Hai, Takaiters!

Kemarin sempat beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang pendaki wanita yang mengalami hipotermia. Hipotermia merupakan kondisi di mana tubuh kesulitan mengatur keseimbangan suhu akibat tekanan udara dingin. Ini juga yang jadi kendala bagi para pendaki karena tak jarang hipotermia kerap memakan korban jiwa, Guys.

Beruntungnya pendaki wanita yang mengalami hipotermia itu berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh tim pendaki lainnya. Ini jadi pelajaran berharga bagi kamu yang ingin naik gunung nanti, ya!

Mendaki gunung memang menjadi salah satu traveling serta olahraga yang belakangan tidak hanya disukai oleh para pencinta alam dan kaum adam, tetapi mereka para wanita bahkan yang pemula tanpa pengalaman pun mulai tertarik dan ketagihan untuk naik gunung juga.

Mendaki memang memiliki banyak manfaat, Guys. Ketika kamu naik gunung, kamu harus menekan ego dan bersikap mandiri. Bukan hanya itu, melewati banyak medan sulit membuatmu terlatih untuk menghadapi masalah hidup yang nyatanya tak selalu semanis yang kamu bayangkan selama ini.

Tapi, sebelum kamu memutuskan untuk naik gunung, ada baiknya kamu melakukan persiapan matang sebelumnya. Dan ini, lho beberapa hal yang wajib kamu siapkan sebelum mendaki!

Naik gunung itu mengutamakan ketahanan fisik, minimal seminggu sebelum mendaki kamu sudah harus terbiasa melakukan olahraga, Guys

Foto: pexels.com

Bagi kamu wanita yang ingin baik gunung, olahraga ringan sangat diperlukan. Mendaki itu benar-benar memakan tenaga, Guys. Jika kamu tidak terbiasa maka akan sulit mencapai tujuan.

Lakukan olahraga ringan seperti lari, berenang dan senam. Selain melatih ketahanan fisik, olahraga juga bisa membantumu mengatur pernapasan. Hal ini sangat diperlukan mengingat minimnya oksigen pada ketinggian. Latihan demi latihan perlu kamu lakukan dengan rutin supaya kamu benar-benar siap saat melakukan pendakian nanti.

Pandai-pandailah memilih barang bawaan, jangan terlalu banyak membawa barang karena nantinya akan menyulitkan dirimu sendiri

Foto: seruni.id

Meskipun wanita identik dengan barang bawaan yang sangat banyak, tetapi untuk kali ini sebaiknya kamu mulai memilah barang bawaanmu, ya. Tidak semua barang harus kamu bawa. Perhitungkan barang-barang yang nantinya akan kamu gunakan seperti jacket, baju ganti lengan panjang serta syal.

Di gunung, kamu mungkin tidak akan punya waktu untuk memakai make up, jadi skip saja beberapa perlengkapan make up yang nantinya tidak akan kamu perlukan. Cukup bawa kosmetik yang akan menolongmu seeprti deodorant dan sunblock.

Kamu butuh pendaki wanita lain. Pastikan ada sahabatmu di dalam tim pendakian

Foto; pexels.com

Wanita cenderung lebih nyaman meminta bantuan kepada sesama wanita ketimbang pada pria. Hal ini juga akan berlaku saat kamu akan melakukan pendakian. Meskipun berada di samping pria akan terasa lebih aman, tetapi kamu tetap butuh pendaki wanita yang tidak akan membuatmu canggung ketika meminta bantuan, terutama ketika kamu hendak buang air kecil. Nggak lucu, ‘kan kalau pergi sendiri tanpa ada yang menemani?

Jangan lupa bawa obat-obatan sederhana yang nantinya akan sangat kamu butuhkan

Foto: pexels.com

Selain kondisi medan yang tidak bisa ditebak, cuaca yang tidak menentu juga menjadi salah satu alasan kenapa kamu harus menyiapkan obat-obatan ketika melakukan pendakian.

Jangan lupa bawa obat merah, kasa steril, plester luka, dan obat demam atau penghilang nyeri. Barang-barang ini akan sangat kamu butuhkan terutama karena wanita memang lebih rentan mengalami yang namanya cedera, Guys.

Bawa tisu basah dan tisu kering yang akan jadi penyelamat terutama saat kamu kesulitan mencari air

Foto: youtube.com

Saat kamu butuh membersihkan wajah atau tangan, belum tentu kamu bisa  menemukan air dengan mudah. Karena itulah, membawa tisu basah dan kering sangat diperlukan. Tisu basah juga akan kamu pakai saat buang air nanti. Dua benda ini akan sangat membantu kamu ketika naik gunung. Jadi, jangan sampai kamu lupa membawanya, ya!

Perlengkapan dokumentasi merupakan salah satu benda wajib yang tak boleh kamu lupakan

Foto: pexels.com

Sayang banget kalau kamu melupakan kamera yang sebenarnya sangat penting untuk dibawa ketika melakukan pendakian. Dengan kamera, kamu bisa mengabadikan momen berharga dan keseruan selama naik gunung. Tapi perlu kamu perhatikan, pilihlah spot foto yang aman. Jangan hanya karena ingin berpose, keselamatan kamu nomor duakan, ya, Guys?

Cek tanggal menstruasimu, jangan sampai kamu mendaki dalam kondisi yang kurang fit!

Foto: pexels.com

Jika kamu merasa tidak mampu mendaki dalam keadaan menstruasi, sebaiknya jangan paksakan untuk tetap naik gunung, Guys. Kondisi yang kurang fit akibat menstruasi tentu akan membahayakan keselamatan kamu. Kram perut serta rasa nyeri akan membuatmu kesulitan melakukan pendakian.

Mitos larangan pendaki wanita yang sedang datang bulan memang masih ada, tetapi lebih penting lagi perhitungkan kondisi fisikmu sendiri. Kamu yang paling paham kondisimu sendiri. Jadi, pertimbangkan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Jangan malu untuk meminta istirahat. Rekanmu tidak akan menganggapmu manja, kok

Foto: hikingtales.com

Jika kamu sudah tidak sanggup, sebaiknya katakan bahwa kamu butuh istirahat. Mendaki tidak melulu soal mencapai puncak, lho. Keselamatan tetaplah nomor satu. Terutama jika cuaca mulai buruk dan kondisimu semakin menurun, jangan paksa meneruskan perjalanan.

Katakan pada rekanmu bahwa kamu butuh istirahat. Mereka tidak akan merasa terbebani apalagi menganggapmu manja. Setiap orang punya kekuatan berbeda. Ketika kamu merasa lelah, istirahat sebentar menjadi salah satu hal yang tepat. Jika kamu paksakan, bisa jadi nantinya akan lebih merepotkan orang lain, lho.

Selama istirahat, minum dan makanlah yang manis demi memulihkan tenaga. Para pendaki biasanya membawa madu, gula merah serta cokelat. Kamu bisa meluruskan kaki dan bersiap melanjutkan perjalanan setelah siap nanti.

Ganti baju dan jangan biarkan kamu tidur dengan memakai pakaian basah. Walaupun malas dan lelah, kamu harus mengganti pakaian basahmu dengan baju kering yang sudah kamu siapkan sebelumnya

Foto: subpacker.com

Jangan langsung tidur dengan memakai pakaianmu yang basah entah karena keringat ataupun air hujan. Hal ini dilakukan demi menghindari hipotermia yang nantinya akan sangat membahayakan nyawamu. Kamu bisa berganti pakaian dan memakai jacket baru kemudian beristirahat.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum melakukan pendakian. Pastikan kamu mempersiapkannya dengan matang, Guys. Jangan sampai ada yang terlewat. Ingat, keselamatanmu adalah nomor satu, sedangkan mencapai puncak adalah bonus. Jadi, jangan ragu untuk berhenti jika memang kamu merasa tidak sanggup!