Salah satu kendala yang dialami pasangan pengantin jika menyelenggarakan pesta pernikahan adalah biaya yang selangit.  Setiap pasangan yang hendak melangsungkan resepsi pernikahan tentu harus  sesuai ya dengan anggaran yang dimilikinya.

Bagaimana pun juga, pernikahan yang pada umumnya hanya sekali dilakukan seumur hidup harus memiliki makna yang berkesan dan kenangan.

Akhir-akhir ini, ada sebuah pesta pernikahan unik yang dilakukan oleh Ezaura Rafe  dan  suaminya. Mereka merupakan pasangan pengantin yang berasal dari negeri jiran, Malaysia. Pernikahan mereka berlangsung secara sederhana tanpa ada kesan dari kemewahan.

Untuk acara pernikahan, Ezaura memanfaatkan halaman rumah ibu mertua dan area persawahan sekitarnya sebagai lokasi pesta. Dengan memanfaatkan halaman rumah ibu mertuanya, sang ibu mertua menyulap halaman tersebut layaknya taman yang indah dan cantik.

Ezaura Rafe Dengan Suaminya Melangsungkan Pernikahan Dengan Sangat Sederhana. (Foto: Siakapkeli.my)
Pernikahan Sederhana Ezaura Rafe Dengan Suaminya. (Foto: Siakapkeli.my)

Untuk desain pelaminan sendiri, Ezaura mengambil beberapa kursi dari rumahnya dan menaruhnya di tengah-tengah taman di bawah tanaman anggur. Unik ya?

Selain daripada itu, Ezaura dan suami memutuskan untuk tidak memakai busana pengantin songket yang terlanjur disewa. Ezaura hanya memakai jubah biasa, dan membeli selembar jilbab seharga 10 ringgit saja. Wahhh sederhana sekali bukan.

Sedangkan untuk tata rias wajah, Ezaura menata make up dengan tangannya sendiri sesuai dengan perintah sang suami.

Pilihan Editor

Satu lagi yang unik nih, Untuk meja menjamu tamu makan baru teringat semalam sebelum acara lho. Jadi, Suami Ezaura pergi membeli kain untuk meja makan yang kemudian dipasang ramai-ramai bersama kakak dan saudara lainnya. Meja yang digunakan adalah meja besi sehingga tidak bisa dipasang kain pada meja menggunakan stapler. Solusinya terpaksa kain disambung pakai peniti jilbab. Hahaha…

Untuk makanan para tamu tak usah dipikirkan, semua sudah disiapkan oleh ayah Ezaura. Tapi semua makanan ditaruh dalam baki karena belum sempat memikirkan tempatnya.

” Jadi makanlah kami pakai baki seperti itu. Ini macam pertama kali ada makan-makan di pesta pernikahan pakai baki. Apalagi rombongan dari Kuala Lumpur tak pernah makan langsung dari baki”

Terakhir untuk fotografer pernikahan, Ezaura tak perlu juga buang-buang duit untuk menyewanya, sebab suaminya banyak punya teman yang ahli fotografer dan gambar-gambar yang dihasil cukup terbilang bagus.