Inilah Bukti Bahwa Nenek Moyang Orang Madagaskar Berasal dari Indonesia
History

Inilah 8 Bukti Bahwa Nenek Moyang Orang Madagaskar Berasal dari Indonesia

Foto : wisbenbae.blogspot.com

Republik Madagaskar merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di Samudera Hindia, tepatnya lepas pesisir timur Afrika. Pulau Madagaskar menjadi pulau keempat terbesar di dunia. Walaupun Pulau Madagaskar berada di benua Afrika, tetapi jika dilihat secara geografis, biologi, sejarah geologi, dan demografi Madagaskar berbeda dengan benua Afrika. Kenapa ya?

Berdasarkan penelitian, Madagaskar lebih tepat memiliki kemiripan dengan bangsa Indonesia, kabarnya nenek moyang Pulau Madagaskar berasal dari Indonesia. Sejak zaman dulu sekitar tahun 1200-an,  orang-orang Indonesia sudah sering berlayar atau melaut ke Madagaskar dengan menempuh perjalanan sejauh 8000 kilometer.

Di Madagaskar orang-orang Indonesia melakukan aktivitas perdagangan yang mayoritas menetap sementara lalu pergi, tetapi adapula orang-orang Indonesia yang cinta akan tanah Madagaskar dan memilih untuk tinggal dan hidup disana. Itulah yang membuat Pulau Madagaskar memiliki kemiripan dengan Indonesia. Padahal kedua negara tersebut berasal dari benua yang berbeda, takjub bukan?

Mungkin dari kamu masih banyak yang belum tahu, apa saja sih kemiripan yang dimiliki bangsa Indonesia dan Madagaskar. Berikut ini Takaitu sudah menyiapkan informasinya, check this out!

Flora dan fauna Madagaskar memiliki kemiripan dengan Pulau Sulawesi

Kemiripan flora dan fauna Madagaskar dengan Pulau Sulawesi, diakibatkan oleh isolasi yang terjadi ratusan tahun. Sehingga banyak flora dan fauna khas Sulawesi yang ditemukan di Madagaskar.

Manusia Pertama Madagaskar berasal dari Indonesia yakni Suku Banjar

Bangsa Indonesia merupakan nenek moyang dari Madagaskar, ketika itu manusia pertama Madagaskar berasal dari nusantara khususnya dari Kalimantan Selatan (suku Banjar). Hal ini diperkuat dengan adanya hubungan perdagangan antara masyarakat nusantara dan dan masyarakat kepulauan Madagaskar  yang terjadi pada masa lampau.

Pilihan Editor

Bahasa Malagasi masih satu rumpun dengan bahasa Melayu

Walaupun saat ini,  bahasa nasional Madagaskar yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Prancis. Tetapi masih banyak penduduk Madagaskar yang menggunakan bahasa Malagasi yang dianggap banyak kalangan memiliki kemiripan dengan bahasa Melayu dan dikatakan masih satu rumpun dengan bahasa Melayu yang disebabkan terpengaruh oleh bahasa Jawa dan bahasa Melayu.

Rumah-rumah di Madagaskar lebih merip dengan rumah-rumah di suku-suku Asia Tenggara

Pada umumya orang-orang benua Afrika memiliki bentuk rumah yang bulat, sedangkan berbeda dengan masyarakat Madagaskar yang memiliki rumah kotak dan atap yang segitiga. Bentuk rumahnya tersebut lebih mirip dengan suku-suku yang berasal dari Asia Tenggara.

Budaya berpakaian orang Madagaskar lebih suka menggunakan pakaian berasal dari serat tanaman, dibandingkan kulit hewan

Masyarakat benua Afrika umumnya lebih suka menggunakan pakaian yang berasal dari kulit hewan, hal ini berbeda sekali dengan orang-orang Madagaskar yang lebih suka menggunakan pakaian yang berasal dari serat tanaman.

Metode Pertanian Madagaskar mirip dengan masyarakat nusantara

Menurut catatan sejarah, metode penanaman padi di dataran tinggi, Madagaskar baru dilakukan oleh pendatang baru pada abab keenam. Pendatang baru tersebut diberi nama Vazimba yang memiliki arti orang rimba. Metode pertanian yang dilakukan di Madagaskar tersebut adalah bukti pengaruh nusantara di negara tersebut.

Nasi menjadi makanan pokok masyarakat Madagaskar hingga saat ini

Tradisi kuliner masyarakat Madagaskar juga dipengaruhi oleh budaya nusantara, hal ini bisa dibuktikan bahwa masyarakat Madagaskar menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya setiap hari. Bagi masyarakat nusantara biasanya nasi ditemani dengan lauk, sambal, dan santan.

Hingga saat ini Kapal Indonesia yang berlayar ke Madagaskar masih menyimpan teka-teki besar

pasalnya pada zaman dahulu kapal-kapal Indonesia belum didukung alat penentu arah seperi kompas, tetapi saat itu kapal Indonesia mampu berlayar sejauh 8000 kilometer ke negara kepulauan Madagaskar.

Terbukti bukan? ternyata negara Madagaskar kental akan nuansa nusantara dan mimiliki kemiripan dengan bangsa Indonesia, Jadi tidak salah jika nenek moyang Madagaskar berasal dari Indonesia khususnya (Suku Banjar).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top