Hai, Takaiters!

Kamu suka makanan olahan dari daun Singkong seperti gulai daun singkong? Bagi kamu pecinta olahan daun singkong, mungkin tidaklah sulit untuk menggambarkan nikmatnya daun ubi tumbuk atau urap daun singkong. Semuanya enak dan mantap, bukan? Nah, jika Takaiters penggemar daun singkong atau daun ubi jangan sampai terlewatkan beberapa info seputar sayuran hijau ini.

Daun singkong yang menjari ternyata menyimpan banyak zat gizi. Selain seratnya yang baik untuk tubuh, daun ini juga memiliki banyak nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Semua kandungan nutrisi tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mencegah sembelit. Maka, sangatlah tepat jika sayuran ini pantas menjadi pilihan banyak keluarga Indonesia.

Selain nutrisi yang disebutkan diatas, ada pula hal lain yang perlu Takaiters ketahui sebelum mengolah sayuran yang sangat populer ini menjadi hidangan lezat. Bahwa daun singkong mengandung purin yang dapat menyebabkan asam urat. Walaupun kadar kandungan purin masih pada tingkat sedang, namun bagi penderita asam urat sangat diharuskan untuk membatasi konsumsi sayuran ini. Purin ini sendiri merupakan jenis protein yang oleh hati dipecah menjadi asam urat agar dapat dikeluarkan dari dalam tubuh melalui bentuk urin.

Pilihan Editor



Fakta penting lainnya terkait kandungan daun singkong, bahwa adanya ancaman asam hidrosianat (HCN) alias sianida yang merupakan racun alami pada tanaman singkong (pada umbi dan daunnya). Dalam konsentrasi rendah, racun ini dapat menyebabkan lemas, pusing, dan sakit kepala. Namun demikian Takaiters tidak perlu khawatir karena racun ini mudah menguap. Oleh sebab itu jangan menutup wadah yang digunakan untuk memasak sayuran ini, agar kandungan asam hidrosianat dapat bebas meninggalkan sayuran ini.

Semoga penjelasan ini menambah wawasan Takaiters tentang sayuran favorit keluarga Indonesia ini. Dengan memahami kandungan nutrisinya tentu akan menimbulkan keinginan untuk mengkonsumsinya. Apalagi jika di sajikan dalam berbagai macam olahan tentulah menghadirkan selera untuk mencicipinya. Diimbangi dengan pengetahuan tentang kandungan lain yang perlu dihindari tentulah akan membuat Takaiters semakin bijak dalam mengolahnya. Pilihlah daun yang masih muda agar cepat matang dan sajikan dengan porsi yang tidak berlebihan sehingga terhindar dari gangguan asam urat.