Hello, Takaiters!

Saat bulan Ramadan, semua muslim di dunia bersatu dalam ibadah dan ritual yang sama. Tidak hanya itu, bulan suci rupanya juga dirayakan dengan cara yang unik dan berbeda di setiap negara, lho. Nah, inilah yang membuat Ramadan menjadi sangat spesial, ya, Guys.

Di Indonesia, kamu bahkan bisa merasakan banyak perbedaan tradisi ketika merayakan Ramadan. Termasuk soal menu takjil hingga ronda malam yang unik. Nah, gimana kalau sekarang kita telusuri keunikan tradisi merayakan Ramadan di seluruh dunia, penasaran? Yuk, simak ulasannya, ya!

Gerga’aan, Tradisi Menyambut Ramadan dari anak-anak Kuwait

tradisi unik Merayakan Ramadan
Foto : The Times of Kuwait

Dua minggu sebelum memasuki bulan Ramadan, anak-anak di Kuwait akan mengunjungi rumah ke rumah seperti perayaan Halloween. Uniknya, mereka tidak berdandan dengan kostum seram, ya, Guys! Anak-anak akan mengenakan busana tradisional dan bernyanyi dengan gembira. Tuan rumah akan memberikan imbalan berupa permen dan cokelat.

Nah, lagu tradisional yang biasa mereka nyanyikan terdiri dari dua lagu, Guys. Anak perempuan dan laki-laki punya lagu berbeda. Tuan rumah menyambut senang kedatangan mereka. Bahkan tuan rumah bisa menyiapkan 10 kg cokelat dan permen, lho. Duh, jadi pengen kebagian permen dan cokelatnya juga, kan?

Menikmati Kunafa, Sajian Khas Bulan Ramadan dari Negeri Palestina

tradisi unik Merayakan Ramadan
Foto : onearabvegan.com

Berbuka puasa memang identik dengan yang manis-manis, ya, Guys. Nah, kalau kamu bosan menyantap kolak atau es buah, sekali-kali cobalah menu satu ini. Kunafa biasanya dibuat dari olahan keju yang diberi siraman sirup mawar yang manis dan legit. Gurihnya keju dan manisnya sirup mawar berpadu sempurna. Tidak hanya itu, aroma dari mentega setelah dipanggang pasti bikin kamu ngiler, Guys. Duh, jangan dibayangin, ya!

Pilihan Editor



Anggunnya Malam Ramadan dengan Hiasan Lentera di Seluruh Timur Tengah

tradisi unik Merayakan Ramadan
Foto : pgimgs.com

Lentera atau lebih dikenal dengan ‘fanoos’ dalam bahasa Arab rupanya menjadi simbol datangnya Ramadan di seluruh kawasan Timur Tengah. Lentera biasanya dibuat dari logam dan kaca berwarna dan digantung di setiap rumah hingga mall dan tenda selama bulan Ramadhan.

Nah, rupanya Kairo dianggap sebagai lahirnya fanoos ini, lho, Guys. Lentera yang mereka pasang selama bulan Ramadhan memang tidak berkaitan dengan ritual agama melainkan sebuah budaya yang terjadi sejak zaman Khalifah Fatimiyah.

Pada masa Khalifah Fatimiyah, seluruh wanita Mesir dilarang keluar malam kecuali saat bulan Ramadhan. Itu pun harus didampingi oleh anak laki-laki mereka. Nah, karena kurangnya penerangan, maka lentara ini pun dijadikan alat untuk sumber cahaya pada masa itu.

Hingga kini, lentera dianggap sebagai simbol merayakan Ramadhan. Sayangnya, akibat banyaknya impor barang Cina yang lebih murah dan kurangnya perhatian dari pemerintah Mesir, kerajian lentera yang sebelumnya dibuat dengan tangan ini pun akhirnya mulai berkurang dan terkesan mati. Duh, sayang banget, ya, Guys!

Berbuka Puasa di Masjid Jama, Delhi

tradisi unik Merayakan Ramadan
Foto : AP/Manish Swarup

Tradisi berbuka puasa bersama di masjid Jama seolah piknik iftar yang selalu ramai dan penuh sesak. Masjid yang telah berdiri selama kurang lebih 400 tahun ini mampu menampung 25000 jamaah, lho, Guys. Orang-orang akan berkumpul di dalam hingga halaman masjid untuk berbuka puasa dan berdoa.

Mereka menyantap hidangan yang dibawa dari rumah atau bahkan memilih menyantap sajian dari restoran dan jajanan dari pedagang kaki lima yang berdiri di sepanjang gang sempit dan sesak. Bukan hanya kebersamaan yang sangat unik, kamu juga bisa menikmati beragam kuliner yang dijual banyak di sana. Jadi pengen ikutan piknik iftar juga, kan?

Tradisi Nyekar di Bulan Ramadhan

tradisi unik Merayakan Ramadan
Foto : Jambiupdate.co

Jika sejak tadi kita sudah membahas tentang tradisi unik di berbagai negara untuk menyambut Ramadan, maka kali ini kita akan membahas tentang tradisi dari negeri sendiri yang nggak kalah uniknya, ya, Guys! Nyekar merupakan ritual wajib sebelum bulan Ramadhan yang kebanyakan dilakukan oleh orang Jawa. Mereka selalu mengunjungi makam keluarga untuk berdoa dan menaburkan bunga.

Adat istiadat semacam ini memang telah tertanam pada budaya Jawa dan pastinya tidak akan mudah dihilangkan. Beberapa orang bahkan rela menempuh jarak jauh hingga puluhan kilometer hanya demi menaburkan bunga pada makan kakek dan neneknya, lho.

Nah, itu dia 5 tradisi unik menyambut serta merayakan Ramadan dari seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Nah, jika Ramadan tiba, biasanya kamu melakukan kebiasaan unik apa, nih, Guys bersama keluarga? Apa pun itu, semoga Ramadan tahun ini bisa jadi momen baik untuk meningkatkan kualitas diri, ya, Guys. Duh, jadi kangen bulan puasa, ya!