Holla, Takaiters!

Bulan Ramadan telah datang. Semua umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta perkara yang membatalkan puasa lainnya sejak mulai terbitnya fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.

Di Indonesia, kita melaksanakan puasa selama kurun waktu antara 13 – 14 jam. Tapi di beberapa negara belahan bumi lainnya, ada yang menjalankan puasa dengan waktu yang panjang ada juga yang pendek. Mau tahu negara apakah itu? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Negara dengan waktu puasa terlama di dunia

Waktu Puasa Terlama Dan Terpendek Di Dunia
Foto : aquila-style.com

Negara dengan waktu puasa terlama adalah negara Islandia, dengan waktu siangnnya selama 21 jam. Kebayang nggak tuh? Mereka hanya memiliki waktu sekitar 3 jam untuk buka puasa, salat tarawih dan sahur. Mungkin orang sana akan lebih mudah melakukan program diet, ya, karena makannya cuma sekali, tapi makannya jangan pakai balas dendam, ya, hehe.

Pilihan Editor



Penduduk di sana sudah terbiasa dengan waktu puasa yang cukup panjang itu. Tetap,i ada juga yang mengacu kepada waktu di Mekkah, walaupun di Islandia matahari belum turun tapi bila di Mekkah sudah adan magrib, mereka ikut berbuka. Dan hal ini berdasarkan keputusan dari ulama–ulama di sana, untuk meringankan ibadah puasa mereka, karena agama Islam tidak akan menyulitkan hambanya.

Negara dengan waktu puasa terpendek di dunia

Waktu Puasa Terlama Dan Terpendek Di Dunia
Foto : republika.co.id

Muslim di negara Chile, dari segi waktu sepertinya tidak akan terlalu berat dalam melaksanakan puasa, karena penduduk di sana menjalankan ibadah puasa sekitar 10 jam saja. Chile termasuk negara di bagian selatan bumi. Muslim di negara ini akan berpuasa mulai 06.34 waktu setempat dan berbuka pada pukul 16.41 waktu setempat. Walaupun waktunya singkat, namun cuaca dingin yang terjadi di sana sepertinya akan memberatkan dan menguji kesiapan umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Negara dengan 3 waktu berbeda untuk berbuka puasa

Waktu Puasa Terlama Dan Terpendek Di Dunia
Foto : worldfortravel.com

Biasanya kita berbuka puasa dengan ditandai oleh azan magrib. Bagaimana bila azannya 3 kali, mana yang akan kita ikuti? Seperti yang terjadi di Dubai. Gedung tertinggi di dunia kepunyaan negara Dubai ini diberi nama Burj Khalifa memiliki jumlah lantai sebanyak 160 lantai ini atau setara dengan tujuh kali tinggi monas. Dengan tinggi 828 meter, Gedung ini dibagi menjadi 3 waktu berbeda untuk berbuka puasa.

Hal ini dikarenakan penghuni yang tinggal di lantai tertinggi masih dapat melihat matahari sedangkan di bagian bawah sudah melihat matahari terbenam. Fatwa ulama di Dubai mengatakan hal ini dikhususkan hanya untuk umat muslim penghuni Burj Khalifa saja, sedangkan di Dubai sendiri hanya satu kali azan maghrib.

Pembagian ini di mulai dari lantai 1–80 akan mengikuti azan di TV Dubai atau sama dengan warga lain yang tinggal di Dubai. Untuk lantai 80–150 berbuka 2 menit setelahnya. Sedangkan di lantai 150 ke atas akan menunggu 3 menit dari waktu kedua atau 5 menit dari waktu berbuka penghuni di bagian bawah. Beda sedikit, sih, karena harus menunggu sampai matahari benar–benar tenggelam, dan ini berlaku juga untuk waktu salat lainnya. Tapi diposisikan terbalik, lantai paling atas akan azan salat duluan sebelum penghuni bagian bawah.