Halo, Takaiters!

Kesibukan terkadang membuat kita lupa dengan kondisi tubuh. Sering kali merasa kelelahan dan lemas. Jika kondisi tersebut terjadi, harus kita waspadai. Bisa jadi tubuh diserang penyakit anemia. Ya, anemia adalah penyakit kekurangan darah akibat defisiensi zat besi. Cirinya adalah penderita sering merasa 5 L: letih, lemah, lesu, lelah dan lunglai. Jika sudah mengalami lima ciri di atas, kamu wajib cari info dengan konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan darah rutin.

Sumber : duniabidan.com

Namun, jika anemia dibiarkan terus-menerus, bisa jadi berkembang menjadi anemia aplastik. Suatu penyakit kelainan darah yang tergolong kronis. Anemia aplastik adalah kelainan darah yang disebabkan rusaknya sumsum tulang belakang sehingga menghambat pembentukan sel darah merah baru bahkan berhenti memproduksi sel darah merah baru.

Ciri penderita anemia aplastik yaitu mengalami kelelahan, nyeri dada, sesak napas, sakit kepala, kulit yang memucat, memar yang tidak diketahui penyebabnya, sering mimisan atau gusi berdarah, dan perdarahan yang banyak. Kerusakan sumsum tulang belakang adalah penyebab utama anemia aplastik ini, Guys dan banyak faktor yang bisa menyebabkan kerusakan sumsum tulang belakang baik sementara ataupun permanen.

Sumber : swiperxapp.com/mengenal-anemia

Berbagai faktor yang dapat menyebabkan anemia aplastik adalah: Radiasi atau kemoterapi, paparan dari bahan kimia tertentu, penggunaan obat-obatan, infeksi virus, dan kelainan auto imun.

Pilihan Editor


Terapi untuk anemia aplastik bertujuan untuk mengurangi gejala, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup. Pilihan terapi untuk anemia aplastik adalah:

1. Transfusi Darah

Foto: ibudanmama.com

Terapi ini akan membantu mempertahankan jumlah sel darah dalam rentang yang normal. Transfusi darah biasanya diberikan secara intravena (IV), yaitu melalui selang infus yang dimasukkan ke dalam vena dengan pencocokan darah pendonor dan resipien yang ketat.

2. Transplantasi Sumsum Tulang Belakang

Foto: health.kompas.com

Transplantasi sumsum tulang dan darah menggantikan sel induk yang rusak dengan sel sehat dari pendonor. Terapi ini merupakan terapi terbaik untuk anak kecil dan dewasa muda dengan anemia aplastik berat dan yang sehat. Terapi ini sangat berpotensi menyembuhkan anemia aplastik.

3. Terapi Obat

Foto: liputan6.com

Terapi ini yang paling sederhana dilakukan karena mengonsumsi obat dari dokter untuk merangsang sumsum tulang belakang menekan sistem imun, dan atau mencegah serta mengobati infeksi.

Bagaimana mengatasi anemia aplastik atau pengobatan ketika rawat jalan di rumah?

Beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu kamu mengatasi anemia aplastik adalah: Minum obat yang telah diresepkan dokter. Harus disiplin sesuai jumlah takaran yang sudah ditetapkan, lakukan pemeriksaan laboratorium secara rutin sesuai dengan anjuran dokter, istirahat yang cukup, hindari infeksi dengan mencuci tangan kamu sesering mungkin dan olah makanan dengan baik, hindari olahraga kontak fisik untuk menghindari memar serta perdarahan di dalam.

Tips bagi penderita anemia aplastik agar bisa bugar kembali, yaitu selalu menjaga pikiran tetap sehat, berjemur, pola makan teratur dan batasi aktivitas agar tidak terlalu kelelahan.