Mungkin anda lebih familiar dengan rokok ketimbang shisha. Shisha merupakan merokok melalui pipa panjang yang melewati air. shisha itu ternyata sama dengan merokok biasa, menghisap shisha juga meningkatkan risiko seseorang terkena kanker. Asap yang dikeluarkan dari pipa shisha diketahui mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan seperti timbal dan uranium.

Shisha atau yang dikenal dengan rokok Arab ini mulanya populer di negara Timur Tengah itu kini dapat dijumpai di sejumlah kafe di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Shisha disebut-sebut sebagai cara yang aman untuk menikmati tembakau karena sudah dicampur dengan air sebagai filter, bahkan tidak jarang dicampur dengan wine. Tapi pendapat ini dipatahkan, karena terbukti kandungan tar dalam shisha jauh lebih tinggi daripada rokok.

KOMPOSISI SHISHA

Hasil gambar untuk shisha

Hookah/water pipe/hose, goza, hubble-bubble, borry, archile dan narghile adalah pipa air yang digunakan untuk menghisap tembakau melalui air dingin. Nikotin dipanaskan di dalam wadah seperti mangkok yang terletak di bagian atas hookah dan asapnya disaring melalui air di bagian bawah hookah.

Shisha adalah nikotin yang dihisap dalam hookah. Ada variasi rasa dalam shisha seperti apel, plum, kelapa, mangga, strawberry dan berbagai macam rasa lainnya.

 Vase adalah wadah air biasa terbuat dari kaca atau dapat juga dibuat dari plastik atau akrilik.

Hookah Hose adalah ujung pipa yang terbuat dari plastik atau karet dengan struktur logam yang member bentuk tube, ada yang dapat dicuci dan tidak dapat dicuci.

Bowl Grommet adalah wadah yang terbuat dari keramik, clay, atau metal. Ini digunakan sebagai tempat tembakau yang akan dihisap.

Pipe Stem adalah tempat hookah hose, menghubungkan dengan bowl, vase and hose. Juga mendinginkan asap.

Air Valve/release valve adalah tempat keluar asap yang terdiri dari logam dan ball bearing. Ketika dihisap, air valve untuk pembuangan dari asap. Hal ini berguna pada saat tembakaunya mulai panas dan asapnya terasa terbakar.

 

SATU JAM MENGHISAP SHISHA, ITU SETARA DENGAN MENGHIRUP ASAP 50-100 BATANG ROKOK

Menurut peneliti, asap yang melewati air sebelum dihirup tetap membawa racun dari logam berat. Sejumlah tebakau merupakan tanaman yang dapat menyerap logam berat. Paparan logam berat dalam jangka panjang ini dapat meningkatkan risiko kanker.

Para peneliti dari Universitas Yordania Jerman dan The Royal Scientific Society Amman-Jordan, menganalisis empat merek shisha tembakau yang cukup populer. Logam berat pada masing-masing shisha diuji, seperti tembaga, besi, kromium, timah, dan uranium.

“Tren merokok shisha meningkat tajam di kalangan muda dalam 10 tahun terakhir. Tidak hanya di Timur Tengah tetapi di seluruh dunia. Penelitian kami ini menambah bukti tentang bahaya shisha bagi kesehatan,” ujar peneliti Dokter Akeel Al-Kazwini.

Menurutnya, penelitian ini juga untuk mematahkan klaim bahwa shisha lebih aman dari rokok. Sebab, asap yang melewati air ternyata tidak sepenuhnya menyaring logam berat.

Jumlah logam di dalam air hanya 3 persen dari total logam berat. Sementara itu, jumlah logam berat 57 persen terbawa dalam asap dan 40 persen pada sisa abu.

Namun, peneliti menegaskan bahwa jumlah dan jenis logam berat pada daun tembakau bervariasi tergantung dimana penanaman tembakau tersebut.

“Saat ini, industri tembakau shisha beroperasi tanpa regulasi. Dampak label peringatan kesehatan untuk penggunaan shisha juga belum pernah diteliti. Oleh karena itu, penting regulator dan pembuat kebijakan memprioritaskan pelabelan yang benar untuk produk shisha, memastikan pengguna mendapat informasi mengenai bahaya shisha,” terang peneliti.

 

PENYAKIT YANG DISEBABKAN KARENA KEBIASAAN MENGHISAP SHISHA

Semakin lama menikmati Shisha, maka racun semakin bertambah dalam tubuhmu. Zat-zat semacam karbon monoksida, logam, dan bahan-bahan kimia penyebab kanker (kanker paru-paru, kanker mulut dan kanker kandung kemih) terkandung di dalamnya juga berisiko terkena penyakit jantung. Bagi wanita hamil berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Penyakit pada gusi karena nikotin dan cotinine semakin meningkat dalam darah dan air liur perokok shisha yang memengaruhi jaringan gusi. Kesuburan pria pengkonsumsi Shisha juga berkurang, zat berbahaya dalam air mani dapat berdampak buruk pada kuantitas dan kualitas sperma.
Apapun bentuknya, kandungan nikotin dalam tembakau tetap berbahaya guys. Ada baiknya mulai sekarang kamu kurangi mengkonsumsi segala sesuatu yang berbau nikotin.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top