Hai Guys, kamu yang terbiasa menggunakan gadget dan ‘nyaris’ dalam keseharian tidak berpisah dari komputer atau laptop mungkin akan merasa terkejut dengan sebuah kenyataan bahwa di Negara Republik Ghana orang belajar dan mengajar komputer tidak menggunakan perangkat komputer.

Yapt, di negara yang minim teknologi ini diketahui sedang dalam proses perkembangan untuk membangun negaranya ke arah dunia digital. Seperti yang dilakukan oleh seorang guru di Ghana bernama Richard Appiah Akoto, yang menunjukkan komitmennya sebagai seorang pendidik untuk memajukan bangsanya.

Hmm,,apa tindakan yang dilakukan Richard ya untuk memajukan dunia digital di negaranya. Untuk menjawab semua tanda tanya dalam benak kamu, Takaitu akan menyajikannya khusus buat kamu.

Richard Appiah Akoto, mempunyai cara unik mengajarkan ilmu komputer tanpa menggunakan perangkat komputer kepada para siswa dan siswinya

Richard Appiah Akoto guru komputer ghana
Foto : tribunnews

Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki negaranya, Richard  tetap berupaya semaksimal mungkin mengajarkan ilmu komputer kepada siswa dengan menggunakan papan tulis berwarna hitam dan menggunakan kapur berwarna.

Jadi, caranya dia mengajar komputer selama hampir enam tahun masa pengabdiannya ialah dengan cara manual. Dimana ia menggambar sebuah layar komputer di papan tulis hitam tersebut dengan tampilan Microsoft Word lengkap dengan semua ikonnya.

Setelah itu, guru komputer ini akan menyuruh para siswanya untuk mencatat dan meniru gambar yang berada di papan tulis tersebut ke dalam buku catatan mereka persis seperti apa yang dibuat olehnya di depan papan tulis.

Dengan kondisi yang masih jauh dari kata modern, sekolah tempat Richard mengajar sama sekali belum memiliki perangkat komputer. Padahal sejak tahun 2011 seluruh siswa diharuskan lulus ujian nasional dengan mata pelajaran Teknologi Komunikasi dan Informasi sebagai salah satu pelajaran yang di ujikan.

Demi kemajuan teknologi bangsa, Richard tidak pernah merasa ‘kewalahan’ sama sekali, spirit banget ya guys!

Richard Appiah Akoto guru komputer ghana
Foto : patrickondevelopment.wordpress.com

Menurut yang dilansir dari beberapa media, Richard tidak pernah merasa ‘kewalahan’ sama sekali mengajar komputer di sekolah itu walaupun harus dengan cara manual. Yakni menggambarkan seluruh gambar-gambar atau icon yang akan diajarkannya. Keren ya, Guys.

Sebuah kondisi yang berbeda jauh dengan negara kita, Indonesia. Walaupun demikian, usaha segelintir orang di negara yang masih terbilang ‘tertinggal’ tersebut mampu memberi inspirasi bagi seluruh bangsa di dunia. Bahwa, untuk menjadi bangsa yang maju adalah tetap berjuang diantara keterbatasan fasilitas penunjang.

Pilihan Editor



Kisah guru kreatif mengajar komputer itu dibagikan media sosial dan menjadi viral

Richard Appiah Akoto guru komputer ghana
Foto : tribunnews

Kisah unik Richard mengajar komputer ia bagikan dalam akun media sosialnya, facebook dan kemudian belakangan menjadi viral. Bagi kamu yang ingin mengetahui perjuangan si Guru komputer yang mahir menggambar komputer di papan tulis berwarna hitam lengkap dengan kapur tulis berwarna bisa mencarinya di akun facebook dan twitter dengan nama Owura Kwadwo Hotties.

Foto-foto yang dibagikan Richard dalam akun facebook-nya mendapatkan banyak komentar dan di bagikan 14.000 followers-nya. Foto-foto tersebut menceritakan betapa ironis kehidupan masyarakat di Afrika bagian barat, tepatnya di Ghana.

Wow, ternyata aksi Richard mendapat sorotan dari perusahaan teknologi raksasa yakni Microsoft

Richard Appiah Akoto guru komputer ghana
Foto : Facebook/Owura Kwadwo Hottish

Seorang entrepreneur teknologi asal Kamerun bernama Rebecca Enonchong memberikan perhatiannya pada aksi Richard. Melalui cuitan Rebecca inilah yang kemudian sampai ke telinga Microsoft. Bahwa pada akhirnya perusahaan raksasa, Microsoft, berjanji akan membantu Richard untuk mengatasi kesulitannya dalam rangka mengajarkan murid-muridnya belajar komputer di Ghana.

Dalam sebuah kesempatan, Richard mengatakan bahwa sekolah tempat ia mengajar membutuhkan setidaknya 50 unit komputer untuk para siswa yang memiliki semangat tinggi untuk belajar komputer demi menguasai mata pelajaran Teknologi Komunikasi dan Informasi yang setiap tahunnya di ujikan pada ujian nasional di negara yang beribukota di Accra.

Guys, inilah salah satu perjuangan gigih seorang guru yang terus berusaha memberikan ilmunya kepada para murid walaupun di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Bagaimana menurut kamu?