Holla, Takaiters!

Seperti yang kita tahu bersama, membangun sebuah bisnis itu bukanlah hal mudah. Sebelum para founder startup Indonesia ini sukses dan dikenal oleh masyarakat luas, tentu mereka harus merasakan jatuh bangun serta pahit getirnya perjalanan selama mendirikan bisnis.

Mustahil mereka tiba-tiba berada pada posisi sekarang dengan cara yang mudah. Tetapi, meski jalan yang ditempuh tidaklah semulus tepung, bahkan sempat kehabisan modal dan melewati berbagai aral, tetapi fokus pada hasil dan kerja keras mereka patut diacungi jempol, lho.

Saat ini, bisnis startup memang semakin menjamur. Mulai dari perhotelan, media hingga beragam platform lainnya yang rupanya merupakan hasil dari pemikiran para tokoh inspiratif Indonesia, lho, Guys.

Daripada kamu penasaran, kita bahas perjalanan mereka satu-persatu, ya!

Gibran Huzaifah Amsi El Farizy – Founder eFishery

Foto: agsum.jp

Salah satu founder startup yang selalu mengawali harinya dengan minum kopi ini rupanya mengalami banyak sekali kisah menyedihkan sebelum akhirnya berhasil membangun bisnisnya. Gibran mengaku sudah bertekad berhenti meminta uang saku kepada orang tua sejak menjadi mahasiswa tingkat dua. Karena alasan inilah, dia pun harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sebelumnya, mahasiswa lulusan Institut Teknologi Bandung ini sudah mencoba berbagai macam bisnis, mulai dari beternak cacing, beternak lele hingga makelar sayur. Sayangnya, hampir semua usahanya gagal, dia pun sempat diusir dari kontrakan, ditinggal kabur para pegawai bahkan rugi hingga puluhan juta. Duh, menyedihkan banget, ya, Guys?

Tapi, dari pengalaman beternak lele itulah, Gibran melihat peluang besar. Bukan hanya untuk keberhasilan bisnis pribadinya tetapi juga punya manfaat bagi para peternak ikan.

EFishery yang ditemukan oleh Gibran merupakan alat pemberi pakan otomatis untuk semua jenis ikan dan udang. Alat ini benar-benar membantu para peternak ikan karena fungsinya memberikan makan secara terjadwal serta sesuai dengan dosis yang tepat. Selain itu, alat ini juga bisa mencatat setiap pemberian pakan dan ajaibnya catatan ini bisa diakses dengan mudah melalui gadget yang kamu miliki, Guys. Asyik banget kan?

“Saya takut mengejar sesuatu yang salah. Seperti mengejar kekayaan padahal tujuan saya mendirikan bisnis adalah menebar manfaat bagi orang banyak. Kehilangan visi dan jati diri adalah hal yang lebih menakutkan daripada gagal dan rugi.” – Gibran Huzaifah

Iman Usman dan Adamas Belva Devara – Founder Ruangguru.com

tokoh inspirasi startup Indonesia
Foto: 2.bp.blogspot.com

Tokoh inspiratif berikutnya adalah Iman Usman dan Adamas Belva Devara. Keduanya berhasil mengembangkan Ruangguru sebagai salah satu wadah untuk mencari guru privat. Mereka sadar betul, ada 60 juta anak-anak serta remaja yang masih bersekolah dan butuh sekali bimbingan belajar. Merasa tergerak, keduanya pun mendirikan Ruangguru sebagai salah satu bimbel digital yang bukan hanya menyediakan guru privat tetapi juga bisa diakses oleh mereka yang membutuhkan. Di sini, para murid bisa mengakses langsung konten serta video pembelajaran dan mengerjakan soal-soal secara mandiri. Duh, keren banget kan?

Hebatnya lagi, pada 12 April 2017 silam, mereka mendapatkan kehormatan karena berhasil masuk dalam ’30 under 30’ majalah Forbes Asia. Menurut majalah Forbes, apa yang Iman dan Adamas lakukan telah membawa banyak perubahan positif bagi masyarakat. Saat ini, Ruangguru sudah memiliki 1.600.000 lebih pengguna serta 300 ribu orang dalam komunitasnya.

Sungguh sangat menginspirasi, ya?

Pilihan Editor



Achmad Zaky – Founder dan CEO Bukalapak.com

tokoh inspirasi startup Indonesia
Foto: pebisnismuda.net

Seperti banyak kisah pebisnis lainnya, Achmad Zaky yang merupakan lulusan ITB ini pun sempat gagal dalam merintis sebuah usaha. Sebelum mendirikan Bukalapak.com, Zaky sempat menjalankan bisnis mi yang rupanya harus kandas di tengah jalan. Meski awalnya Zaky selalu mengidamkan pekerjaan mapan dan gaji besar, tetapi setelah ditolak oleh 3 perusahaan konsultan internasional, dia pun punya inisiatif membangun usahanya sendiri.

Setelah setahun menganggur, pria kelahiran Sragen ini pun akhirnya membangun Bukalapak.com bersama seorang temannya. Ide menarik ini didasari banyaknya aktivitas warga dunia maya yang menghabiskan waktu bermain sosial media. Dan kesalnya, semua itu benar-benar tidak ada manfaatnya.

Dibuat sejak akhir 2009, rupanya sambutan masyarakat sangatlah baik. Hingga awal 2010, Bukalapak.com sudah memiliki 10.000 pelaku UMKM yang bergabung dengannya. Duh, keren banget, ya?

Usahanya pun meroket tajam, para investor Jepang datang menawarkan modal hingga mengajarinya cara sukses mengelola bisnis e-commerce secara profesional. Dalam sehari, ada 1 juta pengunjung di situsnya dengan nilai perputaran uang mencapai Rp 4-5 miliar per hari. Angka yang sangat fantastis dan Zaky pun sangat bahagia karena bisnisnya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat luas. Saat ini, Bukalapak.com menjadi salah satu situs web marketplace terbesar di Indonesia, lho, Guys. Kurang keren apa coba?

Kisah Zaky benar-benar patut dijadikan inspirasi, seperti kebanyakan pelaku bisnis lainnya, pantang menyerah dan menjadikan masalah sebagai peluang adalah harta karun yang rupanya tidak bisa ditemukan oleh semua orang.

“Karena jika Anda bertambah tua dan sudah menikah serta memiliki anak, Anda cenderung  memiliki lebih banyak pertimbangan dan lebih konservatif. […] jika saya harus membangun startup saya sekarang dengan modal nol, saya mungkin tidak mau mengambil risiko karena saya memiliki istri dan seorang anak perempuan.” – Achmad Zaky

Tyovan Ari Widagdo – Founder Bahaso.com

tokoh inspirasi startup Indonesia
Foto: beritagar

Pria yang berusia di bawah 30 tahun ini membuat platform bahaso.com untuk belajar bahasa Inggris secara online. Rupanya, mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini telah terjun ke dunia entrepreneur IT sejak masih SMA, lho, Guys.

Hobi bermain game sejak kecil rupanya membuatnya penasaran banget dengan cara membuat software game yang sering dimainkannya. Saat duduk di bangku SMP, dia pun belajar IT secara otodidak. Duh, saat SMP kita ngapain, ya, Guys? Jadi, malu mengingatnya, ya. Sedangkan Tyovan sudah punya keinginan luar biasa mempelajari IT. Benar-benar inspiratif banget!

Pria kelahiran Wonosobo ini pun sempat terkenal karena telah menciptakan portal ewonosobo.com.  Dan inilah awal mula Tyovan dikenal sebagai ahli IT dan mulai mendapatkan pendapatan dari kerja kerasnya.

Menariknya lagi, rupanya Tyovan telah berhasil membuat aplikasi mobile Vemobo yang dipakai oleh presiden Indonesia untuk melacak sistem infrastruktur. Keren, ya!

Bagi Tyovan, pengusaha muda yang tujuannya hanya mementingkan profit tentu tidak akan pernah puas dengan hasilnya. Sedangkan jika mereka menjalani usaha dengan niat membantu dan memberikan manfaat kepada banyak orang, tentu mereka pun akan lebih nyaman menjalani bisnisnya.

Itulah kisah inspiratif dari mereka yang telah sukses bahkan mendominasi dunia startup Indonesia. Mereka sukses bukan dengan cara asal-asalan dan mudah berpuas diri, tetapi keberhasilan mereka merupakan buah dari kerja kerasnya selama ini. Ingat, usaha tidak membohongi hasil, ya, Guys. Jadi, mulai sekarang cobalah mancari passion kamu di bidang apa dan perjuangkan hingga bisnis kamu secerah para startup ini, ya. Semangat terus, ya, Guys!