Sepuluh tahun yang lalu, mungkin akan sulit menemukan kata kunci “flying fox Gedangsari” di mesin pencari canggih Goole. Teknologi internet yang masih tebatas, ditambah dengan belum tingginya kesadaran masyarakat akan potensi kekayaan alam Gunung Kidul, nampaknya sukses menyembunyikan kecantikan alam yang begitu banyak.

Ya, kabupaten terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini ternyata menyimpan ratusan tempat tujuan wisata eksotis yang nggak kalah indah dari Bali lho, guys! Nggak percaya? Coba saja search kata kunci “flying fox Gedangsari” maka akan tersedia ratusan link website yang mengarah pada beragam ulasan tentang wahana teranyar, yang menggenjot adrenalin ini.

Flying Fox Gedangsari
Foto : bonvoyagejogja.com

Wahana yang terletak di kawasan Ekowisata Green Village, di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul ini baru selesai dibangun Januari 2017, dan dikukuhkan sebagai flying fox terpanjang se-Asia Tenggara. Panjang keseluruhannya mencapai lebih dari enam ratus meter, lho. Uwoow …! Berita baiknya, untuk memasuki kawasan ekowisata ini, kamu nggak harus membayar tiket alias gratis. Sebagai imbalannya, kamu hanya harus membayar tarif parkir yang sangat bersahabat. Untuk motor dikenakan tarif Rp. 2.000,00 sedangkan mobil Rp. 5.000,00.

Pilihan Editor

Karena wahana flying fox ini terletak di puncak Green Village, maka kamu harus melalui jalan menanjak untuk sampai ke atas. Tapi nggak perlu cemas, guys, sepanjang perjalanan mata kamu akan dimanjakan oleh view indah berwarna hijau yang sangat menyejukkan mata. Sampai di atas, pemandangan kota Yogya tampak sangat indah dan eksotis. Kalau capek, kamu juga bisa beristirahat di gazebo yang disediakan. Sekalian ber-selfie ria juga boleh kok.

Flying Fox Gedangsari
Foto : bundagawul.wordpress.com

Nah, untuk kamu yang punya cukup nyali, kamu bisa menaiki flying fox yang sudah menanti. Kamu akan meluncur di atas tali khusus yang didatangkan dari Inggris, dan melayang dengan kecepatan hingga 80km/jam. Kebayang kan, gimana nervousnya jantung pas di ketinggian sana.

Untuk segi keamanannya, kamu nggak perlu khawatir, guys. Pihak pengelola kawasan ekowisata Green Village telah memperlengkapi wahana ini dengan standard keamanan bertaraf internasional. Talinya saja didatangkan secara khusus dari Inggris dan kabarnya sangat kuat untuk menahan beban hingga ratusan kilogram. Teknologi yang dipakai, diadopsi dari beberapa negara Eropa, antara lain Perancis. Selain itu, pihak pengelola juga memasang penangkal petir di beberapa titik, untuk mengantisipasi cuaca buruk yang mungkin ada.

Sebelum naik, setiap peserta akan dicek kondisi fisik dan riwayat kesehatannya. Mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung, tidak diperbolehkan untuk menaiki wahana ini. Jadi, cukup aman ya guys. Kalau kamu penasaran dengan wahana wisata alam yang menantang ini, coba deh booking jadwal kamu saat liburan nanti.