Hai, Takaiters!

Tanggal 24 Juli hingga 9 Agustus 2020, Jepang menjadi tuan rumah pada ajang olahraga empat tahunan yaitu olimpiade. 206 negara dan 11 ribuan atlet berpartisipasi di ajang tersebut. Pada tahun 1964 dan 1998, Jepang pernah menjadi tuan rumah. Olimpiade kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Tentunya persiapannya sudah dilakukan karena tinggal 2 tahun lagi. Untuk menghadapi pesta olahraga tersebut, Jepang menyiapkan beberapa fasilitas struktur maupun infrastruktur.

Peserta Olimpiade dari berbagai negara yang pasti memiliki adat istiadat, kebudayaan termasuk keyakinan yang dianut. Bagi umat beragama Islam memerlukan Masjid untuk menjalankan ibadah saat Olimpiade tersebut berlangsung.

Sebenarnya Jepang menyediakan ruang-ruang salat, di wisma-wisma atlet. Namun ruang salat tak tersedia di stadion atau di tempat lain yang digunakan untuk bertanding.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka komite perencanaan proyek masjid bergerak mengembangkan masjid portabel. Pelaksanan proyek tersebut dikelola oleh Yasu Project Co.Ltd. Pengembangan masjid mobil ini sudah dilaksanakan selama empat tahun terakhir.

Fasilitas infrastruktur itu untuk acara olahraga dunia termasuk pada acara Asian Games di Indonesia. Jadi, masjid mobil ini akan menjadi bagian dari acara olahraga akbar tersebut.

Pilihan Editor



Selain itu, di Jepang tahun depan akan ada Rugby World Cup dan pada tahun 2020, Olimpiade serta Paralympic. Tentunya fasilitas masjid mobil tersebut akan ikut ambil bagian, ya, Guys.

Masjid mobil ini berasal dari truk bisnis yang sudah ada dengan berat 25 ton. Truk tersebut dimodifikasi, membangun ruangan menjadi lebih luas. Kedua sisi kontainernya dengan menggunakan mesin maka secara otomatis jadi melebar.

Ruangan masjid portable bisa menampung 48 sampai 50 jamaah untuk melaksanakan ibadah pada waktu yang sama. Masjid mobil bernilai 100 juta Yen atau sekitar 13 miliar jika dalam rupiah, dikembangkan bersama mahasiswa muslim di Jepang.

Fasilitas yang disediakan tempat untuk berwudhu terletak di luar. Dengan dipasangnya alat penyejuk ruangan maka jamaah akan merasa nyaman dan sejuk berada di dalam masjid tersebut. Karpet dan arah kompas, disediakan juga. Kompas digunakan sebagai alat untuk menunjukkan kiblat yaitu arah Kabah ke Mekah.

Peresmian masjid mobil akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli di Nagoya, Sponsor proyek masjid bergerak, Kantor PM Jepang, Kantor Kabinet Kantor Promosi Strategi Kekayaan Intelektual.

Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games rencananya akan menggunakan masjid mobil ini. Jika hal itu terlaksana berarti Indonesia menjadi negara pertama yang menggunakannya.

Masjid mobil ini bisa menjadi solusi untuk kekurangan tempat ibadah bagi kaum muslim. Dengan demikian kaum muslim akan menjadi tenang dan nyaman ketika beribadah.

Takaiters, kita doakan mudah-mudahan di ajang Asian Games 2018, Indonesia sudah bisa memanfaatkan masjid mobil ini.