalah penampakan segerombolan orang yang sedang mengadakan pesta di pulau mati tersebut. Setelah dikonfirmasi dengan penjaga pantai, hanya didapati pulau yang kosong.

Foto: merahputih.com

Kejadian tersebut berlangsung tidak hanya sekali, namun beberapa kali. Kadang terlihat juga aktivitas manusia di Gunkanjima yang ternyata juga tak ada. Peristiwa angker di Gunkanjima menjadi atraksi yang menarik bagi para wisatawan.

Bahkan, para pembuat film berlomba untuk mengabadikan adegan di pulau berhantu tersebut. Sebut saja film Battle Royal II: Requiem dan The Battleship Island. Pemandangan menyeramkan kota mati dengan gedung-gedung yang runtuh juga dijadikan sebagai latar belakang untuk permainan video populer seperti Killer7 dan Forbidden Siren 2.