Topik pembicaraan yang satu ini, mungkin akan selalu menjadi salah satu topik hangat yang selalu diperbincangkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, apalagi jelang hari raya lebaran yang sudah semakin dekat. Jika kamu yang saat ini masih aktif bekerja, pastinya sedang menunggu -nunggu momen yang satu ini.

Hal itu wajar karena hanya terjadi dalam satu tahun sekali, ngomong-ngomong sudah tau belum momen apa itu? Yapt, benar sekali, momen yang ditunggu para pekerja tersebut adalah Tunjangan Hari Raya alias THR.

Sejak zaman dahulu THR sudah dijadikan sebuah tradisi oleh masyarakat Indonesia, mungkin THR tidak berlaku bagi para pekerja yang bekerja di sejumlah negara. Beruntunglah kamu yang tinggal di Indonesia. Nah, bagi yang belum tahu ini mengenai awal mula THR di Indonesia, kamu bisa lihat nih! Sejarah awal mula THR di Indonesia berikut ini.

Awal mula pemberian uang THR di Indonesia, pertama kali dilaksanakan pada masa era Kabinet Soekiman Wirjosandjojo dari partai Masyumi

sejarah awal mula thr
Foto : pri.org

Pembagian dan pemberian uang THR bagi para pekerja jelang Hari Raya Lebaran pertama kali dilakukan pada masa era Kabinet Soekiman Wirjosandjojo. Kala itu pembagian uang THR tersebut merupakan salah satu program kerja abinet Soekiman Wirjosandjojo yang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan para pamong pradja (pegawai negeri sipil).

Pilihan Editor

Ternyata awal mula THR hanya untuk menyenangkan hati pegawai

sejarah awal mula thr
Foto : googleusercontent.com

Saat itu pemberian THR hanya sebagai bentuk untuk menyenangkan hati pegawai, maklum saat itu para pegawai negeri sipil terdiri kaum ningrat, priayi, menak, dan masih banyak lagi.

Pada masa Kabinet Soekiman Wirjonsandjojo pembagian THR bisa berupa uang dan tunjangan beras setiap bulannya

sejarah awal mula thr

Kala itu, pembagian uang THR kepada pegawai sebesar Rp 125 – Rp 200, jika dikonversikan dengan nilai rupiah saat ini berkisar antara Rp 1,1 juta hingga Rp 1,75 juta. ┬áPembagian tunjangan bagi para pegawai saat itu, bukan hanya berupa dalam bentuk uang saja melainkan bisa berupa tunjangan bahan pokok seperti beras yang diberikan setiap bulannya.

Adanya protes kaum buruh, lantaran THR hanya dibagikan untuk pegawai negeri saja

sejarah awal mula thr
Foto : klikbontang.com

Pada tanggal 13 Februari 1952, para kaum buruh memprotes keras pembagian THR yang diperuntuhkan hanya untuk pegawai negeri saja, hal ini diyakini dapat menimbulkan kecemburuan dan juga kesenjangan sosial di masyarkat kala itu.

Sebagai bentuk protesnya, para kaum buruh tersebut melakukan aksi mogok, sembari menuntut pemberian tunjangan kepada para pegawai swasta juga. Gara-gara aksi tersebut, lantas pemerintah tidak langsung saja menyetujui permintaan kaum buruh tersebut, butuh proses yang cukup lama untuk mengambil kebijakan tersebut.

Sejak saat itulah awal mula THR di Indonesia yang sudah menjadi sebuah tradisi bagi bangsa Indonesia, dan pada setiap tahunnya THR menjadi anggara rutin pemerintah hingga sekarang.