Halo, Takaiters!

Helatan Asian Games 2018 gegap gempita saat opening ceremony digelar. Berbagai respon positif mengalir dari seluruh negri menyaksikan kemeriahan acara itu. Mulai dari konsep acara, dekorasi, koreografi, sampai musik yang disajikan, seluruhnya mengundang decak kagum. Acara pembukaan ini menjadi viral di berbagai sosial media. Videonya di-reshare ratusan kali.

Salah satu yang menjadi primadona dalam opening ceremony yang berlangsung Sabtu (18/8) lalu adalah tari asal Aceh. Namun banyak yang salah menyebut tari Saman pada tarian unik itu. Apa kamu salah satunya, Guys? Gerakan luar biasa kompak yang ditampilkan 1600 orang ini sebenarnya adalah tari Ratoh Jaroe. Tari Saman berbeda dengan tari Ratoh Jaroe, lho.

Perbedaan gender penari Saman dan Ratoh Jaroe

Gambar terkait
Foto: kumparan.com

Tari Saman ditampilkan oleh pria berjumlah ganjil dengan diiringi syair berbahasa Gayo. Sedangkan Ratoh Jaroe ditarikan oleh wanita berjumlah genap dengan syair lagu bahasa Aceh. Meski keduanya berasal dari tanah Serambi Mekah, Saman dan Ratoh Jaroe jelas berbeda dalam penyajiannya.

Posisi pengendali tarian dan iringan musik juga jelas berbeda

Hasil gambar untuk tari Ratoh Jaroe

Demikian pula dengan posisi pemimpin penari, tari Saman dikendalikan oleh penari yang berada di tengah formasi, sedangkan penari Ratoh Jaroe dipimpin oleh penyair di luar formasi. Jika ada musik yang mengiringi tarian, maka dipastikan itu adalah tari Ratoh Jaroe. Tidak ada iringan musik selama tari Saman berlangsung.

Pilihan Editor




Asal mula tari Ratoh Jaroe untuk membangkitkan semangat warga Aceh

Hasil gambar untuk tari Ratoh Jaroe
Foto: Seputar Aceh

Ada beberapa gerakan dalam tari Ratoh Jaroe yang mirip dengan tari Saman, karena tari Ratoh Jaroe memang tari kreasi yang menggabungkan gerakan beberapa tarian tradisional asal Aceh. Tarian ini dibuat untuk mengembalikan semangat warga Aceh pasca tsunami tahun 2004. Beberapa gerakan tarian yang ada dalam Ratoh Jaroe berasal dari tari Saman, Ratoh Bantai, Ratoh Doek, Ratep Meuseukat, dan Likoek Puloe. Tari Ratoh Jaroe dibentuk tahun 2008 silam.

Pakaian yang dikenakan penari Saman dan Ratoh Jaroe

Gambar terkait
Foto: brilio.net

Penari Saman memakai pakaian adat tradisional asal Gayo. Pakaian berwarna dasar hitam yang dipadukan dengan motif-motif warna merah, kuning dan hijau. Penari juga menggunakan hiasan kepala dengan daun. Sedangkan penari Ratoh Jaroe mengenakan baju polos dilengkapi songket Aceh dan ikat kepala.

Salah kaprah dalam penyebutan nama tarian ini tidak hanya terjadi pada masyarakat lokal saja, tapi juga turis mancanegara. Tapi, sekarang sudah paham, kan, Guys. Jangan sebut tarian primadona di acara pembukaan Asian Games itu tari Saman, tapi Ratoh Jaroe!