Holla Takaiters,

Siapa yang tidak kenal yogurt? Rasanya yang asam namun tetap digemari ini adalah produk susu yang melalui proses fermentasi bakteri laktat, Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.

Banyak yang menganggap yogurt baik untuk kesehatan terutama menjaga asam lambung, mengatasi sembelit, dan membuat langsing. Tapi hal ini dibantah oleh Prof. Dr. Hiromi Sinya melalui bukunya The Miracle of Enzyme.

Prof. Dr. Hiromi Sinya pun membeberkan 4 mitos dan fakta tentang yogurt.  Mau tahu seperti apa? Berikut ulasannya,

Lactobacillus dari yoghurt membuat kondisi pencernaan membaik

Banyak yang menganggap Laktobacillus dari yoghurt dapat membuat kondisi pencernaan membaik. Faktanya, Di dalam usus telah bermukim bakteri Lactobacillus, tapi tubuh manusia memiliki suatu sistem pertahanan yang akan melawan dan menghancurkan bakteri jika mereka bukan bakteri yang bermukim di usus.

Lactobacillus berhasil Mencapai Usus

Lactobacillus berhasil mencapai usus. Faktanya, meskipun bakteri dari yoghurt berhasil mencapai usus,tapi mereka tidak bisa bekerja sama dengan bakteri yang ada di usus. Bakteri dari yoghurt mengakibatkan usus tidak dapat bekerja dengan baik dan mengacaukan flora usus.

Pilihan Editor



Yoghurt efektif mengatasi sembelit

Faktanya setelah mengonsumsi yoghurt, sesungguhnya telah terjadi diare ringan yang dianggap menyembuhkan sembelit. Sebenarnya yoghurt mengandung laktosa yang harus diuraikan oleh lactase dalam tubuh, sedangkan dalam tubuh orang dewasa enzim lactase telah bekurang. Sehingga saat minum yoghurt laktosa tidak dapat dicerna dengan baik karena kurangnya enzim lactase dan menyebabkan diare ringan.

Minum yoghurt setiap hari dapat memperbaiki usus

Faktanya, kondisi usus akan semakin memburuk, ditandai dengan bau kotoran dan gas yang semakin tajam. Hal ini terjadi karena racun sedang diproduksi di usus besar.

Berdasarkan mitos dan fakta tentang yoghurt tersebut, Prof. Dr. Hiromi Sinya menyarankan agar kamu tidak hanya menerima infomasi yang diberikan seseorang namun juga memastikan kebenarannya.

Bagaimana Takaiters? Masih suka konsumsi yoghurt nggak?