Bersyukurlah kita masih bisa makan dengan enak disini, beli ini beli  itu sesuka hati. Cobalah lihat saudara-saudara kita di Afrika sana, mencoba untuk melawan kelaparan demi bertahan untuk hidup.

Wilayah yang berada di tanduk Afrika itu telah dilanda kekeringan yang dahsyat. Negara yang memiliki dampak paling parah dirasakan oleh Somalia. Bayangkan saja, ada 110 orang yang mati kelaparan dalam kurun waktu 48 jam di wilayah tersebut dan sekitar 50 ribu anak berada di ambang kematian.

Sekitar 50 persen dari populasi warga Somalia menderita kekurangan makanan akibat kekeringan dan peperangan dengan militan al-Shabaab. Sekitar 363 ribu anak-anak menderita kekurangan gizi akut.

kelaparan di somalia
Potret anak malnutrisi di Somalia (Foto : aljazeera.com)

Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Farmajo menyatakan bahwa kelaparan ini merupakan bencana nasional seminggu setelah pelantikannya. Saat ini, sepertiga dari 10,5 juta penduduk Somalia terancam mengalami malnutrisi karena tidak adanya pasokan pangan. Bencana ini diakibatkan oleh kekeringan yang melanda Somalia sejak tahun 2010.

Pilihan Editor

Bencana kelaparan ini merupakan bencana kelaparan kedua dalam enam tahun terakhir. Dimana sebelumnya pada 2011, Somalia juga dilanda bencana serupa yang mengakibatkan 260 ribu orang tewas.

Akibat kelaparan parah yang melanda Jubbaland di Somalia selatan telah menyebabkan ratusan keluarga pindah ke tenda-tenda pengungsian yang didirikan disekitar sumber air dan makanan demi bertahan hidup. Satu tenda dihuni oleh seluruh anggota keluarga yang jumlahnya mencapai 9 orang. Mereka sering kali berkumpul bersama-sama menunggu bantuan datang. Saat bantuan datang, biasanya warga Somalia yang mengungsi antri untuk mendapatkan air dan makanan.

kelaparan di somalia
Ratusan keluarga pindah ke tenda-tenda pengungsian (Foto : aljazeera.com)

Dari sisi lain, selain dilanda kekeringan, Negara Somalia tepatnya di Mogadishu juga terjadi sebuah pemberontakkan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan pusat di wilayah tersebut, aksi ini dikuasai oleh para militan al-Shabaab yang didukung negara-negara Barat.

Kepala PBB mengatakan bahwa negara-negara kaya yang ada di dunia harus membantu banyak untuk menghentikan Somalia tenggelam dalam bencana kelaparan. Ia juga memperingatkan, aksi terorisme akan terus meningkat jika tidak ada bantuan dari pihak terkait.

Bencana yang melanda Somalia semestinya bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat dunia sebagai bagian dari sosial-kemanusiaan. Jangan sampai ada lagi korban meninggal akibat kelaparan sementara kita malah membuang-buang makanan. Organisasi-organisasi profit dari negara-negara seluruh dunia telah berusaha membantu mereka, namun karena bencana ini terlalu besar, masih banyak korban yang berjatuhan akibat kelaparan.

Bagi Anda yang ingin membantu saudara-saudara kita yang ada di Somalia, bisa salurkan donasi Anda melalui :
-BNI/BNI SYARIAH 66 00000 120
-Bank Syariah Mandiri 777 778 9777
-Bank mandiri 128 000 4793136
-Atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT)
Official website act.id