KAKAK BERADIK di bali PENDIRI BYE BYE PLASTIC BAG
Inspirasi

Fantastic! Dua Kakak Beradik Asal Bali Ini Berhasil Memukau Dunia Berkat Program Bye Bye Plastic Bag-nya

Foto : youtube

Pulau Dewata! Laut, ombak, pantai, pasir putih, sinar matahari dan beragam kekayaan alam yang sangat eksotis adalah hal-hal terindah yang bisa ditemukan di pulau tersebut. Karena keindahannya yang bak surga itu, banyak orang asing yang bahkan lebih mengenal Bali daripada Indonesia.

Well, harus kita akui bahwa Bali memang menawarkan segala keindahan alam, budaya dan masyarakatnya yang luar biasa. Namun, di balik semua itu ternyata tersimpan pula bahaya laten yang perlahan tapi pasti, dan akan menjadi bencana bagi pulau ini. Apalagi kalo bukan masalah sampah.

Ya, begitu padatnya orang yang berjalan dan ingin menikmati keindahan pulau surga ini. Mulai dari wisatawan domestik, hingga selebritis dunia. Nggak heran, kalau volume sampah per hari di pulau ini luar biasa banyaknya. Salah satu masalah terbesar adalah pemakaian plastik yang akhirnya menjadi limbah di mana-mana.

Dengar-dengar, sampah plastik di Bali bisa mencapai lebih dari enam ratus meter kubik setiap harinya. Hampir setinggi gedung empat belas lantai lho, Guys. Gak kebayang deh!

Karena kondisi sampah yang sangat memprihatinkan, dua kakak beradik ini mulai memunculkan sebuah inovasi terbaru

KAKAK BERADIK di bali PENDIRI BYE BYE PLASTIC BAG

Foto : youtube

Nah, berangkat dari keprihatinan ini, kakak beradik Melati dan Isabel yang lahir dan besar di Bali, muncul menjadi sosok yang fenomenal. Mereka mendirikan program Bye Bye Plastic untuk menghentikan Bali dari penggunaan kantong plastik. Meski masih sangat belia, prestasi dan sepak terjang mereka sudah diakui hingga ke seluruh dunia lho. Nggak percaya? Buktinya, awal Juni yang lalu, keduanya diundang untuk berpidato di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rangka memperingati hari kelautan internasional (World Ocean Day) di New York.

PILIHAN EDITOR

Dua remaja ini bersekolah di Green School, sebuah sekolah inklusi yang memiliki kurikulum sangat menarik. Di sini, para siswa diajari untuk mencintai lingkungan. Gedung sekolahnya pun unik, yakni terbuat dari bambu. Jadi, sejak kecil kedua remaja ini sudah belajar bagaimana menyayangi lingkungan dan mengolah sampah demi kelesatarian alam. Nggak heran ya, Guys, mereka sangat prihatin mellihat banyaknya sampah plastik yang menumpuk di Bali.

Setelah 3 tahun, kini perjuangan dua kakak beradik ini sangat menginspirasi masyarakat banyak

KAKAK BERADIK di bali PENDIRI BYE BYE PLASTIC BAG

Foto : youtube

Perjuangan Melati dan Isabel dimulai sekitar 3 tahun yang lalu. Awalnya, mereka mempelajari tokoh-tokoh dunia yang luar biasa seperti Mahatma Gandhi, Nelson Mandela, Lady Diana dan Mother Theresa. Dari mereka-lah, dua remaja cantik ini terinspirasi untuk melakukan sesuatu yang besar bagi Indonesia dan dunia. Dan mereka memulainya dari lingkungan yang paling dekat, apalagi kalo bukan kota tercintanya Bali.

Nggak mudah melakukan ide mereka untuk menyelamatkan Bali dari lautan sampah plastik ini. Awalnya, mereka membawa idenya ini kepada orang tuanya yang kemudian memfasilitasinya dan mendukung secara penuh. Melati dan Isabel juga mulai membentuk kelompok yang beranggotakan anak-anak yang memiliki visi yang sama untuk Bali. Bersama, mereka mulai mengkampanyekan larangan penggunaan plastik di Bali.

Untuk mendapatkan simpati masyarakat luas, dua kakak beradik ini menggalang petisi online untuk mengumpulkan tanda tangan masyarakat Bali

KAKAK BERADIK di bali PENDIRI BYE BYE PLASTIC BAG

Foto : pemburuombak.com

Nggak berhenti di situ, mereka pun menggalang petisi online untuk mengumpulkan tanda tangan dari masyarakat Bali, maupun para pendatang. Selain itu, para relawan cilik ini juga melakukan kegiatan-kegiatan inspiratif di sekolah-sekolah, dan di tempat-tempat umum serta bekerja sama dengan beragam komunitas lokal Bali yang juga sangat perduli dengan lingkungan.

Salah satu hal keren yang berhasil mereka lakukan adalah mengumpulkan seribu tanda tangan dalam satu hari, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bayangin Guys, anak remaja yang masih imut-imut itu dengan gigihnya berhasil menarik perhatian ribuan orang dengan idenya yang luar biasa.

Berkat inovasi ini mereka berhasil mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Bali dan pihak PBB, keren bukan?

KAKAK BERADIK di bali PENDIRI BYE BYE PLASTIC BAG

Foto : youtube

Kini, PBB sudah memberikan dukungannya dengan menggandeng kedua remaja ini dalam sebuah kelompok internasional yang memiliki visi untuk menyelamatkan alam. Gubernur Bali pun telah memberikan dukungannya dan berjanji bahwa Bali akan bebas dari plastik pada tahun 2018 nanti.

Pada tanggal 8 Juni yang lalu, saat berpidato di hadapan ratusan orang di Markas Besar PBB, Isabel dan Melati tampil sangat memesona. Mereka membuktikan bahwa anak-anak pun bisa menjadi inspirator dan agen perubahan yang dibutuhkan dunia. Berkat mereka, Bali nggak sekadar dikenal sebagai surga dunia yang indah, tapi juga sebagai tempat lahirnya generasi mudah yang luar biasa. Gimana menurut kamu, Guys? Apa yang sudah kamu lakukan untuk Indonesia?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top