Hola Takaiters….

Pernah ditanyain nggak soal ‘kapan wisuda?’, ‘kapan nikah?’ dan lain sebagainya yang membuatmu tiba-tiba merasa bingung untuk menjawab.

Sebagian orang pertanyaan itu lebih berat daripada pertanyaan-pertanyaan saat sidang skripsi. Aku yakin saat ketemu temen, ngumpul bareng keluarga, sampai orang yang bahkan baru kamu kenal, semuanya saling kepo dan berlomba-lomba menanyakan hal yang sama. Seolah-olah statusmu itu menjadi persoalan sangat penting bagi mereka.

Ketika kamu mulai mandiri dan orang-orang disekitar mu mulai bertanya kamu mau jadi apa besok?”

Besok mau jadi apa?

Aku pernah ditanyain soal itu dan aku jawab jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, saat aku masih duduk di bangku SMP. Ya aku ingat sekali saat itu.

Pertanyaan seperti itu sering sekali kita dengar, bahkan anak-anak yang masih kecil saat ini sering ditanyain seperti itu oleh orang tuanya. Tapi pertanyaan seperti itu beda sekali timbangannya untuk menjawabnya karna seiring bertambahnya umur yang terus bertambah. Anak kecil kalo ditanya soal begituan pasti jawabanya ingin jadi dokter, jadi guru, jadi tukang ojek, bahkan jadi superman atau batman.

Beda ketika umurmu sudah menginjak dewasa kamu akan sadar betapa kejamnya realita hidup ini. Misalkan ketika kamu baru lulus SMA dan ingin mengikuti kata hati untuk kuliah di jurusan yang kebanyakan anggapan orang kurang keren, pasti orang-orang akan bilang ‘Mau jadi apa kalau kuliah di situ?’.

Kamu jangan bersedih itu pilihan hidup mu dan masa depan mu. Biarkan orang lain berkomentar apapun tentang kamu, yang pastinya kamu harus tetap semangat.

“Baru juga kuliah, ada aja pertanyaan kamu kapan lulus?”

Kebanyakan dari kita kalau kuliah pasti keluar daerah dan menuntut kita tinggal dikostan dan jarang sekali pulang kampung halaman. Nah saat itu kalau kita jarang pulang dan saat pulang pasti ada saja yang bertanya kamu kapan lulus?

Pertanyaan seperti itu sayang menjengkelkan sekali, mereka dengan gampangnya bertanya seperti itu. Padahal betapa lelah nya dan butuh perjuangan untuk menyelesaikan kuliah. Aku juga pernah kuliah jadi kamu jangan kecil hati kalau ada yang bertanya kapan kamu lulus, jawab saja secepatnya dan senyumin saja. Dengan ada nya pertanyaan seperti itu maka akan memacu kamu untuk lebih semangat lagi menyelesaikan bangku kuliah. So Keep Spirit!

“Setelah lulus, kamu kapan nikah?”

Kapan nikah? Kalau nggak Sabtu ya Minggu dan senyumin saja. Lakukan  apapun pembelaan yang kamu bisa lakukan contohnya ya seperti contoh jawaban diatas tadi. Pertanyaan‘Kapan nikah?‘ di mana-mana pasti sering terdengar.

Nah buat yang sering kepo dan bertanya soal ini pada seseorang bahwa memang benar perkara pernikahan adalah urusan paling pribadi bagi setiap orang. Seseorang memutuskan menikah, menunda, atau bahkan tidak menikah sama sekali adalah hak mutlak bagi dirinya sendiri. Kamu sama sekali tak punya hak untuk ikut mencampuri. Termasuk selalu bertanya kapan nikah. Kamu pastinya juga tahu kan, kalau menikah itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Banyak hal yang harus dipikirkan, termasuk mencari pasangan yang mau diajak nikah. So, buat kamu yang pernah ditanyain soal ini kamu bisa jadi kan motivasi dan memang mencari jodoh itu tidak mudah kamu harus banyak mempersiapkan diri agar lebih matang menjalani kehidupan.

Hidup kita memang ada tingkatan-tingkatannya. Apa yang kamu hadapi saat masih sekolah tentu berbeda dengan apa yang kamu hadapi saat menjadi mahasiswa. Dan pertanyaan yang harus kamu jawab saat kuliah jelas berbeda dengan pertanyaan yang harus kamu jawab setelah melewati momen wisuda. Hidup manusia secara umum memang mengikuti pola lahir, sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, punya cucu, lalu meninggal.

“Hidupmu adalah hidupmu, jangan pikirkan omongan orang lain”

Jangan biarkan orang lain mengetahui semua hal tentangmu. Pertanyaan semisal mengapa kamu belum menikah  walaupun emang sudah waktunya, itu bukanlah hal yang perlu kamu pertanggung jawabkan kepada masyarakat luas bukan?.

Kamu punya alasan sendiri, dan tidak penting apakah orang lain memahami alasanmu atau tidak. Toh hidup ini kamu yang menjalani semua. Sementara orang-orang yang kepo bertanya itu juga bakal belum tentu benar-benar peduli sama kamu.

So, buat apa sih kita sibuk menyiksa dirikita memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan mereka yang mungkin hanya basi-basi belaka? Daripada kamu terus membuang-buang waktu, lebih baik kamu fokus aja sama tujuanmu saat ini.

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca yah. Terimakasih semoga hari-harimu berkah