Pasti banyak yang tahu, setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional kan, Guys? Namun nampaknya tahun 2018 perempuan di seluruh dunia tidak mendapatkan kado istimewa. Gerakan #MeToo yang viral belakangan ini ternyata menguak fakta yang luar biasa mencengangkan dibalik gemerlapnya industri hiburan di seluruh dunia.

Gerakan #MeToo digunakan oleh para perempuan yang pernah menjadi korban pelecehan seksual. Yang paling menarik perhatian tentu saja kasus yang terjadi dalam industri hiburan. Satu per satu korban bermunculan, mulai berani mengakui dan menceritakan pengalaman pahit yang pernah mereka alami.

Tarana Burke memulai #MeToo 11 tahun yang lalu

Image result for Tarana Burke
Foto : nytimes.com

Tarana Burke adalah direktur dari Girls for Gender Equity di New York, Amerika Serikat, sebuah lembaga yang membantu perempuan muda dari ras afroamerika agar tumbuh berkembang melalui berbagai kelas dan pelatihan.

Dilansir dari wikipedia.com, pada tahun 2006, Burke memulai #MeToo dalam upaya memberika dukungan moril kepada perempuan muda yang mengalami pelecehan seksual maupun kekerasan seksual. Hal ini pula yang membawa Burke berkenalan dengan Just Be, sebuah organisasi yang mengkampanyekan kesehatan perempuan muda dari kalangan minoritas. Burke mengatakan bahwa baik pelecehan seksual maupun kekerasan seksual itu merupakan pengalaman traumatis, bukan hanya masalah parah atau tidaknya luka fisik yang ditimbulkan.

Tahun 2017, Majalah Time menyebut Burke bersama sekelompok aktivis lainnya sebagai “The Silence Breakers” kemudian mengganjarnya sebagai Time Person of the Year 2017. Luar biasa, ya, Guys?

Gerakan #MeToo kembali populer setelah kasus Harvey Weinstein terkuak

Image result for harvey weinstein
Foto : rollingstone.com

Harvey Weinstein, adalah seorang produser yang berpengaruh di Hollywood. Tahun 2017, hampir 80 perempuan menuduhnya telah melakukan pelecehan seksual.

Gerakan #MeToo menjadi viral setelah aktris Alyssa Milano berkicau di Twitter yang berisi “Jika kamu pernah mengalami pelecehan atau kekerasan seksual, balas ‘me too’ di tweet ini”. Tak diduga 24 ribu lebih retweet dan 53 ribu likes membanjiri kicauan tersebut.

Pengakuan korban Weinstein pun bermunculan bukan datang dari kalangan orang biasa saja, tetapi juga beberapa aktris terkenal. Tak tanggung-tanggung, nama setenar Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow, Ashley Judd dan banyak aktris lainnya memberi kesaksian bahwa mereka pernah dilecehkan oleh Weinstein ketika memulai karir di Hollywood.

Gerakan #MeToo membawa efek domino ke hampir seluruh negara di dunia

Image result for me too movement
Foto : uk.bussinesinsider.com

Dilansir dari gogirl.id, hanya dalam waktu 24 jam setelah dipublikasikan, Facebook menerima 4,7 juta orang di seluruh dunia yang ikut andil dalam gerakan #MeToo. Reaksi yang membanjiri pun tak kalah heboh, kurang lebih 12 juta postingan, komentar, dan reaksi tercatat turut andil meramaikan kampanye tersebut.

Di twitter lebih dari 6 ribu orang juga turut menyertakan #MeToo dalam kicauannya.  Setelah menjadi viral, Twitter menyebutkan lebih dari 1,7 juta orang menggunakan tagar tersebut. Luar biasanya lagi, #MeToo ini sudah digunakan di lebih dari 85 negara. Amazing!

Hanya dalam kurun waktu satu bulan, 7 aktor papan di Korea Selatan dituduh melakukan pelecehan seksual dan mengakuinya

Image result for jo min ki daughter
Foto : netizendrama.blogspot.com

Industri kreatif di Korea Selatan atau biasa dijuluki K-Pop memang berkembang sangat pesat dalam satu dasawarsa terakhir. Tak pelak gerakan #MeToo pun berimbas di negara yang beribukota di Seoul ini.

Mencengangkan! Hanya dalam kurun waktu satu bulan saja, 7 aktor papan atas Korea Selatan dituduh pernah melakukan pelecehan seksual. Laksana daun berjatuhan di musim gugur, satu per satu aktor papan atas itu terjatuh dihempas gerakan #MeToo.

Kim Tae Hoon, Jo Min Ki, Choi Il Hwa, Jo Jae Hyun, Oh Dal Su, Choi Yong Min, dan Han Myung Goo terpaksa harus mengakui perbuatan cabulnya setelah tulisan yang menceritakan pelecehan yang mereka lakukan banyak beredar di media sosial.

Dilansir dari soompi.com, hanya Oh Dal Su yang awalnya mengelak dan menyatakan tidak mengingat kejadian yang dituduhkan padanya. Setelah aktris senior Uhm Ji Young angkat bicara bahwa dia termasuk salah satu korbannya, akhirnya Oh Dal Su mengakui perbuatan bejatnya.

Selain sebagai aktor senior, 6 diantaranya merupakan akademisi pendidikan tinggi

Man in Black and White Polo Shirt Beside Writing Board
Foto : Pexels.com

Tingkat pendidikan yang tinggi ternyata tidak menjamin moral seseorang menjadi baik. Selain berprofesi sebagai aktor, 6 diantaranya merupakan dosen pengajar di Universitas ternama di Korea Selatan yang sudah bergelar Profesor.

Kim Tae Hoon dan Choi Il Hwa merupakan dosen di Universitas Sejong, bahkan Choi Il Hwa merupakan anggota dewan Korean Actors Assosiation. Jo Min Ki mengajar di Universitas Cheongju, Jo Jae Hyun mengajar di Universitas KyungSung, Choi Yong Min dosen di Universitas Myongji, dan Han Myung Goo di Universitas Far East.

Mengejutkan sekali fakta yang terkuak dalam industri hiburan belakangan ini kan, Guys? Kita memang tidak bisa mengeneralisasi yang berkecimpung dalam industri tersebut semuanya bejat. Masih banyak orang yang baik dan bermoral bahkan dengan suara lantang mendukung gerakan tersebut. Yang salah adalah pribadinya bukan profesinya, hanya saja karena mereka adalah publik figur yang seharusnya memberi contoh baik, maka tak pelak menimbulkan kontroversi.

Wah … menyedihkan ya, Guys? Ternyata masih banyak ketidakadilan yang terjadi di muka bumi ini. Bahkan mungkin masih banyak perempuan di luar sana yang tetap bungkam tak mampu menceritakan pelecehan dan kekerasan yang dialaminya. Lebih pahit lagi bila cerita tragis tersebut terkunci dalam kondisi jiwa yang depresi dan trauma berkepanjangan.

Saat yang tepat di Hari Perempuan Internasional ini untuk memberikan dukungan dan kekuatan kepada mereka yang pernah mengalami pelecehan seksual. Ayo perempuan semua, kita berpegang tangan dan bersatu memperbaiki tatanan yang tak berpihak pada keadilan. #MeToo #WithYou. Semoga selalu tangguh wahai perempuan ….