Hi, Takaiter!

Apakah kamu pecinta kuliner Indonesia? Yap, kuliner bukan hanya untuk mengisi perut kosong, kan, Guys? tetapi ada cerita dari proses pembuatan hingga tercipta cita rasa dan menjadi kuliner khas suatu daerah hingga dapat menambah wawasan untuk penikmat kuliner.

Kali ini Takaitu akan membahas kuliner khas dari daerah Buton. Buton adalah pulau yang terletak di Tenggara Sulawesi dengan kota yang terkenal sebagai penghasil aspal. Memiliki jenis tanah mediteranian dan berbatu, menyebabkan hanya tanaman singkong dan jagung yang dapat tumbuh di sini. Akan tetapi walaupun tidak kaya akan jenis tanaman, pulau Buton kaya akan jenis-jenis ikan yang melimpah di perairan panjang sekitar pulau Buton.

1. Parende Ikan

Foto: lebaranoo.blogspot.com

kuliner olahan ikan yang satu ini adalah sup ikan bumbu kuning. Tidak ada ikan jenis khusus yang digunakan sebagai bahan masakan berkuah ini, semua jenis ikan bisa digunakan. Ikan kakap merah, ikan kembung, dan ikan tongkol adalah jenis ikan yang umum digunakan untuk membuat parende ikan yang sedap.

Bumbu untuk parende ikan adalah bawang merah, bawang putih, cabe, tomat, sereh, kunyit hidup, kunyit bubuk, garam kasar, dan belimbing wuluh atau jeruk nipis. Semua bumbu diiris kasar dan ditumis dengan minyak. Setelah tercium wangi dari bumbu yang di tumis, masukan air secukupnya diikuti oleh ikan. Setelah air mendidih masukan perasan jeruk nipis atau belimbing wuluh, tambahkan garam secukupnya, parende ikan ala Pulau Buton pun siap untuk disantap selagi panas. Kebayang lezatnya ‘kan, Guys! Parende ikan ini biasanya disantap dengan nasi hangat atau kasuami.

2. Kasuami

Foto: travel.kompas.com

Makanan unik khas Buton, Wakatobi, dan Muna, berbentuk kerucut seperti tumpeng kecil, merupakan makanan olahan pengganti nasi yang berasal dari singkong atau ubi kayu. Setelah diparut, kemudian saring dengan kain bersih hingga sari pati singkong keluar, diamkan satu sampai tiga jam hingga benar-benar kering. Selanjutnya tepung dimasukkan ke dalam cetakan kecil berbentuk kerucut, dan dikukus  hingga matang. Kasuami banyak di jual di pasar-pasar tradisional di pulau Buton dan cocok banget di makan dengan Parende atau ikan bakar, bikin kamu pasti ketagihan!

3. Kambewe

Foto: lampung.tribunnews.com

Makanan yang hanya ada jika musim jagung tiba. Uniknya, kambewe ini di bungkus dengan kulit jagung. Cara membuat kambewe sangat mudah. Kamu hanya memerlukan tiga bahan saja, yaitu jagung muda, gula merah, dan kelapa parut. Setelah jagung di kupas dari kulitnya, cuci bersih, lalu parut jagung untuk mendapatkan tekstur yang halus. Campurkan tiga bahan tersebut, lalu masukan ke dalam kulit jagung, dan kukus adonan hingga matang.

4. Tuli-Tuli

Foto: travel.kompas.com

Gorengan khas Buton berbentuk seperti angka delapan. Disajikan selagi hangat dengan cocolan sambal, terasa lebih yummy, Guys! Bahan dasarnya sama dengan kasuami, parutan singkong yang sudah kering, diberi bumbu dan sedikit air, lalu adonan tuli-tuli dibentuk dan di goreng hingga matang.

Nah, gimana Takaiters, bikin ngiler bukan kuliner khas dari Buton ini? Rasa unik dari keempat kuliner ini tidak akan kamu temukan di daerah lain. Jadi, jika kamu berkunjung ke Buton, jangan lupa untuk mencoba hidangan ini.