Halo, Takaiters!

Dalam pelajaran sejarah di sekolah, Takaiters pastinya sudah sering mendengar nama-nama tokoh penting yang turut andil dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia seperti Ki Hajar Dewantara, Pangeran Diponegoro, Kapten Pattimura, Cut Nyak Dien, dan lainnya. Ternyata masih banyak tokoh penting lain yang berperan cukup penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia namun kurang dikenal bahkan tidak tercatat dalam buku-buku sejarah. Tak ada salahnya bila di moment peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia kali ini, kita bisa mengenal dan mengingat kembali beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia yang nama dan jasanya hampir terlupakan.

BM Diah Pejuang Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Terlupakan

Foto: tentik.com

Mungkin tak banyak yang mendengar dan mengenal nama BM Diah dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun demikian, tokoh yang satu ini memiliki peran dan jasa luar biasa terkait kemerdekaan negara ini. Ia yang berprofesi sebagai wartawan menyiarkan kabar tentang Indonesia merdeka ke seluruh penjuru tanah air.

Sebagaimana yang diketahui bahwa belum ada telepon genggam ataupun media penyiaran seperti yang ada saat ini untuk memberitakan kabar gembira tentang kemerdekaan bangsa Indonesia keseluruh pelosok Indonesia. Inilah mengapa peran BM Diah menjadi hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap mental di seluruh bangsa Indonesia.

Syahrudin Sebarkan Kabar Kemerdekaan Indonesia ke Seluruh Dunia

Foto: cnnindonesia.com

Meski Syahrudin bekerja sebagai telegrafis di kantor berita Jepang, ia rela mengambil risiko besar untuk menyebarkan berita tentang kemerdakaan Indonesia. Syahrudin menyiarkan berita tentang proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia meskipun secara sembunyi-sembunyi. Aksi ini dilakukannya pada saat personil Jepang sedang beristirahat pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 4 sore. Aksinya benar-benar heroik, ya?

Pang Suma Tokoh Gerilya dari Dayak

Foto: thetanjungpuratimes.com

Pang Suma sangat layak menyandang predikat sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia dengan gagah berani menggunakan sebilah sabur atau mandau panjang untuk membunuh pimpinan Jepang di tiga lokasi. Ia melakukan aksi gerilya di Kalimantan Barat. Salah satunya di Pusat Kota Meliau yang merupakan basis pasukan Jepang. Perjuangan harus terhenti karena ia gugur akibat ditembak mati oleh teman seperguruannya  yang berkhianat kepada pasukan Jepang.

SK Trimurti Pejuang Wanita yang Tak Kenal Menyerah

Foto: rilis.id

SK Trimurti merupakan seorang guru, penulis, wartawati, sekaligus istri dari Sayuti Melik yang merupakan pengetik naskah proklamasi.  Ketika mengajar, SK Trimurti turut aktif menyebarkan pamflet anti penjajah kepada muridnya serta masyarakat luas. Aksi tersebut membuatnya ditangkap dan dipenjara. Tak kenal menyerah, setelah mendapatkan kebebasan, ia pun menulis untuk surat kabar serta mendirikan majalah bertajuk Bedug, Terompet, dan Suara Marheni guna menyadarkan rakyat Indonesia bahwa mereka merupakan bangsa yang terjajah.

Perjuangan SK Trimurti tentu tak mudah. Ia bahkan harus menggunakan nama samaran untuk menghindari pengejaran pihak kolonial Belanda. Hingga akhirnya di tahun 1939, ia tertangkap dan dipenjara hingga tahun 1943. Pada saat pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia, SK Trimurti menjadi saksi otentik dari pembacaan teks proklamasi yang dilakukan oleh Soekarno.

Frans Mendur Sang Juru Potret Kemerdekaan

Foto: Ipmmissi.com

Tak banyak orang mengenal sosok yang satu ini terkait kemerdakaan Indonesia. Padahal perannya sungguh berarti. Bagaimana tidak, Frans Mendur merupakan salah satu fotografer yang berhasil mengabadikan peristiwa detik-detik proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia bersama saudaranya Alex Mendur berhasil memotret moment bersejarah tersebut yang menyebabkan ia harus digeledah pasukan Jepang. Untungnya, Frans Mendur berhasil menyembunyikan negatif filmnya sehingga moment bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut bisa kita lihat saat ini.

Nama-nama pejuang di atas hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak tokoh penting yang turut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Meski demikian, ini bukan hanya menjadi moment untuk sekedar mengenalnya melainkan untuk lebih meresapi bagaimana perjuangan para pejuang tersebut dalam membela kedaulatan bangsa ini.

Takaiters sebagai generasi muda bangsa harus bisa terus mengobarkan semangat kemerdekaan dengan menjadikan negeri tercinta ini semakin maju dalam berbagai aspek. Merdeka!