Siapa yang tidak doyan durian? Kebanyakan masyarakat Indonesia tidak bisa menolak pesona si raja buah ini. Daging buah yang legit ini memang mengundang siapa pun untuk menyantapnya tanpa sisa.

Umumnya, durian diolah sebagai penganan manis. Takaiters dapat menemukan aneka hidangan penutup yang terbuat dari durian. Pancake, es, dodol, hingga nastar pun disusupi oleh durian. Hasilnya? Tentu saja enak dan membuat orang ketagihan.

Ingin mencoba sensasi baru dari olahan durian yang tidak biasa? Mampirlah ke Bengkulu, karena Takaiters akan menemukan “keajaiban” dari buah durian. Dijamin tidak biasa dan bikin penasaran. Makanan tersebut bernama Gulai Tempoyak.

Durian tetap menjadi bintang utama dari hidangan ini, hanya saja tidak bersanding dengan bahan makanan yang manis. Buah durian yang telah masak dipisahkan dari bijinya. Dengan bantuan garam dan cabai yang mempercepat proses fermentasi, durian siap diolah menjadi gulai Tempoyak.

Pilihan Editor



Adonan durian yang telah difermentasi disimpan dalam wadah yang tertutup rapat selama 3 hingga 5 hari. Estimasi waktu tersebut membuat cita rasa durian menjadi manis sekaligus asam, sehingga cocok diolah sebagai sambal. Untuk menyempurnakan cita rasa tempoyak, durian dapat dihidangkan bersama dengan ikan patin, ikan gabus, ataupun ikan mas.

Ternyata ada sebuah syarat sederhana namun vital untuk membuat hidangan gulai Tempoyak yang nikmat. Rahasianya terletak pada pemilihan durian. Durian lokal dipercaya dapat menghasilkan gulai tempoyak yang menggugah selera. Sebaliknya, durian monthong tidak direkomendasikan sebagai bahan utama pembuatan Tempoyak. Pertimbangannya adalah banyaknya kandungan gas yang ada dalam buah durian monthong.

Konon kabarnya, gulai Tempoyak menjadi hidangan wajib bagi para raja-raja di Sumatera maupun di wilayah Malaysia. Para pecinta durian dijamin tidak akan merasa mabuk setelah mengonsumsi gulai Tempoyak. Karena kepopulerannya, Tempoyak dapat ditemukan di sejumlah provinsi di Sumatera. Tidak hanya Bengkulu, Tempoyak juga menjadi hidangan wajib coba di Palembang dan Jambi.

Jika Takiters hendak berkunjung ke Bengkulu, jangan lupa menyantap gulai tempoyak nan lezat disertai nasi panas yang mengepul. Dijamin akan ketagihan dan sulit lupa pada cita rasa yang ajaib dan unik. Selamat mencoba!