Takaiters pastinya telah mengenal atau paling tidak mendengar tentang tari Saman, bukan? Tarian ini berasal dari Gayo, sebuah kabupaten di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sejak tahun 2011 lalu, tari Saman masuk dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia oleh UNESCO.

Meski sudah sangat terkenal, nyatanya masih banyak loh, informasi yang belum diketahui masyarakat tentang tarian yang begitu melegenda ini. Mau tahu? Simak ulasan berikut yuk!

1. Hanya boleh dimainkan oleh pria

tari saman
Foto : momotrip.com

Berbeda dengan beberapa tari lainnya, tari Saman hanya boleh dimainkan oleh para penari laki-laki yang masih muda. Hal ini sudah ada sejak dahulu. Mereka akan bernyanyi, bertepuk tangan, menepuk dada dan pangkal paha mengikuti irama tertentu, disertai empasan badan ke segala arah. Dibutuhkan konsentrasi dan stamina yang tinggi untuk memainkan tarian ini.

Pilihan Editor

2. Berasal dari Gayo Lues

tari saman
Foto : loveaceh.com

Selama ini, banyak orang yang mengira tari Saman berasal dari Aceh. Pendapat ini tak salah, Guys, tapi juga tak sepenuhnya benar. Menurut Gubernur NAD, Irwandi Yusuf, tari Saman ini secara khusus berasal dari Gayo Lues, bukan warga Aceh secara keseluruhan.

3. Sering disamakan dengan tari Ratoeh Duek

tari saman
Foto : hipwee.com

Tari Saman dan Ratoeh Duek memang memiliki sejumlah persamaan. Karena itulah, banyak orang yang salah sangka dan mengira bahwa keduanya adalah tarian yang sama. Perbedaannya terletak pada penari dan bahasa yang dipakai. Jika tari Saman hanya boleh dimainkan oleh penari pria, maka Ratoeh Duek sebaliknya, ditarikan oleh para wanita. Bahasa yang dipakai dalam tari Saman adalah bahasa Gayo, sedangkan pada tari Ratoeh Duek dipakai bahasa Aceh.

4. Memecahkan rekor MURI dengan jumlah penari terbanyak

tari saman
Foto : lampungpro.id

Tanggal 14 Agustus 2017 lalu, MURI mencatat rekor baru tentang tari Saman ini. Jika tahun 2010 tercatat ada 5.054 penari yang memainkan tari Saman secara serempak, maka tahun ini jumlahnya naik dua kali lipat lebih, yaitu 12.272 orang. Jumlah ini melebihi rencana awal yakni hanya 10.001 orang saja.

Gimana, keren kan Indonesia?