Hai, Takaiters!

Waktu terus bergulir menuju perubahan, ya, Takaiters! Memunculkan sesuatu yang baru, menyisihkan yang lama. Dulu pernah menjadi primadona, sekarang redup. Itulah metamorfosis kehidupan.

Bila dicermati keadaan saat ini, semakin bertambahnya tahun berdampak pada berubahnya zaman, dari generasi tua menjadi generasi milenial. Yah, ada banyak hal yang hilang namun tidak dirasakan oleh banyak orang.

Kehilangan cinta sudah sangat biasa terjadi. Kehilangan teman bukan lagi cerita baru. Kehilangan pekerjaan tidak menjadi permasalahan seiring berjalannya waktu. Ada hal yang melebihi semua itu.

Tidakkah kalian merindukan betapa zaman dulu sangat sederhana sehingga banyak profesi paling sederhana menjadi primadona saat itu? Kini profesi itu telah hampir menghilang, bahkan telah musnah.

Barangkali masih ada yang bertahan, hanya saja tidak se-populer dulu. Berikut beberapa deretan profesi zaman dulu yang kini telah menghilang padahal pernah menjamur di negara ini.

1. Pelayanan Jasa Angkutan Becak

Foto: awesomebabes.webcam

Lebih baik dinamakan demikian ketimbang dinamai tukang becak.

Dulu, di negeri ini, entah di kota besar atau kecil maupun desa paling terpencil, pasti dipenuhi dengan hilir-mudik kendaraan roda tiga yang dikayuh. Kenangan paling memorable terkait becak ada banyak sekali dialami oleh generasi tahun 90-an.

Ingatlah sejenak dan membaca perihal kisah-kisah penumpang becak. Sepasang kekasih ingin berduaan seraya merasakan embusan angin segar, keduanya pasti memilih menaiki becak. Kemana pun tujuannya yang penting bisa berduaan. Sekarang, di manakah becak-becak itu berada beserta pengayuhnya? Tidak jelas keberadaannya, bahkan salah satu mantan profesi pengayuh becak, yang menjadi tetangga penulis, kini telah beralih profesi menjadi pedagang.

2. Badut Keliling

Foto: clipzui.com

Masih ingat dengan jelas kejadian demi kejadian saat masih kecil. Sering sekali ada sekelompok badut keliling menghibur bahkan menghibur diri di tengah jalan, di komplek perumahan kumuh atau elite, termasuk di pedesaan.

Mereka datang menghibur meski saat itu sedang tidak ada perayaan ulang tahun atau disewakan sebagai pengisi acara ulang tahun, intinya selalu berkeliling tidak peduli diinginkan atau tidak sama sekali. Mereka adalah pencari rezeki bermodalkan bakat menghibur yang kini telah jarang ditemui.

3. Kuda Lumping Keliling

Foto: onvsoff.com

Apakah ini profesi? Sebenarnya ini bentuk dari salah satu pertunjukan kebudayaan yang sudah sangat tua. Di era 90-an, saking pertunjukan kuda lumping banyak diminati penonton, sekumpulan paguyuban khusus kuda lumping di setiap daerah pasti selalu menggelar pertunjukan di mana setiap penonton yang datang untuk menonton akan ditarik tiket.

Zaman sekarang sudah sangat sepi sekali pertunjukan kuda lumping keliling, tidak seperti dulu begitu marak digelar. Bila pun masih ada, dapat dihitung dengan jari di setiap daerah, dapat dihitung berapa kali menggelar pertunjukan, itu pun belum tentu untuk menarik penonton berbayar, paling hanya sebatas menghibur diri.

4. Penyewa Kaset DVD Film

Foto: travel.mapquest.com

Ah. Sebagai pecinta film tentu merasakan betapa susahnya sekarang mencari penyewa yang membuka usaha penyewaan kaset film. Orang-orang yang berprofesi sebagai penyewa itu, kini telah berangsur gulung tikar dikarenakan persaingan bisnis. Itulah mengapa penyewaan kaset dvd film kini telah hampir punah bahkan bisa dikatakan hanya tinggal cerita.

Zaman sekarang semua serba mudah. Pecinta film pun semakin cerdas. Ketimbang menyewa film mendingan mengunduh film yang diinginkan lewat internet terus disimpan, daripada menyewa atau membeli kasetnya.

Bila menyewa dan suatu saat ingin menonton filmnya lagi, pasti harus balik menyewa lagi itu pun belum tentu kualitas gambar masih sebagus saat pertama kali menyewanya. Apalagi membeli kaset dvd film yang belum tentu bertahan lama. Inilah alasan mengapa para penyewa telah beralih profesi lain.

Di mana mereka sekarang? Di sana dan di sini. Mereka adalah bagian dari secuil profesi yang tersapu kuatnya gelombang perubahan zaman dan teknologi.