Hai, Takaiters!

Google telah meluncurkan generasi Android P mereka baru-baru ini. Bukannya “Popsicle” seperti yang sempat digosipkan sebelumnya, Google sendiri akhirnya memilih sebutan “Pie” untuk versi terbaru sistem operasi mobile-nya ini. Android 9 Pie ini diluncurkan dengan kemasan tampilan dan beberapa deretan fitur baru, lho, Takaiters!

Semenjak diluncurkan, Android 9 Pie baru akan mendukung sistem pembaruan untuk smartphone besutan Google sendiri yaitu Google Pixel, Pixel XL, Pixel 2, dan Pixel 2 XL. “Pembaruan sistem Android ke versi Pie sudah mulai diluncurkan ke ponsel Pixel,” terangnya.

Sudah menjadi hal biasa melihat Google menghadirkan versi Android terbarunya untuk perangkat besutan mereka terlebih dahulu, sebelum diteruskan perangkat Android lainnya. Namun, perusahaan tampaknya mengisyaratkan untuk membawa versi Android terbarunya ini ke lebih banyak perangkat lain lebih cepat dari sebelumnya.

“Kami juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra lain untuk meluncurkannya ke perangkat miliknya tahun ini.” Pihaknya mengatakan beberapa produsen seperti Sony, Xiaomi, Nokia, Oppo, Vivo, OnePlus, dan Essential Phone, akan ikut berpartisipasi dalam program pengembangan Android 9 Pie versi beta. Perilisannya yang lebih luas ke perangkat lain diprediksi akan dimulai pada Maret 2019 nanti.

Dengan perombakan antarmuka dan penambahan fitur-fitur baru yang ada, generasi kesembilan Android ini menandakan salah satu perubahan paling mencolok dibandingkan dengan versi terdahulu, termasuk juga Android 8 Oreo. “Kami bangga dengan rilisnya Android 9 Pie ini,” kata Google, sebagaimana dilansir Express, Kamis (9/8/2018).

Nah, berikut sejumlah pembaruan yang disematkan ke dalam Android 9 Pie perlu Takaiters nih.

1. Tampilan Antarmuka Lebih Berwarna

Tampilan Antarmuka Android 9 Pie
Foto: Android Central

Tampilan antarmuka yang paling mencolok ada pada ikon menu yang didesain menampilkan model yang melengkung di bagian pinggiran. ikon dalam menu pengaturan kali ini juga dibuat lebih berwarna dibanding sebelumnya. Selain itu, Android Pie akan tampil lebih halus dan menarik karena disematkannya sejumlah animasi dan pengembangan pada sisi gerak perpindahan atau transisi menu ke menu. Jika dibandingkan versi Android 8.0 Oreo, Android 9 Pie menunjukkan beberapa elemen yang berbeda hampir secara keseluruhan.

2. Tombol Navigasi Berubah Gesture

Hasil gambar untuk Android 9 Pie
Foto: Android Authority

Tiga tombol navigasi yang biasanya kita lihat di bagian bawah ponsel, kini dirombak pada Android 9 Pie. Kombinasi tombol tersebut diganti dengan model kerja yang berbeda. Sistem navigasi dibuat lebih simpel dengan tombol tunggal yang bekerja menggunakan fitur gestur berupa gerakan ke kiri, kanan, dan atas. Tiga arah gestur ini memiliki fungsinya masing-masing.

Tombol navigasi ini berbentuk pil yang bisa digerakkan. Untuk menuju tampilan home, kita hanya tinggal mengetuk tombol tersebut. Apabila ingin melihat aplikasi yang diinstal, geret tombol ke bagian atas. Fitur Google Assistant juga bisa diakses melalui tombol ini dengan menekannya dan menahannya lebih lama.

Dilansir  The Guardian, tombol kembali sebenarnya masih bisa muncul saat dibutuhkan. Tetapi, tombol ikhtisar (tombol yang biasanya berada di sebelah kiri tombol home) tampaknya benar-benar dihilangkan.

3. AI Mengatur Proporsi Konsumsi Baterai

Adaptive Battery Android 9 Pie
Foto: ExtremeTech

Kali ini, Google memanfaatkan sistem Artificial Intellingance (AI) atau kecerdasan buatan sebagai solusi dalam mengoptimalkan konsumsi daya baterai perangkat Android 9 Pie. Pihaknya mengklaim bahwa sistem ini mampu meningkatkan daya tahan baterai sekitar 20 persen.

AI ini kabarnya dikembangkan untuk mempelajari pola penggunaan individeu dan mengarahkan alokasi daya ke hanya aplikasi yang sedang atau sering digunakan. Sistem ini sendiri disebut Adaptive Battery. Tidak cuma mengacu pada penggunaan baterai, fitur tersebut juga telah diintegrasikan ke fungsi kontrol kecerahan layar secara otomatis dan lebih baik dari fungsi auto brightness pada versi Android terdahulu.

4. Sistem Keamanan dan Privasi Lebih Diperketat

Android 9 Pie
Foto: Iubenda

Penyempurnaan sistem keamanan dan privasi juga turut menjadi perhatian Google pada versi Android kali ini. Sistem ini diproyeksikan untuk mengangani aplikasi yang berjalan di latar belakang dan melindungi privasi pengguna dengan lebih baik.

Izin untuk aplikasi yang membutuh akses ke fitur perangkat. Aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang tidak lagi dapat mengakses mikrofon, sensor, lokasi, kamera, dan status jaringan akan dibatasi oleh sistem ini. ini akan lebih mampu menyulitkan aplikasi jahat atau malware untuk memata-matai pengguna tanpa sepengetahuan mereka.

5. Bantu Ingatkan Penggunaan yang “Kecanduan”

Digital Wellbeing
Foto: Pixel Spot

Sorotan terkait penyakit kecanduan smartphone belakangan ini tengah mencuat. Untuk mensiasati hal itu, Android 9 Pie telah dibenamkan dengan fitur “Digital Wellbeing”.

Dalam fitur tersebut nantinya dapat memastikan proporsi penggunaan yang sewajarnya, seperti menunjukan berapa banyak waktu yang sudah dihabiskan menggunakan ponsel, serta membantu pengguna menetapkan batas waktu penggunaan, baik aplikasi tertentu maupun penggunaan posel keseluruhan.

Fungsi ini akan hadir dalam menu “Android Dashbord” yang berada pada Digital Wellbeing. Selain itu, fitur ini juga mampu membungkam bunyi dan tanda notifikasi akan tersedia pada fungsi “Do Not Disturb”.

6. Lebih Ramah Terhadap Desain “Notch”

Desain Notch
Foto: CNet

Keberadaan desain notch atau takik tampaknya belum sepenuhnya diterima. Pasalnya notch yang diusung beberapa vendor ke smartphone besutannya menimbulkan sebuah cela. Layar menjadi terpotong akibat tampilan takik yang menutup sebagian ruang pada layar.

Untuk itu, Google mengatasi masalah tersebut dengan memberikan fitur render ulang yang memungkinkan untuk memastikan bahwa aplikasi yang dijalankan tidak terpotong oleh tutupan dari takik tersebut.

Google sendiri juga telah mengingatkan bahwa maksimal hanya dua takik yang boleh digunakan di satu layar agar dapat menjalankan versi Android terbarunya ini. Itupun, takik harus diposisikan di bagian sisi atas atau bawah layar display, bukan di sisi kiri atau kanan.