Hai, Takaiters!

Waroeng Steak and Shake yang kerap dikenal dengan WS, ini punya omset yang fantastis dan banyak cabang di Indonesia, lho, Takaiters.

Waroeng Steak and Shake sendiri sudah tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, diantaranya Bandung, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Riau, Lampung, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Kenalan yuk, dengan sosok H. Jody Brotosuseno, owner Warung Steak and  Shake yang Beromset Milyaran. Simak aja, ya, Takaiters biar enggak penasaran!

Awal Mula Merintis Bisnis

Ayah H. Jody, yaitu Bapak Sugondo dikenal sebagai pengusaha sukses pemilik jaringan restoran Obonk Steak dan Ribs. H. Jody tidak bergantung pada kesuksesan sang ayah, tapi ia bekerja keras membangun usahanya sendiri.

Peluang aneka kuliner sudah dicoba oleh H. Jody beserta istri, dimulai dari berjualan susu, roti bakar, kaos partai  yang dijual musiman.

Semua peluang usaha di atas belum menemukan jalannya sehingga terhenti begitu saja. Setelah Pemilu di zaman Refomasi tahun  1999 yang lalu, keuntungan berjualan kaos partai, ia gunakan mengontrak rumah dan membuka usaha ‘Waroeng Steak’ di halaman rumah.

Inilah titik awal kesuksesan H. Jody, Bisnis WS kini usahanya semakin berkembang. Sudah ada sekitar 80 cabang outlet WS di Indonesia. Semua itu berawal dari kerja keras H. Jody membangun bisnisnya.

Total omset dari 80 cabang di Indonesia  sampai milyaran. Wow, keren banget WS ini,ya! WS menyediakan berbagai menu steak, aneka makanan dan minuman yang murah meriah dan rasanya juga enak, lho.

H. Jody Brotosuseno Pecinta Sedekah dan Membangun Rumah Tahfidz

H. Jody adalah sosok yang dermawan. Ia tidak lupa untuk berbagi. Dari omsetnya yang bernilai milyaran itu, ada satu outlet yang seluruh omsetnya disedekahkan untuk membiayai santri-santi tahfidz  di rumah tahfidz dekat kediamannya.

Saat ini H. Jody sedang membangun tower tahfidz senilai Rp. 70 miliar. Seluruh biaya operasionalnya ditanggung H. Jody, lho.

Selain rumah tahfidz, ia Juga membangun masjid  dan menyedekahkan makanan saat berpuasa senin-kamis.

H. Jody juga terkadang menggratiskan penjualannya pada hari-hari tertentu. Sosok dermawan yang menginspirasi kita semua. Benar kan, Takaiters?

H. Jody Memilih Hidup Sederhana 

H. Jody hidup sederhana meski omset penjualannya sangat besar, per hari bisa sampai berjuta-juta rupiah.

Meski berkecukupan dan mampu hidup mewah, baginya  semua itu bukan tentang gaya hidup, tapi seberapa besar hidup bisa bermanfaat bagi orang lain.

H. Jody beserta keluarganya terbiasa menjalankan amalan sunah seperti  salat malam atau tahajud, salat duha, puasa senin dan kamis, menghapal bacaan alquran juga berbagai amalan lainnya.

H. Jody memberikan Reward Umrah bagi Karyawan yang Hapal 1 Juz Alquran

Karyawan yang bekerja di outlet WS kurang lebih sekitar seribu orang, mereka dibiasakan untuk salat duha sebelum bekerja dan menghapal alquran. Ada reward bagi mereka yang telah hafal 1 juz alquran akan di diberangkatkan umrah oleh H. Jody sendiri. Subhanallah …

Warung Steak and Shake tak pernah sepi pengunjung, mungkin ini berkat berbagai amalan dan kerja keras H . Jody sebagai owner WS.  Beragam menu dan aneka minuman laris manis di pesan customer.

Menu yang ditawarkan WS diantaranya Chicken Steak, Chicken Cordon Bleu, Chicken Mushroom, Beef Steak, Sirloin Steak, Shrimp Steak, Tenderloin Steak, Tuna Steak, Kakap, Cumi, Spagheti, Nasi Paprika Ayam, Burger dan lain-lain.

Mewakafkan Harta untuk Umat

Jika H. Jody dan istri telah tiada, anak-anaknya tak kan mendapat warisan darinya. Seluruh usahanya akan diwakafkan untuk umat. Ia merasa cukup membekali empat anak-anaknya dengan ilmu dan iman.

Inilah sosok owner WS yang beromset milyaran dan punya banyak cabang di Indonesia. Semoga Kita bisa mengambil hikmah dari kisah H. Jody Brotosuseno.