Menjadi seorang pemimpin haruslah penuh dengan tanggung jawab yang besar. Itulah sebabnya mengapa jarang sekali Indonesia mendapatkan pemimpin yang benar-benar hebat. Jika kita mengatakan suka di Indonesia mana yang pantas menjadi pemimpin? Jawabannya adalah suku Minangkabau.

Tanpa bermaksud mengurai bangsa, tapi suku Minang memang sangatlah pantas menjadi seorang pemimpin. Karena pendidikan agama, moral maupun formal telah menjadi pondasi awal suku Minang ketika menjalani hidup. Sejak dari kecil para pemuda Minang sudah menjalani hal-hal berat baik itu pendidikan agama maupun moral.

Untuk memperjelas statment ini, mari kita tinjau kembali 5 alasan mengapa suku Minangkabau pantas menjadi seorang pemimpin.

1. Basurau pendidikan agama yang tidak ada henti

Pemuda Minang cocok jadi pemimpin
Foto : 2.bp.blogspot.com

Sudah sejak dini para pemuda di Minang sudah dibina dalam kehidupan Basurau. Disini mereka dibina dengan membaca dan mengartikan ayat suci Al-Quraan mulai dari anak kecil hingga remaja. Masa muda anak Minang memang sering dihabiskan di Surau atau Mushola.

PILIHAN EDITOR

Bahkan mereka hanya pulang ketika akan makan dan berganti baju saja. Pendidikan Islam di Surau sama seperti ketika di pasantren yang penuh dengan ajaran Islam. Hal ini dilakukan agar kelak para pemuda Minang bisa menjalani hidup sesuai dengan pedoman agama, terutama agama Islam yang telah mereka pelajari di Surau.

2. Bapantun public speaking ala Minang

Pemuda Minang cocok jadi pemimpin
Foto : 4.bp.blogspot.com

Tidak heran jika para pemuda Minang selalu pandai ketika bertutur kata. Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan mereka sejak dini yang mengenal pepatah-petitih dan pituah Minangkabau. Mereka para pemuda akan berdiskusi mengatakan keresahan atau pendapat mereka didepan banyak orang.

Tidak hanya berbicara sembarangan saja, tetapi mereka juga diajarkan untuk menyampaikan sesuatu berdasarkan etika berbicara. Hal ini sangat penting jika kita ingin menjadi seorang pemimpin. Karena banyak dari pemimpin tidak bisa berbicara di depan umum dan cenderung menyuruh orang lain untuk menyampaikan pendapat mereka.

3. Basilek bela diri pemuda Minang

Pemuda Minang cocok jadi pemimpin
Foto : mevi rosdian

Tidak hanya rohani saja yang dipelajari pemuda Minang, tetapi mereka juga memperkuat diri dengan belajar silat atau Silek. Pelajaran silat yang diajarkan tidak main-main, bahkan sangat menguras tenaga bagi mereka yang sedang mempelajari ilmu silat ini.

Tidak hanya fisik saja yang diajarkan dalam Silek. Para guru juga membekali anak didiknya dengan mempelajari kesabaran yang teramat sangat dan menahan hawa nafsu bagi para petarung. Hal ini dilakukan agar jika sudah pandai kita bisa menjaga diri sekaligus bisa mengontrol emosi kita ketika sedang bertarung.

4. Berkesenian sejak dini

Pemuda Minang cocok jadi pemimpin
Foto : boombastis.com

Kehidupan Basurau tidak selamanya memberikan pelajaran tentang agama. Para pemuda Minang juga diberikan pendidikan kesenian yang berasal dari kampung mereka. Tentu hal ini sangat penting bagi adat Minangkabau, karena biar bagaimana pun mereka lah tunas-tunas bangsa yang akan terus melestarikan budaya yang sudah dijaga sejak lama.

5. Merantau ala pemuda Minang

Pemuda Minang cocok jadi pemimpin
Foto : 4.blogspot.com

Merantau juga sudah menjadi simbol para pemuda Minang, hal ini sebenarnya tidak perlu jika mereka udah merasa cukup di kampung sendiri. Tapi biar bagaimana pun, merantau sudah menjadi tradisi keberanian yang paling terkenal dari suku Minangkabau.

Mereka yang sudah mempelajari ilmu haruslah berani menghadapi dunia luar. Begitulah kira-kira logika sederhana yang bisa di dapatkan dari seni merantau.

Jadi menurut kalian apakah suku Minangkabau pantas menjadi seorang pemimpin? Jika menurut kalian tidak pantas, mari berikan alasan mengapa sampai tidak pantas. Jika kita melihat 5 alasan diatas mungkin sudah saatnya para pemuda Minang mulai bisa menjadi pemimpin bagi bangsa dan negara yah.