Hai, Takaiters!

Well … sudah nontonkah kamu dengan film Marvel yang satu ini? Yapt … setelah beberapa bulan lalu Marvel Cinematic Universe (MCU) mengguncang dunia layar lebar dengan dirilisnya Avengers: Infinity Wars, sekarang MCU kembali mencuri perhatian dunia dengan dirilisnya Ant-Man and The Wasp yang mendulang banyak respon positif.

Film ini terkesan ringan dan sangat mudah dipahami bagi siapa saja yang menontonnya, bahkan bagi kamu yang tidak mengikuti deretan film-film MCU dari awal. Hal ini mungkin karena pembahasannya hanya berkutat soal alam kuantum, subatom, dan sebagainya.

Dibuka dengan adegan flashback di awal film yang mengingatkan kita pada Ant-Man generasi pertama

Fakta unik ant man and the wasp
Foto: superfans.website

Lewat kisah flashback yang ditayangkan di awal film, Michael Douglas dan Michelle Pfeiffer sebagai Hank Pym dan Janet van Dyne hadir dengan wajah jauh lebih muda yang mengajak kita mengenal lebih dekat Ant-Man dan Wasp generasi pertama.

Dalam flashback tersebut, Hank dan Janet mempunyai misi untuk menyelamatkan dunia. Dalam misinya itu Janet mengubah dirinya menjadi super kecil dan tersesat di quantum realm. Ia pun hilang selama 30 tahun. Sampai pada adegan saat Hank dan Hope kembali ke masa sekarang dan sadar bahwa ibunya bisa diselamatkan.

Misi untuk menyelamatkan Janet harus mengandalkan sebuah lab milik Hank yang mempunyai teknologi quantum tunnel untuk menelusuri alam kuantum. Uniknya, lab tersebut bisa berubah menjadi kecil sehingga bisa ditarik layaknya sebuah koper. Keren, ya, Guys!

Sarat akan humor yang pas, sesuai dengan sentuhan aksi superhero, dan tidak terlalu berlebihan

Fakta unik ant man and the wasp
Foto: nerdist.com

Film Ant-Man and The Wasp memiliki unsur humor yang terasa spesial karena dibalut dengan canda yang pas dan tak terlihat berlebihan. Selain itu kejenakaan di film ini juga didukung oleh geng konyol rekan-rekan Scott Lang, yakni Luis (Michael Pena), Kurt (David Dastmalchian), dan T.I (Dave) yang kembali mempertebal atmosfer komedi di film ini.

Berhasil menggelitik perut para penontonnya, Ant-Man tidak keluar dari genre-nya sebagai film action. Aksi laga yang sibuk akan terasa setiap kali Ant-Man dan the Wasp beraksi. Aksinya merubah ukuran fisiknya menjadi kecil-besar-kecil membuat film ini terasa padat laga tapi penuh akan humoris.

Pilihan Editor



Fakta tentang post credit scene Ant-Man and The Wasp yang nyambung ke Infinity War, benarkah?

Fakta unik ant man and the wasp
Foto: therealstanlee.com

Apakah benar post credit scene dari Ant-Man and The Wasp berkaitan dan nyambung dengan Avenger-Infinity War? Hmm … berdasarkan dari cuplikan yang diberikan, sepertinya jelas bahwa MCU mengaitkankannya dengan Avengers-Infinity War.

Pada cuplikan tersebut memperlihatkan Hank, Janet, dan Hope mengirim Ant-Man (Scoot Lang) ke alam kuantum untuk mengumpulkan energi kuantum demi mengobati Ghost/Ava karena sel dalam tubuhnya mengalami kerusakan. Namun, sayangnya misi ini dijalankan di waktu yang salah.

Setelah Ant-Man berhasil mengumpulkan energi kuantum, Scott menghubungi Hank Pym untuk membawanya kembali ke dunia nyata, sayangnya, Scoot kehilangan kontak disebabkan Hank, Hope, dan Janet berubah menjadi debu.

Dengan kejadian ini, MCU memberikan tanda bahwa waktu saat Scoot berada di alam kuantum sama dengan waktu saat Thanos melentikkan jarinya di Infinity War. Sehingga mengakibatkan Hank, Hope dan Janet berubah menjadi debu. Ini artinya mereka bertiga merupakan bagian dari setengah populasi yang dimusnahkan oleh Thanos di Avengers-Infinity War.

Pertanyaannya, bagaimana Scoot keluar dari alam kuantum dan kembali ke dunia nyata? Pertanyaan ini tentu saja akan terungkap di film MCU berikutnya. Hmm … bikin penasaran, ya, Guys!